Pahlawan Tanpa Tanda Jasa

Pahlawan Tanpa Tanda Jasa
BAB 27


__ADS_3

Abizar terlihat sangat gembira, teman-teman dan guru-guru yang lain memberikan selamat kepadanya. Nina tak lupa mengabadikan momen tersebut. Dia memfoto Abizar dengan piala ditangan, kemudian nina mengajak Abizar selfi berdua, dan dilanjut dengan berfoto bersama teman-teman dan guru-guru yang lain yang ada di situ.


Nina pun juga terlihat sangat gembira. Senyum manis dari bibirnya tak berhenti dia berikan pada semua yang ada di situ.


Setelah semua selesai, mereka semua kembali ke SD Tunas Bangsa. Di sekolah kedatangan Abizar dan yang lain sudah disambut dengan hangat oleh Bapak kepala Sekolah dan siswa-siswa yang lain. Mereka senang sekali karena Abizar telah mengharumkan nama sekolah. Abizar juga mendapatkan hadiah langsung dari bapak kepala sekolah. Suasana berambah riuh ketika bapak kepala sekolah menyuruh Abizar untuk menyampaikan sambutan di depan teman-temannya.


" Alhamdulillah hari ini saya bisa mewujudkan keinginan saya menjadi pemenang olimpiade matematika. Terimakasih kepada bapak kepala sekolah karena telah memberi kesempatan kepada saya untuk mengikuti olimpiade ini. Terimakasih buat bunda yang selalu doain Abizar. Terimakasih buat teman-teman semua yang udah selalu mendukung dan mensuport saya. Terimaksih kepada bapak ibu guru. Dan terimakasih kepada bu nina yang selalu membantu saya, menyayangi saya, melindungi saya. " ucap Abizar menyampaikan isi hatinya. Kalimat terakhir yang disampaikan Abizar membuat semua yang ada di situ bersorak riuh. Mereka pada iri dengan Abizar yang memiliki kesempatan untuk selalu dekat dengan nina.


Setelah semua selesai, Abizar menemui nina untuk berpamitan pulang.

__ADS_1


" bu nina saya pulang dulu " pamit Abizar kepada nina yang masih merapikan tasnya.


" Abizar mau dianter ibu? " tawar nina.


" gak usah bu, terimakasih " tolak Abizar sambil tersenyum, karena nina terlihat sibuk dengan beberapa buku di tangannya. kemudian Abizar berjalan meninggalkan nina.


Nina merogoh tasnya untuk mencari kunci mobil. Namun sebelum dia menemukan kuncinya tiba-tiba ada tangan besar membekap mulut dan hidungnya. Nina kaget dan panik, dia berusaha berteriak namun tidak mampu. Kemudian orang itu menyeret nina dengan paksa keluar sekolah dan memasukkan nina ke mobil miliknya. Lalu memasukkan sapu tangan ke mulut nina dan mengikat tangan nina ke belakang tubuhnya Nina merasa kesakitan namun dia tidak bisa bergerak ataupun berteriak. Orang itu pun segera mengemudikan mobilnya.


Suasana di sekitar sekolah memang sepi, sehingga orang itu dengan leluasa melakukan aksinya

__ADS_1


flashback Abizar


Setelah berpamitan dengan nina, Abizar berjalan ke luar sekolah. Ditengah perjalan dia ingat bahwa botol minumnya ketinggalan di tempat dia tadi berkumpul bersama bapak kepala sekolah. Dia pun kembali untuk mengambilnya, karena botol minum itu adalah pemberian dari alamarhum neneknya.


Tidak jauh dari dia berjalan, Abizar melihat nina dipaksa masuk ke mobil oleh seorang laki-laki yang dia kenal. Abizar berusaha mengejar namun karena posisinya jauh dari mobil itu dia tidak bisa menggapainya. Abizar terus berlari mengejar namun mobil itu telah menghilang.


Abizar sangat mencemaskan nina. Saat dia sudah lelah mengejar, dia melihat sebuat sepeda angin yang terparkir di pinggir jalan. Tanpa ba bi bu lagi, Abizar menaiki sepeda itu dan melanjutkan pengejaran. Abizar tahu dimana laki-laki itu akan membawa nina. Dia tahu betul karena laki-laki itu adalah ayahnya. Dan ayahnya pasti akan membawa nina ke gudang tua. Gudang tempat ayahnya dulu pernah menyekapnya bersama bunda, yang akhirnya mereka berdua berhasil kabur. Abizar terus menggenjot sepeda angin itu sekuat tenaga, dia ingin secepatnya sampai ke tempat itu.


Haiii semuanya... terimakasih sudah mau membaca novel ini. Semoga kalian semua suka. Author mohon kritik dan sarannya ya untuk novel ini menjadi lebih baik. Author seneng banget kalau kalian semua mau mengisi kolom komentar, apalagi ngasih vote buat novel ini. biar tambah semangat aithornya... Author tunggu ya..

__ADS_1


__ADS_2