
" kebahagiaan saya hanya abizar, ari " jawab bunda.
" abizar bahagia kalau bunda bahagia. bunda menikahlah dengan om ari " seru abizar yang masih berdiri di samping nina.
Bunda dan om ari pun bersamaan menghadap ke abizar.
Abizar melepaskan diri dari pelukan nina, kemudian berjalan perlahan menuju bunda. dia menyeka air mata ibunya yang jatuh ke pipi. diusap lembut pipi bunda dengan kedua tangannya.
" bunda, menikahlah dengan om ari. abizar mau kok punya ayah om ari. abizar pengen bunda bahagia sama om ari " ucap abizar lirih. kemudian dia menarik tangan ibunya dan diserahkan ke ari.
" om, selama ini bunda sering menangis. om harus janji jangan pernah buat bunda menangis lagi " ucap abizar lagi.
" om janji abizar, om janji " kata ari penuh keyakinan dan kebahagiaan karena abizar telah menerimanya.
" abizar,sayang.. " bunda segera memeluk anak semata wayangnya tersebut. tidak disangka anak laki-lakinya telah tumbuh lebih dewasa dari usianya. ari pun ikut memeluk bunda dan abizar.
Nina yang menjadi saksi dari cerita romantis itupun tak kiasa meneteskan air mata. dia juga turut bahagia melihat kehangatan mereka. ada rasa hangat yang juga menyelimuti hatinya.
" yuukk,, om antar kalian pulang " ajak om ari.
" pak ari sama bunda aja, biar abizar sama saya. tadi saya udah janji mau belikan abizar es krim " kata nina penuh makna.
Sementara abizar hanya melirik nina dengan mata berbinar-binar.
" es kriiimm" kata abizar tersenyum penuh keluguan.
" iyaa" jawab nina. padahal nina berbohong kepada pak ari. nina ingin pak ari dan bunda menghabiskan waktu berdua ya meskipun hanya sebentar.
Tak lama mereka pulang, bunda dengan pak ari. abizar dengan nina di dalam mobil nina.
__ADS_1
" yee es krim " kata abizar kegirangan.
" gak ada " jawab nina.
" kok gak ada, kan tadi bu nina sendiri yang bilang mau beli es krim " protes abizar.
" biar bunda bisa sama om ari. biar kamu gak gangguin mereka " jawab nina tersenyum
" yahh,,bu nina nakal. padahal abizar udah pengen banget makan es krim. bu nina php " abizar cemberut.
nina yang melihat abizar cemberut malah tertawa terpingkal-pingkal.
" bu nina nakal " abizar terus meracau.
" nangis aja, nangis aja " goda nina yang malah membuat abizar semakin cemberut. dan nina semakin tertawa lebar dibuatnya.
namun tiba-tiba mobil nina berhenti di depan kedai es krim yang pernah mereka datangi. abizar yang melihat mobil yang dia tumpangi berhenti di depan kedai es krim hanya bisa celingak celinguk.
" gak papa " jawab abizar sewot.
" turun gak... " kata nina turun dari mobil.
" ngapain? "
" katanya mau es krim ?"
" enggak jadi " abizar tetap sewot.
" yaudah, tunggu disini aja ya.. bu nina mau makan es krim dulu " goda nina lagi.
__ADS_1
abizar yag sadar bahwa nina menggodanya akhirnya segera turun dari mobil dan langsung berlari masuk ke kedai.
" eh jangan lari " seru nina.
" baru sembuh udah lari-lari " omel nina.
" mau yang aman? " tanya nina yang telah berdiri di sebelah bizar yang sedang memilih es krim.
" iniiiii.... " setu abizar.
" kemarin kan itu, sekarang itu lagi " tanya nina.
" gak pengen nyoba yang lain? " imbunya.
" enggak ini aja enak " jawab abizar.
nina segera memesan es krim pilihan mereka.
Kemudian mereka menikamati es krim yang telah mereka pesan.
" enaakkkk " seru abizar dengan wajah belepotan.
" abizar makan yang bener " omel nina sambil mengelap pipi muritnya itu.
" bu nina " panggil abizar
" iya " jawab nina.
" nanti bu nina nikah sama abizar aja. abizar janji bakal bahagiain bu nina. abizar gak akan bikin bu nina sedih" ucap abizar sungguh-sungguh sambil terus menjolati es krim di tangannya.
__ADS_1
nina yang mendengar kalimat itu keluar dari mulut abizar awalnya merasa terkejut ada desir-desir aneh di dalam hatinya. kemudian segera dia menyadarkan diri.