
Setelah itu ternyata haykal pergi meninggalkan sahila. entah apa yang membuat haykal semarah itu.
apa yang membuatnya ingin berbuat jahat tapi semua niat nya itu terhenti sejak haykal melihat sahila yang tertidur dengan polos dan cantik.
itu membuat perhatian haykal. apakah sebenarnya haykal juga diam-diam suka dengan sahila. sama seperti sahila yang suka dengan haykal tapi sahila menutupi perasaanya itu karena menurut sahila itu mungkin hanya sebatas suka bukan cinta.
bagaimana mungkin ada cinta di pandangan pertama tidak ada yang tau kepribadiannya lalu bagaimana mungkin pandangan pertama itu disebut cinta. dan bagaimana kalau ternyata cinta itu malah menghancurkannya di kemudian hari karena kepribadiannya yang buruk. " tapi aku lihat dia orang baik meskipun kadang dia terlihat sangat angkuh dan menyebalkan " itu pikiran sahila waktu pertama kali bertemu dengan nya.
"emmm... haaa dimana aku? haykal? kemaren malem ada haykal. dimana dia dan ada dimana aku sekarang. au kepala ku pusing banget. ha apa ini hotel. aaa..!!"
teriak sahila.
setelah terbangun dari tempat tidur sahila langsung pergi meninggal kan tempat itu. pertama sahila pergi ke resepsionis untuk memastikan kalau haykal yang membawanya ke hotel itu.
" ah misi kak. aku dari kamar 231 atas nama siapa pesenan itu.?" tanya sahila dengan tersengal-sengal
" oh bentar ya kak. atas nama putri sahila."
" apa?" melotot. " sial dia pakek nama gw. lancang sekali dia bongkar tas gw" batin sahila.
sahila pun memastikan lagi dengan ciri-ciri detail haykal dan ternyata ya itu memang haykal.
sahila pun lansung bergegas meninggalkan hotel dan pergi ke rumah om edo. dalam perjalanan sahila berfikir apa yang terjadi semalam. " kenapa dia membawa ku ke hotel? kenapa dia tidak langsung mengantarkan ku pulang." itu yang ada dalam pikiran sahila.
" ah.. oh ya haykal kan tidak tau rumah aku. apa karena itu dia memesan hotel untuk ku" bisik sahila
"aku harap dia tidak melakukan apapun terhadap diriku" seru sahila lagi.
kring.. kring..
devi.
" iya hallo vi? "
" lu dimana? lu gak ngampus lagi?" tanya devi
" sorry vi gw ada perlu. maaf ya gw tutup telfon nya"
__ADS_1
universitas.
" kenapa si sahila. akhir-akhir ini sahila aneh sekali. aku harap dia tidak ada masalah dan aku harap dia baik-baik saja. kenapa si itu orang selalu suka bikin orang cemas. benci banget gw ama itu orang " ujar devi kesal.
" sabar sayang mungkin dia emang ada masalah. nanti kalau masalah nya selesai dia pasti cerita. dia kan selalu begitu. dia selalu membereskan masalah nya sendiri tanpa merepotkan orang lain" ujar dhenis
" hiks.. tapi kan gw cemas. gw tau pasti saat ini dia tersiksa. pasti dia lagi sedih banget. tapi kita malah tutup mata" lirih devi merasa bersalah
dengan mendengar percakapan mereka berdua dhani melamun dan mulai khawatir. dhani ingin melakukan sesuatu untuk sahila tapi dhani sendiri tidak tau apa masalah nya dan bahkan devi yang dekat banget juga tidak tau.
" aku harus melakukan sesuatu " batin dhani
" hallo sahila" ucap dhani di handphone dengan meninggalkan devi dan dhenis .
dhani memutuskan untuk pergi menemui sahila untuk membicarakan masalah yang di hadapi sahila.
Cafe
setelah percakapan dhani dan Sahila di telfon akhirnya sahila pun mau membecirakan masalahnya dengan dhani asalkan dhani mau merahasiakan nya dengan yang lain. itu percakapan sahila dan dhani di telfon sebelum bertemu di sebuah cafe.
" entah lah aku bingung harus mulai dari mana terlalu rumit untuk dipahami. dan aku bingung langkah pertama apa yang harus aku lakukan. a..ku.. 'hiks"
ucap sahila tersenduh-senduh
" tenanglah sa kamu percayakan semua kepadaku. aku akan mencoba memahami keadaan mu dan aku akan berusaha untuk membantu masalah mu. yakin lah."
ucap dhani dengan nada pelan sembari memegang tangan sahila meyakinkannya.
sahila benar-benar merasa tertekan dengan keadaanya dia tidak tau harus apa. selama ini sahila tidak pernah berbagi cerita dengan siapa pun bahkan ke devi atau pun dhani. bagi sahila itu masalah sahila pribadi dan itu sudah masa lalu sahila. mereka hanya tau dari berita ke berita .
tapi karena kejadian semalam dengan haykal sepertinya sahila perlu untuk mengatakan nya ke dhani tidak lebih dhani datang diwaktu yang sangat tepat dan sahila mulai luluh dengan kata-kata dhani dan dia pun mempercayainya.
" baiklah aku yakin kamu bisa di percaya tapi aku mohon rahasiakan semua ini dari yang lain. plis" permohonan sahila dengan membalas memegang tangan dhani.
" iya aku janji " ucap dhani
sahila pun menceritakan semuanya mulai dari orang tuanya yang meninggal karena kecelakaan dan sampek soal hubungan nya dengan om edo dan saat tiba di rumah om edo untuk minta penjelasan soal perkataanya tempo hari tiba-tiba haykal keluar dari rumah om edo.
__ADS_1
" saat itu aku ingin membuntuti haykal karena penasaran dan sampek akhirnya aku bertemu dan ngobrol ternyata haykal adalah ponakan om edo. setelah akhirnya aku menceritakan hubungan ku dengan om edo. entah kenapa aku merasa dia tidak suka saat aku menyebutkan nama papa ku. kayak ada sesuatu /kebencian. lalu dia pergi meninggalkan aku.
"dan keesokan harinya aku pun ingin menemui nya lagi karena ada pertanyaan yang aku ingin tanyakan dan mencari nya ke..." terhenti.
" bagaimana ini. kalau sampek aku mengatakan kalau aku pergi ke club malam itu apa yang di pikirkan dhani soal aku. dan aku mabuk berat dan ada di hotel." sejenak sahila memikirkan itu semua. dia tidak mungkin mengatakan nya.
melihat sahila seperti itu dhani pun membuyarkan lamunan nya.
" hallo sahila" ujar dhani dengan melambaikan tangan nya kearah sahila.
" ah iya " terkejut
" mencari ke..? kemana sa?" tanya dhani melihat sahila yang mulai gugup.
dhani tau itu tidak mudah untuk sahila yang tertutup. pasti masih ada keraguan di hati sahila. tapi dhani tidak menyerah dan berusaha untuk meyakinkan sahila.
" aku tau kamu masih ragu sa. tapi kalau kamu tidak menceritakan semua nya ke aku bagaimana kita bisa mencari jalan keluar nya. aku mohon percayalah sa. apapun itu aku akan tetap membantu mu." ujar dhani
mendengar itu sahila lega dan akhirnya dia mengatakan sebenarnya kalau dia semalam mencari haykal ke club malam karena sahila frustasi tidak menemukan nya tanpa dia sadari sahila minum dan mabuk berat sampek akhirnya setelah sadar dia sudah berada di kamar hotel.
" apa?" teriak dhani kaget.
" husstt jangan berisik dhan" rintih sahila memohon.
" siapa yang membawa mu ke hotel?" tanya dhani dengan raut muka yang merah membara.
" haykal. tapi gw gak yakin karena waktu aku membuka mata tidak ada satupun orang di kamar itu selain aku " seru sahila.
***setelah mendengar pernyataan sahila apakah dhani tetap menaruh hati untuk sahila atau dhani mulai membenci dan meninggalkan sahila dengan masalah nya*.
\=> ***Next \=> Kepoin terus yuk " pacarku musuhku"
jangan lupa tinggalkan coment dibawah ya.
saran dan kritik.
jangan lupa juga vote dan like. makasih 🥰***
__ADS_1