
Cleo mencoba membaringkan tubuhnya.Dan memejamkan matanya mencoba untuk tidur setelah berbagai kegiatan yang ia lakukan sepanjang hari tadi.
Ia meraih ponselnya yang tergeletak di meja samping tempat tidurnya. Cleo memeriksa isi ponselnya tidak ada telepon tak terjawab tetapi ada satu pesan masuk dari Bintang.
Istirahatlah besok pagi aku jemput untuk survey lokasi pesta resepsi kita. I love you.
Cleo tersenyum bahagia membaca pesan yang dikirim oleh Bintang. I love you too. Good night and sweet dream. balas Cleo lalu mengirim pesan singkat tersebut pada Bintang.
Ia meletakkan kembali ponselnya lalu ia menarik selimutnya hingga menutupi tubuhnya. Lalu ia pun mencoba untuk memejamkan matanya dan tertidur.
Tapi entah kenapa perasaannya kembali berkecamuk gelisah.Susah bagi Cleo untuk memejamkan matanya.
Dan yang paling membuatnya gelisah adalah bayangan Nelson terus menghantuinya."Ada apa ini kenapa dia selalu ada diisi kepala aku?" Cleo membuka selimutnya kesal, lalu bangkit dari posisi tidurnya.
Cleo berjalan menuju jendela kamarnya. Dan membiarkan jendela itu terbuka. Angin malam pun tanpa permisi menerobos masuk dan menerpa tubuh mungil Cleo.
Cleo membuka pintu balkon kamarnya dan berjalan keluar menuju balkon. Disana ia berusaha menenangkan perasaannya yang terasa gelisah dan sedih.
Ya.... perasaan sedih yang entah bagaimana tiba-tiba menguasai dirinya.
__ADS_1
Cleo berusaha mengingat apa saja yang terjadi sepanjang hari ini. Tetapi ia merasa tidak ada satupun yang membuat ia merasa sedih atau kecewa atau sejenisnya.
Tapi entahlah sejak gelas yang dipegangnya tadi terlepas dari tangannya, perasaan Cleo menjadi gelisah.
"Kenapa dengan perasaanku ini?" batin Cleo.
Tiba-tiba Cleo merasa pusing dengan sedikit gontai Cleo berusaha kembali ke kamar.
Udara dingin malam ini terasa sangat menusuk.Hingga terasa ke tulang tubuh Cleo.
Akhirnya Cleo menutup pintu dan jendela kamarnya untuk menghindari udara dingin masuk dan menguasai isi kamarnya.
Cleo menghampiri meja kecil di sudut kamarnya. Disana ia menuang air panas untuk menyeduh teh. Meminum sesuatu yang hangat untuk menghangatkan badan sebelum tidur terasa nikmat.
Cleo pun kembali mencoba membaringkan tubuhnya dan menghangatkan diri dibawah selimut yang menyelimuti tubuhnya.
Perasaan hangat yang tubuh Cleo rasakan efek dari minum secangkir teh hangat membuat dirinya mulai merasa mengantuk.Dan akhirnya Cleo pun tertidur.
..................................
__ADS_1
"Cleo! Ini Bintang sudah datang." nenek memberitahu kedatangan Bintang.
"Masuk dulu Bintang, Cleo masih ganti baju mungkin.Tadi sudah turun sarapan kok.Ayoo nak Bintang sarapan dulu, baru berangkat." ajak nenek.
"Terima kasih nek. Bintang juga sudah sarapan kok di rumah tadi." Bintang sedikit berbohong pada nenek.Karena ia ingin mengajak Cleo sarapan di tempat yang romantis.Bintang paling senang melihat Cleo tersenyum bahagia.
"Hai! Maaf nunggu lama ya." Cleo menuruni tangga rumahnya.
Bintang terpukau takjub dengan kecantikan yang terpancar dari wajah Cleo pagi ini.
Wajahnya begitu bercahaya dan cantik dengan memakai kemeja putih dan celana jeans biru . Dan rambut yang tergerai ikal berwarna coklat, memberi nilai tambah tersendiri pada kecantikan Cleo.
Bintang hampir tak berkedip melihat kecantikan Cleo."Sungguh bidadari itu nyata" gumam Bintang.
"Yuk kita berangkat biar gak keburu terlalu siang disana." ajak Cleo.
"Nek..., Cleo pamit ya. Doakan semua lancar." pamit Cleo mencium tangan nenek.
"Pasti. Nenek selalu berdoa yang terbaik untuk kalian berdua." Nenek mencium ujung kepala Cleo.
__ADS_1
Akhirnya Bintang dan Cleo pun berangkat menuju rencana lokasi resepsi pernikahan mereka.
..................❤️🌺❤️................