
Di sepanjang perjalanan Bintang merasa ada sesuatu yang tidak biasa dari sikap Cleo.
Entah kenapa hari ini kebawelan Cleo terasa menghilang. Bintang sengaja mencuri pandang kekasihnya yang duduk terdiam dan hanyut dalam dunia lamunannya sendiri.
"Ehem, kita sarapan dulu yuk di depan ada nasi pecel enak dan tempatnya keren lho. Sebenarnya sih bukan nasi pecel saja nasi campur pun juga ada tapi favorit aku kalau kesana, nasi pecel sambel tumpangnya. Rasanya tiada duanya. Mengingatkan aku pada masa kecil di kampung." Bintang berusaha membuka pembicaraan.
"Hallo..., Cley kamu dengar aku kan?" Bintang melirik Cleo memastikan Cleo mendengarkan perkataannya.
"Eh iya."
"Iya apa? " pancing Bintang.
"Ehmm, ---" Cleo terlihat berpikir keras alasan apa yang harus ia utarakan ke Bintang kalau tadi dia tidak fokus sehingga apa yang Bintang katakan Cleo tidak tahu.
"Kita sarapan dulu yuk! Kamu suka nasi pecel kan?" tanya Bintang dengan sabar.
Cleo pun mengangguk tanda mengiyakan ajakan Bintang.
Bintang sadar ada sesuatu yang sedang menganggu pikiran Cleo saat ini dan entah apa itu Sehingga membuat Cleo hari ini kurang fokus.
Percuma juga marah atau ngomel-ngomel kalau pada kenyataannya Cleo memang tidak menyimak perkataannya.
__ADS_1
Hal itulah yang membuat Bintang tidak ingin memperkeruh suasana.
Ia lebih memilih mengesampingkan egonya untuk kebersamaan dan kenyamanan bersama. Begitulah Bintang tidak suka drama dalam hidupnya.
Bagi Bintang, setiap insan di dunia sudah memiliki permasalahan hidupnya masing-masing. Jadi sebisa mungkin kita tidak lagi menambah beban, pikiran dan masalah bagi orang lain.
"Nah tuh! Warung apungnya, keren kan pemandangannya?." Bintang menghentikan mobilnya di lahan parkir warung apung tersebut.
Cleo turun dari mobil dan langsung menikmati keindahan alam yang tersuguh gratis disana.
Bintang tersenyum bahagia.Melihat kekasihnya menikmati tempat pilihannya."Aku sudah duga Cleo pasti menyukainya." batin Bintang.
"Yuk kita masuk dalam. Akan terlihat lebih indah di dalam." Bintang memeluk pinggang Cleo. Lalu mereka pun masuk berdua ke dalam warung dan memilih tempat duduk.
Setelah mereka memilih tempat. Sang pelayan pun menyodorkan daftar menu makanan pada mereka.
"Tinggal dulu ya mbak kami mau pilih-pilih dulu Nanti kami panggil lagi." sengaja Bintang menyuruh pelayan warung meninggalkan mereka agar Cleo lebih leluasa memilih menu tanpa merasa ditunggui.
Setelah mereka memilih makanan dan minuman,Bintang pun memanggil pelayan dan memesan makanan dan minuman yang tadi mereka pilih.
........................................
__ADS_1
"Apa! Serius kamu Gea? Dapat kabar dari mana?" Kiki terkejut dengan kabar yang disampaikan oleh Gea.
"Coba deh kamu nyalakan televisi. Lagi viral beritanya." perintah Gea.
Tidak biasa Gea pagi-pagi, sudah bertamu di rumah Kiki. Kecuali mereka sudah ada janji.
Tapi hari ini Gea tiba-tiba sudah muncul di rumah Kiki, disaat Kiki masih belum bangun tidur.
Gea langsung membangunkan Kiki dengan menyampaikan pada Kiki tentang kabar yang ia ketahui dari televisi dan medsos pagi ini.
"Gea, hati-hati lho jangan-jangan hanya Hoax semata." ucap Kiki sambil mengucek matanya yang masih belum mau terbuka sempurna.
"Mana remote kamu sini!" Gea mengambil remote tv yang tergeletak di meja dekat lemari.
Dengan tergesa-gesa Gea berusaha meyakinkan Kiki akan kabar yang ia ketahui pagi ini.
Setelah mencari-cari Chanel berita, akhirnya Gea pun menemukan berita viral yang dicarinya."Nah tuh! Lihat sendiri." tunjuk Gea
Kiki terdiam menyaksikan berita yang ada di televisi.Tubuhnya tiba-tiba terasa merinding.Lalu ia pun menoleh ke arah Gea.
"Cleo....???," ucap lirih Kiki.
__ADS_1
Gea menggelengkan kepala dan mengangkat kedua pundaknya.
....................................