
terlihat jelas di sebuah restoran village itu, mereka ber enam duduk di satu meja dan terdapat berbagai makanan dan berbagai ikan ber bakar. tak hanya itu ada beberapa camilan seperti stik kentang dan jamur dan bermacam buah sebagai makanan penutup.
terdapat syal dileher sahila dengan menggunakan kaos oblong dan celana levis. sedangkan cindy memakai pakaian yang sangat seksi, baju inner dalaman kemben pendek seksi berwarna kuning dengan street wear hitam celana pendek denim.
dengan rambut ikal panjang nya dan lekuk tubuhnya tampak sexy bak body biola, semakin mempercantik dirinya.
membuat cindy menjadi pusat perhatian dan membuat semua para pria di restoran itu menganga saat melihatnya dan tak lain haykal yang sangat bangga akan diri cindy dan juga termasuk dhenis, membuat devi selalu merasakan cemburu atas kehadirannya.
terdapat jelas haykal yang bersebrangan dengan dhani yang hanya berbatas oleh meja makan itu membuat dhani selalu tidak nyaman akan kehadiran dirinya.
" dhani aku pikir kau tidak akan ikut makan malam karena. sa kit " ujar haykal dengan menyunggingkan bibirnya keatas
" sakit? tidak, aku hanya merasakan hawa panas dalam tubuhku dengan suhu dingin dari kedekatan gunung" sindir dhani dengan satu alis naik keatas
" seperti yang kau lihat sahila tidak begitu sehat. lihatlah cara dia menutupi lehernya." kata dhani dengan mengarahkan haykal ke arah sahila.
melihat perseteruan itu semua sahila merasa akan ada badai dan mencoba menenangkan situasi dan menyelimur perbincangan mereka dengan mencicipi makanan-makanan yang ada di atas meja dan berusaha memberi kode ke dhani akan atas janjinya sebelum makan malam untuk tidak terpancing emosi.
***percakapan antara sahila dan dhani sebelum makan malam***
"aku mohon dhan cobalah untuk mengerti semua yang kau pikirkan itu tidak benar aku hanya memperbaiki hubungan kalian karena kesalahpahaman ini.
semua yang kau pikirkan tentang haykal itu tidak benar, dia orang yang sangat baik dan kamu akan menyukainya setelah kalian dekat nantinya" ujar sahila saat mendatanginya di kamarnya. karena sahila diberitahu oleh dhenis bahwa saat makan malam nanti dhani tidak ingin datang.
dan saat sahila mempertanyakan hal itu ternyata dhenis tidak di beritahu kenapa alasannya, dhenis hanya bilang jika dhani tidak enak badan.
__ADS_1
sahila langsung menyadari bahwa dengan ketidak hadirannya bukan karena gak enak badan tapi karena kehadiran haykal.
" hubungan? antara aku dan haykal. kau sedang membodohi siapa? aku atau dirimu. aku tidak ingin memperbaiki hubungan ku dengan dia karena aku dan dia tidak ingin mempunyai hubungan apapun" tukas dhani acuh.
" ayolah dhan dia hanya ingin memperbaiki diri dan ingin mengenal kita lebih dekat" ujar sahila dengan tatapan memohon untuk mendengarkannya.
" kau sudah dibutakan oleh cintanya. dan apakah kau cemburu dengan wanita yang sedang bersamanya, dia sangat cantik dan seksi. karena itu kau sangat takut saat mendengar aku tidak hadir di makan malam nanti. " ujar dhani dengan melirik tajam sahila.
"apa yang kau bicarakan dhani, sepertinya kamu memang tidak lagi sehat. baiklah, baik jika kau tidak ingin menghadiri makan malam itu oke. aku tidak akan memaksa mu lagi. saat aku memaksa mu karena khawatir kau malah menuduhku cemburu dengan wanita itu" ujar sahila dengan nada tinggi dan melangkah menuju pintu keluar.
" berhenti!" teriak dhani menghentikan langkah kaki sahila.
" apa kau benar-benar mengkhawatirkan ku ?" tanya dhani dengan nada lirih.
mendengar suara dhani yang mulai tenang sahila mulai tersenyum tipis dan membalikan badan untuk menatap wajah dhani itu yang sudah berdiri di depan dirinya.
dhani pun langsung tertawa terbahak-bahak saat mendengar sahila berkata seperti itu, sahila selalu percaya diri jika ada yang menyanjung wanita lain dengan dirinya. itu selalu membuat dhani selalu gemas akan dirinya dan terlihat dhani sedang mengobrak-abrik rambut sahila yang sudah tertata rapi itu.
" apa kau akan datang?" tanya sahila dengan senyum bahagia.
" ok jika teman nakal ku ini memaksa" ucap dhani dengan mengelus poni sahila.
" emmm.. ok gw akan menerima tuduhan ini. tapi dengan syarat. aku mohon jangan ada pertengkaran ataupun perdebatan yang akan bisa merusak semuanya" ujar sahila dengan mengacungkan telunjuk.
mendengar permintaan sahila, dhani pun akhirnya menyetujuinya dengan alasan hanya ingin melihat sahila senang dan bahagia.
***kembali ke meja makan***
melihat aksi sahila dhani pun menutup mulutnya dan membalas perkataan sahila dengan mencicipi apa yang di makan sahila dan juga menawarkan makanan itu untuk haykal.
__ADS_1
" makanlah haykal ini sangat enak sekali" ujar dhani dengan memperlihatkan makanan yang ia makan
" emmm.. kau benar sa ini enak sekali" ujar dhani lanjut dengan mengecup jarinya saat terdapat bumbu di kedua jarinya itu menyerupai saragheyo.
jelas itu tidak membuat haykal senang malah sebaliknya itu membuat haykal ingin mual karena kelakuannya dhani yang seperti itu.
tapi beda dengan yang lainnya yang tidak ada masalah dengan dhani, seperti sahila, devi, dhenis dan bahkan cindy melihat kelakuan dhani membuat semua orang yang ada dimeja itu tertawa terbahak-bahak.
bahkan sahila menyetujui itu dengan terdapat bibir senyum tipisnya. dhani pun membalasnya.
dhani mulai mengerti dengan niat sahila itu dan juga dhani melihat keluguan dari temannya itu.
"dia memang wanita sangat baik. hatiku tidak salah memilih" batin dhani masih melihat sahila dengan senyum tipisnya itu.
mereka pun memulai makanan mereka dengan hangat dan bahagia satu sama lain.
setelah makan malam itu selesai dhani pun mengajak sahila untuk keliling di desa itu dengan menyewa sepeda tandem. tapi itu semua terhalang dengan haykal yang mencoba menghentikan tangan dhani yang menarik tangan sahila.
melihat itu cindy pun tak tinggal diam, cindy juga berusaha mengambil tangan haykal yang sedang meremas tangan dhani. cindy pun juga menawarkan hal yang sama kepada haykal untuk ikut bersepeda dengannya.
devi dan dhenis mendengarnya juga tak ingin ketinggalan mereka pun juga mengikuti ide mereka.
dan akhirnya mereka bersepeda bersama dimalam hari itu dengan berpasang-pasangan.
terdapat sahila sudah menaiki sepeda bersama dhani di belakangnya. begitupun dhani dan devi.
karena kesal haykal langsung membalikan badan dan melangkah untuk pergi tapi langkah itu dihentikan oleh sahila dan sahila memohon untuk pergi bersama-sama dengan yang lainnya juga.
mendengar permohonan sahila, haykal pun menyetujui itu dan akhirnya haykal dan cindy menaiki sepeda tandem itu.
__ADS_1