Pamit Ini Untukmu

Pamit Ini Untukmu
Bala bantuan.


__ADS_3

"Cleooo!!"teriak Kiki.


"Cley tunggu!" Gea bersama Kiki mengejar Cleo menuju mobil.


Dengan gesit Gea berusaha mendahului Cleo. Melihat Cleo membuka pintu mobil, Gea langsung menahan pintu dengan tubuhnya.


"Gea minggir!" seru Cleo.


"Kamu pikir kami akan membiarkan kamu pergi begitu saja? Dengan pikiran yang sedang kacau. Tidak akan!"


"Please Gea aku harus kesana?" tangis Cleo.


"Kemana?" tanya Kiki tegas.


Cleo menoleh ke arah Kiki. "Aku ingin tanya informasi lebih detailnya ke petugas pantai disana."


"Kalau ada Irma disana.Kamu mau adu mulut lagi?" sindir Gea.


"Ayolah, please aku hanya ingin tahu kejelasannya."

__ADS_1


"Okay tapi kami juga ikut. Kami tidak ingin kamu dan Irma bertemu disaat seperti ini. Kalian bisa adu mulut karena sama-sama merasa yang paling tersakiti dan kehilangan." nasehat Kiki.


"Dan satu lagi bila disana ada Irma. Cukup jangan melangkah terlalu jauh untuk mencari tahu informasi apapun termasuk hasil pencarian hari ini. Ingat bagaimanapun juga saat ini Irma lebih berhak atas semua informasi itu.Karena Irma adalah istri Nelson." tambah Gea mengingatkan.


Cleo mengangguk cepat. Apapun syarat yang diajukan padanya. Asal ia bisa ikut mencari informasi dan datang langsung ke lokasi, akan ia lakukan.


"Okay mana kunci mobil.Biar aku saja yang nyetir." Gea meminta kunci mobil yang dipegang Cleo saat ini.


Membiarkan Cleo menyetir sendiri adalah suatu kebodohan.Bagaimana ia bisa fokus bila saat ini pikirannya tertuju pada Nelson yang sudah dua hari menghilang.


..............................................


Hari ini Irma bersama kedua orang tua Nelson, mendatangi pantai awal mula Nelson diperkirakan terbawa ombak.


Irma kembali menangis sambil menggendong anaknya.Berulangkali Irma mencium ujung kepala anaknya seolah melampiaskan kerinduannya akan kehadiran Nelson.


Walaupun suaminya tidak pernah menganggap dirinya ada. Tetapi bagi Irma suaminya adalah segalanya.Seseorang yang telah menyelamatkan dirinya dan keluarganya dari rasa malu.


Walaupun harus ia bayar mahal dengan airmata dan penghinaan dari Nelson tapi Irma menyanyangi Nelson tulus.

__ADS_1


...................... .............,..


Bintang segera menyelesaikan semua urusan pekerjaannya ia mendelegasikan kepada beberapa staf lama yang sudah benar-benar paham dengan kinerja pekerjaannya.Untuk mengatasi segala sesuatu permasalahan yang mungkin muncul selama ia pergi.


Pikiran Bintang saat inipun sedang terpecah-pecah. Memikirkan persiapan pernikahannya, urusan pekerjaannya, Galeri lukisan yang saat ini juga sedang ada acara pameran besar dan kini ditambah lagi hilangnya Nelson.


Bintang yakin Cleo pasti sedang syok dan sedih mendengar berita hilangnya Nelson. Hingga ia jatuh pingsan.


Kabar terbaru yang ia terima dari nenek, bahwa Cleo saat ini sedang pergi ke pantai bersama kedua sahabatnya untuk mencari informasi yang lebih lengkap.


Jujur hati Bintang sangat bergejolak saat ini antara ikut prihatin dan cemburu.


Walaupun mereka akan menikah, tapi Bintang sadar masih ada Nelson di tempat yang tersembunyi di hati Cleo.


Beberapa kali Bintang menarik napas mencoba untuk berpikiran jernih dan mengesampingkan egonya.


Ia ingat dengan beberapa kawannya yang dulu aktif dalam pencarian orang hilang baik di gunung dan laut. Kemudian ia mencoba untuk menghubungi kawan-kawannya itu untuk meminta bantuan mereka untuk ikut mencari Nelson.


Mereka pun sepakat dan mau untuk ikut serta dalam pencarian orang hilang yang Bintang sampaikan tadi .

__ADS_1


Mereka mempelajari mulai titik awal hilangnya Nelson hingga titik titik kemungkinan Nelson terseret ombak.


......................🌺🌺🌺................


__ADS_2