
Melihat keraguan Cleo, Nelson memberanikan diri untuk kembali mendekat dan meyakinkan perasaan Cleo.
"Cley, sudah cukup selama ini aku berkorban untuk perusahaan papa. Sekarang saatnya aku meraih kebahagiaan aku sendiri.Aku ingin hidup bersama denganmu.Aku sudah bosan dan muak hidup dalam kepalsuan." ungkap Nelson.
Nelson meraih tangan Cleo lalu memeluknya."Cley, aku kangen kamu.Setiap hari aku selalu berdoa dan berharap suatu saat nanti kita pasti akan bertemu dan bersama lagi.Dan hari ini doa aku terkabul.Aku mohon jangan pergi lagi. Aku tanpamu hanyalah raga tanpa jiwa." Nelson semakin erat memeluk Cleo seakan tidak ingin Cleo pergi lagi meninggalkan dirinya.
Cleo hanya bisa membiarkan airmatanya terus berjatuhan dan dirinya tenggelam dalam pelukan yang selama ini sebenarnya sangat ia rindukan.
Tiba-tiba bayangan Bintang melintas.Bintang yang begitu sabar menghibur dan selalu mampu membuatnya tersenyum kembali. Bintang yang membuatnya kembali percaya bahwa cinta tulus itu ada.Bintang yang bisa membuatnya memaafkan kesalahan papanya di masa lalu.Bintang yang....masih banyak lagi kebaikan-kebaikan dan perubahan-perubahan positif pada dirinya karena kehadiran Bintang. Dan hal itulah yang membuat Cleo yakin untuk menerima Bintang sebagai pendamping hidupnya.
Spontan setelah mengingat semua kebaikan Bintang. Ia mendorong tubuh Nelson untuk kesekian kalinya untuk menjauh darinya.
"Cley!" Nelson masih terus berusaha mendekat dan meraih tangan Cleo.
"Jangan Nelson.Stop! Jangan mendekat. Kamu bukan milikku lagi diantara kita sudah tidak ada hubungan apa-apa lagi.Please jangan. Sebentar lagi aku akan menikah." Cleo terus memohon agar Nelson menjauh darinya.
"Come on Cley, jangan bohongi dirimu terus menerus. Aku tahu kamu masih mencintaiku. Menikah lah denganku kita akan bahagia." Nelson terus membujuk Cleo.
"Batalkan rencana pernikahan mu.Ikutlah dengan ku kita akan bangun kebahagiaan kita sendiri hanya kita." Nelson setengah memaksa mencengkeram lengan Cleo.
__ADS_1
'Tidak Nelson.Hubungan kita sudah usai.Sayangilah istri dan anak kamu." Cleo berusaha meyakinkan Nelson akan status mereka saat ini.
Cleo berusaha sekuat tenaga melepaskan diri dari cengkeraman kuat Nelson.
"Lepaskan! Please Nelson Lepas!' jerit tangis pilu Cleo.
Cleo ingin secepat mungkin pergi menjauh dari Nelson.Berdekatan dengan Nelson seperti saat ini benar-benar membuatnya gila.
Nelson dengan gigihnya terus mencoba untuk kembali dalam kehidupan Cleo.Dan kembali merengguk kebahagiaan bersama seperti saat dulu ketika masih bahagia berdua.
Disaat Nelson lengah. Cleo berhasil melepaskan diri dari kungkungan Nelson.Ia berlari sekuat tenaga menjauh dari Nelson.
Nelson meraih tangan Cleo dan mendekap paksa tubuh Cleo hingga mereka jatuh bergulingan di pasir pantai.
Cleo terus berontak dan berontak."Lepaskan Nelson! Minggir!" tetapi Nelson semakin kalap mengetahui Cleo terus menolak dirinya.
Nelson tidak memberi kesempatan sedikitpun untuk Cleo lepas dari dirinya.
"Bintang maafkan aku, tolong aku !" tangis Cleo dalam hati.
__ADS_1
Nelson samasekali tidak menunjukan tanda-tanda akan melepaskan Cleo.Ia terus mendekap dan berusaha meredam Cleo agar tidak berontak.
"Lepaskan Cleo! Lepaskan kataku!" sebuah suara tegas dan utuh tiba-tiba memecah diantara derunya ombak di pantai dan teriakan Cleo memohon agar Nelson melepaskannya.
Nelson berhenti sesaat.Dan menoleh ke arah asal suara.
Cleo segera memanfaatkan kelengahan Nelson tersebut dengan melepaskan diri dan menjauh dari Nelson.
Betapa terkejutnya Nelson saat mengetahui siapa yang berteriak padanya tadi.
'Bintang?" seru Cleo terkejut.
.........................................
Yuk ikuti terus kelanjutannya ya.
Sambil menunggu up kalian bisa mampir ke karya temanku lagi.
__ADS_1