
mendengar sahila bicara seperti itu membuat dhani kaget dan syok dia tidak menyangka sahila bisa melakukan hal itu dan sejenak dhani diam seperti patung.
orang yang dia cintai melakukan hal seperti itu hal yang tidak pernah ia bayangkan sekalipun.
seorang sahila yang baik dan kuat bisa nekat seperti itu. tidak hanya meminum minuman keras tapi dia bersama cowok lain dan bermalam di sebuah hotel.
" apa dia benar-benar sendiri di hotel dan tidak bersama laki-laki lain" batin dhani dengan mata berkaca-kaca
dhani pun mulai tidak yakin dengan sahila, perasaan itu pun ia pertanyakan.
" dhan.? kamu gak nganggap gw cewek yang itu kan? kamu akan tetep bantu gw cari haykal kan untuk mempertanyakan semua ini dan kamu juga janji gak bakal ngomong sama siapa pun termasuk devi" lirih sahila. melihat dhani syok seperti itu sahila tau dia akan mempertanyakan kebaikan sahila tapi sahila tidak punya pilihan lain untuk tidak mengatakan nya.
" iya gw akan tetep bantu lu kok sa" jawab dhani singkat.
" udah itu aja. kamu gak tanya yang lain atau ada pikiran lain yang meganggu mu. sepertinya gw lihat kamu syok dhan tapi kamu gak berkata apapun" tanya sahila untuk meyakinkannya bahwa dhani tidak menyimpan perasaan apapun yang mengakibatkan rahasia itu bocor.
" enggak, gw cuma gak habis fikir kamu bisa melakukan hal itu. lu tidak mau menceritakan masalah lu ke siapa pun tapi lu malah merusak diri mu sendiri dengan cara minum alkohol itu. jujur sa gw sebenarnya kecewa tapi lu sahabat gw, bagimana pun kamu. kamu tetep adalah sahabat terbaik gw bahkan setelah ini," ujar dhani
__ADS_1
" makasih banget ya dhan lu mau mengerti gw dan lu juga mau ngebantu gw. gw gak tau lagi harus berbuat apa. tapi gw janji itu mabok pertama dan terakhir gw." ujar sahila semringah
dengan dukungan dhani sahila pun merasa lega dan semua beban di pundak sahila mulai ringan dengan bercerita ke dhani.
sahila pun tidak pernah mengira dhani jadi curahan hati sahila dan mereka pun bergegas untuk mencari haykal kerumahnya om edo.
sampai akhirnya mereka bertemu haykal di rumah om edo. melihat kehadiran mereka haykal pun tidak bisa mengelak nya dan haykal pun siap atas pertanyaan semua yang sahila lontarkan.
" gw gk tau kenapa lu selalu menghindar dari gw. gw kesini tanya apakah kau semalam yang mengantarkan gw ke hotel itu,?" ujar sahila
" ha apa maksud mu? aku tau itu kamu. kamu gak usah bohong. aku mohon jawab sejujur nya." teriak sahila tidak terima dan sekali sahila menoleh ke arah dhani bingung.
" hih lu mulai ngelantur ngomong nya. mending lu pulang dari rumah gw. gw masih ada urusan lain silahkan " ujar haykal dengan nelunjuk ke arah pintu keluar
" tidak. gw yakin itu lu. gw mohon jawab sejujur nya. gw tau itu suara lu kal." teriak sahila
melihat perdebatan antara sahila dengan haykal dhani pun tidak enak hati dan dhani menuntun nya ke arah keluar.
__ADS_1
melihat aksi dhani seperti itu membuat sahila kecewa dan sangat marah.
" dhani kenapa kau membiarkan aku pergi dari sana sebelum haykal mengatakan yang sejujurnya. jangan bilang kau lebih percaya dengan nya ketimbang gw. atau lu berfikir gw bohong soal gw berada di hotel dengan seseorang" teriak sahila kesal
" maaf sa tapi lu harus tenang. gw percaya lu tidak bohong tapi lu lihat dengan apa yang ia katakan. aku saran kan kita menjauh dari dia. sepertinya dia bukan orang baik-baik" ujar dhani
" apa? bahkan lu membiarkan pria brengsek itu melecehkan gw dengan cara mengelak perbuatan dia dengan sahabat lu sendiri ini?" seru sahila.
dengan histerisnya sahila dhani pun mengantarkan nya pulang dhani berfikir untuk menenangkan dirinya dan dia juga menjanjikan bahwa semua yang di alami sahila akan di selesaikan oleh dhani.
melihat keseriusan dhani itu sahila pun mau pergi dari sana dan kembali pulang untuk menenangkan diri nya.
dalam perjalanan sahila memikirkan itu semua sahila tidak percaya haykal tega melakukan itu pada sahila.
itu membuat pikiran sahila tambah kacau dan dia mulai mempertanyakan lagi dengan apa yang ia lakukan saat berada di hotel itu.
sahila berfikir apa haykal sudah melakukan yang tidak senono terhadapnya. apakah karena itu haykal tidak berkata jujur.
__ADS_1