Pacarku Musuhku

Pacarku Musuhku
episode 16


__ADS_3

keesokan harinya tanpa tidak di sengaja haykal dan dhani bertemu di lorong kampus, melihat haykal yang sedang berjalan berlawanan dhani pun menghentikan haykal.


dan dhani mengingat akan janji nya dia akan menyelesaikan masalah nya itu. " tidak di sangka kita bertemu lagi " ujar dhani


" apa mau mu" ucap haykal melirik tajam.


mereka yang berjalan bertatap muka dhani pun menghentikan langkah haykal dengan memegang bahu nya " ada yang perlu aku tanya kan soal sahila" ujar dhani


" gw gak punya urusan sama lu atau pun teman lu itu. lebih baik singkirkan tangan mu dari bahu gw" ucap haykal dengan menepis keras tangan dhani


" emang lu gak punya urusan sama gw, tapi lu punya masalah sama keluarga pak sahil dermawan" seru dhani dengan senyum miring keatas


mendengar dhani menyebut nama sahil dermawan haykal pun seperti kebakaran jenggot, reflek haykal pun menarik baju di bagian dada dan tangan kanan nya mengepalkan tangan.


melihat posisi haykal seperti itu, dhani pun menunjukan senyum mengejek.


" kenapa? sepertinya lu sakit hati banget mendengar nama pak sahil dermawan. atau emang lu ada masalah dengan keluarga itu," seru dhani


" he buang-buang energi saja. dari pada lu ngurusin gw mending lu urusin tuh cewek lu supaya dia jaga diri dan gak minum-minum lagi di bar itu seorang diri. untung gw yang nemuin dia kalau yang lain bagaimana. tidak hanya akan dibawa ke hotel tapi pasti akan dilucuti " ucap haykal dengan tersenyum sembari memalingkan wajah.


mendengar itu dhani tak terima dhani pun langsung mengepalkan tangan nya dan meninju pipi haykal sampai terjatuh dan bibir nya terdapat tumpahan darah dari mulutnya. melihat aksi dhani seperti itu haykal hanya meringis dan menghapus sisa darah yang ada di bibir nya.


" sepertinya ada yang tidak terima kalau teman cewek nya gw apa-apa in pas di kamar hotel itu" seru haykal lagi


dhani pun menambahkan pukulan nya saat haykal masih duduk di lantai lorong kampus itu. tapi pukulan dhani kali ini meleset sebelum mengenai pipi haykal kepalan tangan dhani dapat di raih oleh haykal dan menepis nya.


" sekali lagi lu nyentuh gw, gw habisin lu" kata haykal dengan mengkerut kan dahi.


dan haykal pun beranjak dari lantai dan bergegas meninggalkan dhani tapi sebelumnya haykal memperingati dhani jika dhani tidak mengutarakan isi hatinya ke sahila maka sahila akan segera menjadi milik haykal dengan waktu yang sangat singkat.


mendengar haykal mengatakan itu dhani pun menendang bak sampah yang ada di pinggir jalan lorong itu.

__ADS_1


tidak hanya itu dhani pun mulai kebingungan, tidak mungkin dhani mengutarakan isi hati nya ke sahila karena dhani tau sahila tidak mencintai nya, hubungan mereka hanya sebatas sahabat tidak lebih tapi jika dhani tidak mencoba mengungkap kan isi hatinya sahila akan direbut dari tangan nya.


bukan hanya itu sahila bisa menjadi permainan haykal karena dhani tau haykal sangat membenci keluarga sahila dan sahila yang menjadi korban nya tapi dhani tidak punya bukti untuk menjelaskan nya ke sahila. tidak lebih sahila punya hati dengan haykal.


dhani pun menyusun rencana sebelum dhani jujur ke sahila. sahila harus mencari titik keberadaan om edo karena itu jalan keluarnya supaya sahila tau siapa sebenarnya haykal.


mendengar cerita dari sahila dhani tau ada yang ganjil dengan keberadaan haykal yang membenci keluarga sahil dermawan sedangkan di sisi lain pak edo adalah pengacara pribadi dan kepercayaan keluarga sahil dermawan.


dhani pun segera menemui sahila dan membicarakan keganjilan itu.


kediaman sahil dermawan.


melihat dhani yang sedang menemui sahila di kediaman nya sahila pun mempertanyakan nya, "pasti ada hal lain yang membawa dhani kesini" batin sahila dengan menuruni anak tangga


" dhani kau? ada apa?" tanya sahila dengan mengerutkan dahi


" ada yang perlu gw bicarakan sama lu sa" ucap dhani


" apa ini soal haykal? apa lu punya informasi tentang dia" kata sahila dengan kepala sedikit miring


" iya sa. tapi sebelumnya apa kamu bisa mempercayai aku" ucap dhani dengan memegang kedua tangan sahila.


" tentu saja dhan kenapa itu harus dipertanyakan. sebenarnya ada apa? apa ada hal lain yang sebelumnya tidak saya mengerti" kata sahila


" tentu dan lebih dari itu" ucap dhani.


dhani pun mengatakan semuanya jika haykal bukan lah orang baik-baik di sisi lain haykal mempunyai tujuan yang belum bisa di ungkap dhani tapi dhani meyakinkan sahila untuk tetap waspada karena haykal punya tujuan tertentu tidak lain ialah "dia mempunyai dendam di keluarga sahil dermawan" kata dhani berharap sahila mengerti


mendengar dhani mengatakan itu sahila tidak percaya karena selama ini haykal tidak pernah mendekati sahila. justru sebaliknya sahila lah yang memulai pertemuan itu.


" justru karena itu sa sebelum aku membicarakan ini pada mu, aku meminta mu untuk waspada dengan haykal. kamu sendiri yang mempercayai aku untuk menyelidiki ini semua kan. jadi aku mohon percayalah. seenggak nya kamu hanya perlu waspada" ujar dhani dengan tatapan penuh harapan

__ADS_1


" baik lah dhan aku akan berhati-hati dengan haykal" ucap sahila.


mendengar sahila mengatakan itu dhani pun sedikit lega dhani jadi tidak perlu khawatir dan dhani tidak perlu mengungkapkan isi hati nya yang bisa menyebabkan kerusakan persahabatan mereka.


" ok kalau gitu gw langsung pamit. dan lu sekarang gak usah khawatir lagi. aku mohon besok lu harus masuk kuliah, yang lain sudah merindukan mu" ujar dhani dengan senyum


" ya ok dhan. thanks ya lu udah bantu gw" seru sahila


keesokan hari nya sahila pun masuk kampus dan belajar seperti biasanya. hari kembali terlihat ceria dan persahabatan mereka pun kembali dengan sempurna karena keberadaan sahila.


" gw gak percaya lu masuk kuliah lagi sa" seru devi


" iya lah. masak gw harus murung terus" kekehan sahila


" apa lu gak bisa cerita ke kita sa. tentang masalah lu" ujar devi.


" maaf vi gw belum bisa cerita tapi gw bisa membagi masalah gw dengan dhani" ucap sahila dengan melirik ke arah dhani.


mendengar sahila berkata seperti itu devi tidak percaya sahila bisa berbagi cerita dengan dhani tapi itu tidak jadi masalah buat devi karena bagi devi sahila masih mau membagi perasaanya tanpa harus memendam nya itu malah buat devi khawatir.


" ok tidak masalah. gw ngerti kok sa, tapi kalian gak punya hubungan apa-apa kan" ujar devi dengan memegang tangan sahila sembari melirik ke arah dhani.


" punya dong" kata sahila.


" ah serius kenapa kalian gak bilang. sayang adik lu" ujar devi kaget dengan melirik tajam ke arah dhenis


" dasar. maksud sahila hubungan persahabatan" ucap dhenis dengan menggosok rambut devi.


" ih dasar. kamu tuh ya sa" teriak devi dengan membuang muka.


melihat ekspresi devi seperti itu mereka pun tertawa serentak. Hahaha..hahahha.. hahaha...!!

__ADS_1


__ADS_2