
Sepanjang perjalanan, suasana di dalam mobil begitu hening. Nelson sesekali melirik ke arah Cleo yang terlihat diam membisu dengan tatapan kosong ke depan
Nelson mengumpulkan keberaniannya untuk mencairkan suasana. Ia berusaha untuk menggenggam tangan Cleo mencoba untuk meyakinkan bahwa dirinya masih milik Cleo seutuhnya.
Mengetahui Nelson menggenggam tangannya. Perlahan Cleo melepaskannya.
Nelson paham bahwa Cleo saat ini terluka."Di depan ada cafe yang nyaman untuk kita ngobrol. Kita kesana!" tanpa menunggu persetujuan Cleo, Nelson pun menepi dan memarkirkan mobilnya di depan cafe tersebut.
Masih seperti kebiasaan lama Nelson tidak membiarkan kekasihnya turun dari mobil sebelum dirinya yang membuka pintu untuknya
Perlakuan-perlakuan sederhana seperti itulah yang selalu membuat Cleo merasa diperlakukan sangat special oleh Nelson sekaligus kenangan indah yang menyesakkan untuk dikenang.
Bangku pojok dekat kolam ikan adalah tempat favorit Nelson.
Mereka pun memesan beberapa menu makanan dan minuman untuk mengganjal perut mereka.
"Cley ... sebelumnya aku minta maaf. Telah membawamu masuk ke permasalahan yang membuat dirimu sedih dan kecewa padaku.Tapi demi Tuhan Cley, aku sungguh tidak bermaksud melukai apalagi mengkhianati mu." Nelson mencoba membuka obrolan dan meminta maaf .
Cleo yang tidak paham dengan apa yang diutarakan Nelson.Menatap Nelson intens dengan kening berkerut.
"Sebentar . Jawab dulu pertanyaan aku. Apakah benar yang dikatakan oleh Tio bahwa kamu waktu bertunangan dengan gadis lain?" Cleo kembali meminta kejelasan dari berita yang beredar.
Nelson menelan salivanya. Untuk beberapa saat ia hanya menatap Cleo mencoba mencari kekuatan untuk menyampaikan hal berat itu.
__ADS_1
"Hmm bagaimana? Benar tidak?" kembali Cleo menunggu jawaban yang sesungguhnya dari mulut Nelson sendiri.
Nelson menarik napas panjang.Lalu ia mengangguk perlahan.
"Iya...berita itu benar, tapi-----" belum selesai Nelson bicara. Cleo langsung berdiri dan hendak meninggalkan Nelson.
"Cley ...tunggu dulu! Dengarkan aku!" Nelson menarik dan menahan tangan Cleo agar tidak pergi
"Apa lagi? Sudah jelas kan kamu saat ini sudah milik orang lain! Pergilah ... bila dia memang bahagia mu tinggalkan aku! Lepaskan! Jangan sentuh aku lagi !" teriak Cleo berontak dari cengkraman Nelson.
"Cley dengar aku dulu! Aku belum selesai bicara!" sahut Nelson tak mau kalah.
"Lepaskan! Jangan sentuh aku!' kembali Cleo berontak.
"Penjelasan apa lagi? Semua sudah sangat jelas buat aku!" bantah Cleo.
"Kamu tidak tahu Cley apa yang terjadi sesungguhnya.Please.. give me five minute." pinta Nelson.
Cleo menarik napas dalam sambil menatap Nelson mencari kesungguhan dan kebenaran dari wajah serius Nelson saat ini
"Okay only five minute." jawab Cleo melunak.
"Thank you!" sambil mempersilahkan Cleo duduk
__ADS_1
"Don't touch me!' Cleo menghindar saat Nelson menyentuh pundaknya.
"Sorry" sahut Nelson dengan sorot mata sedih.
"Andai kamu tahu Cleo aku sangat mencintaimu mana mungkin aku sanggup mengkhianati mu kamu lah hidup aku. " gumam Nelson lirih.
"Cley percayalah hanya kamu yang aku cintai tidak ada yang lain" Nelson membuka obrolan dengan mengungkapkan isi hatinya.
"Cinta? Kamu bilang cinta? Kalau cinta tidak akan ada pertunangan dengan gadis lain. Please deh jangan play victim. " Cleo kesal dan bingung dengan sikap Nelson.
Akhirnya Nelson pun menceritakan pada Cleo bagaimana dia terpaksa harus bertunangan dengan gadis itu dan semua itu ia lakukan karena demi menyelamatkan om Indra yang mendapatkan serangan jantung saat mengetahui calon tunangan anaknya tidak muncul dan kabur ke luar negeri.
Mengetahui calon tunangan anaknya kabur om Indra syok malu bagaimana ia harus menghadapi para tamu undangan tanpa kehadiran calon tunangan anaknya.
Pada akhirnya untuk menyelamatkan martabat om Indra papa menyuruh Nelson mengantikan posisi calon tunangan anaknya Sebagai balas jasa om Indra yang dulu pernah menyelamatkan papa Nelson dari kebangkrutan.
Nelson menceritakan kronologi terjadinya peristiwa yang menyesakkan itu. Yang membuat ia terpaksa menerima untuk menjadi tunangan pengganti.Demi persahabatan dan balas budi papanya dengan om Indra.
"Kamu tahu Cleo bukan kamu saja yang tersiksa dengan kabar pertunangan itu. Tapi aku pun sangat tersiksa menjalaninya. Aku hanya mencintaimu Cleo hanya kamu." jelas Nelson dengan sorot mata penuh kesedihan dan penyesalan.
"Andai aku bisa lari atau menghilang saat itu.Aku pasti lakukan." ucap Nelson sambil menggenggam tangan Cleo.
Cleo hanya terdiam air mata bening dan hangat kembali menyusuri pipi mulusnya. Ia tidak pernah menyangka keruwetan ini terjadi pada kisah cintanya dengan kekasihnya Nelson. Kini setelah ia mendengarkan kisah dibalik pertunangan kekasihnya, Cleo dihadapkan pada dua pilihan berat. Tetap meneruskan hubungan ini atau selesai sampai disini.
__ADS_1
....................................