
Berdiri didepan gerbang Disalah satu kampus jakarta sahila memasuki universitas yang cukup terkenal.
ia tidak menyangka "kampus favorit ku" menelan air liur
" aaa..!" aku senang sekali dengan teriak suara pelan.
berjalan terus dengan megenggam kedua tangan di dada nya.. sahila tidak menyangka sahila bisa masuk ke universitas itu.
dengan memutarkan badan sahila terus berjalan dengan gembira dan tanpa dia sadari dia menabrak seorang cowok tampan. putih, poni menyamping keatas, berambut pirang, bertubuh sedikit agak kekar membuat sahila tercengang.
" cowok idaman" batin sahila
sahila tidak menyadari dia berdiri tegap didepan haykal dengan tangan didada merasakan tubuh haykal.
"sa.. sahila.!" suara teriakan devi sahabat sahila
"sahila. hai.!" memegang pundak sahila
sahila pun terkejut dengan merapikan rambut kempal nya itu.
" hai iya?" ujar sahila
memutar badan membelakangi haykal.
"sedang apa kau disini? yang lain nunggu kamu dikantin tuh"
"eh ini "
tiba tiba haykal menghilang.
" iihh ayok cepat sa keburu yang lain pergi"
"iya ayok"
dengan bingung sahila menoleh kebelakang.
mencari haykal yang tiba tiba menghilang dengan cepat.
dalam perjalanan menuju kantin devi bertanya dengan menyenggol bahu sahila "siapa tuh cowok tadi"
"siapa?"
"itu. cowok tadi" gemas devi
"oh. gak tau" balas sahila
kekepoan devi pun melontarkan banyak pertanyaan yang tidak di ketahui sahila
"yang bener?
"iya vi" ujar sahila
"tiba tiba aja. dia ada di depan ku"
"oh" tawa kurang yakin devi dengan mencubit pipi sahila.
"hai itu mereka" teriakan dhenis kekasih devi.
sahabat sahila juga.
yang sudah menunggu lama dikantin kampus
__ADS_1
"lama banget luh sa" ujar dhani suara kesal
saudara kembar dhenis.
"iya ni tadi ada yang ketemu cowok ganteng banget" ujar devi
"siapa?" saut dhenis
"siapa sa?" suara penasara devi.
"ih, apa an si lu vi" jawab ketus sahila.
"yee gak mau ngaku" ucap devi yang masih ngeyel.
" udah ah, yang lain mana ni" ucap sahila
"ada kelas, kalian berdua lama si" jawab suara ketus dhani.
"iya maaf" ujar sahila dengan sangat menyesal.
tiba tiba haykal jalan melewati kantin.
tanpa ia sadari dia adalah haykal cowok yang ditabrak sahila tadi di depan pintu masuk gerbang.
"ah serius cowok tadi" batin sahila
berlari mengejar haykal dengan mengendap ngendap.
" eh sa" mau kemana lu" teriakan gemas devi
tanpa disadari sebenernya haykal sudah tau, sahila membuntutinya.
"ya tuhan berikan dia padaku "
mengangkat kedua tangan sahila berdoa.
tap.tap.tap! anak tangga
saat dipertengahan anak tangga tiba tiba haykal menghilang dan sahila sontak lari menuruni anak tangga dengan cepat.
"ah sial" suara kesal sahila memukul tembok dinding
melengos menaiki anak tangga tiba tiba
"apa kau membuntuti ku"
jelas membuat sahila syok dan menoleh kebelang.
tercengang entah kesialan apa yang menimpa gadis itu dia merasa sangat malu dengan kaki gemetar, muka merah. sahila pun lari meninggal kan haykal.
ah apa yang aku lakukan, ceroboh banget dengan meremas meja kantin.
membuat teman yang lain tercengang melihat aksi sahila yang tidak jelas.
saat sahila menyadari teman temanya sedang memperhatikannya. sahila langsung menegakan kepala dengan tersenyum.
"dari mana sa? buru buru banget. lirih devi
"eh. enggak dari mana mana. tadi aku kira aku mengenalinya. stelah aku kejar ternyata salah orang, hehehe" raut muka malu sahila.
tok. tok. tok.! ketukan pintu sahila.
__ADS_1
"maaf pak telat" membungkukan badan menyalami tangan dosen.
dengan PD nya sahila duduk dengan menghembuskan nafas " hufftt"
sahila tercengang saat dosen itu melihat tajam ke arah sahila.
"atas izin siapa kamu duduk" bentak dosen
"ini pak mau mengikuti pelajaran bapak" lirih sahila
" berdiri, keluar" teriakan dosen yang membuat sahila sangat malu dan meninggalkan kelas.
" dasar botak " ledekan kesal sahila
" ehmm" batukan dari arah haykal
membuat tubuh sahila lemes dan kaki gemetar membuat sahila ingin pingsan "mimpi apa aku semalam "
"eh. eh. sadarlah. gue gak akan menolong mu, jangan sok drama mau pingsan segala deh."
membuat sahila mendidih mendengar itu semua.
"apa!" seru sahila
"jangan sok ganteng ya jadi orang. lu pikir lu siape heh" dengan bibir menyamping keatas.
"siapa yang sok ganteng. emang ganteng" lirih haykal
"iihhh" dengan tubuh gemetar sahila.
" kata siapa lu ganteng ha?"
" kata lu"
"ih ogah " nada jijik sahila
"gue tanya. ada perlu apa lu sama gue? jangan ngelak deh. gue tau tadi lu buntuti gue."
dengan berjalan kesamping sahila, haykal memutari sahila.
berdesis ditelinga sahila dan teriak " jawab"
sontak sahila kaget menampar haykal
plak.!
"au" rintihan keras haykal
dengan tidak sengaja sahila pergi lari dari sana.
tak. tak. tak.!
"dasar cewek aneh" teriakan keras haykal
" jangan sampek lu ketemu gue, gue habisi lo"
pertemuan pertama haykal dan pandangan pertama sahila.
seperti apa kelanjutan "pacarku musuhku"
yuk kepoin🥰
__ADS_1