Pamit Ini Untukmu

Pamit Ini Untukmu
Kekhawatiran Gea


__ADS_3

Pagi ini Nelson sudah berada di stasiun kereta. Dengan tiket jurusan Jogja Nelson berangkat menggunakan Kereta dengan jadwal yang paling pagi. Diperkirakan sebelum makan siang ia sudah sampai di kota Jogja.Dan bisa menemui Cleo untuk mengajaknya makan siang bersama.


Di sepanjang perjalanan Nelson terus tersenyum penuh kemenangan.


"Mau berlari kemanapun kamu.Aku akan menemukanmu.Percayalah Cleo kamu adalah belahan jiwa aku.Dan belahan jiwa tidak akan pernah terpisah jauh." pikir Nelson.


Pemandangan hijau di kanan kiri kereta membuat pikiran dan suasana hati Nelson kembali merasa tenang dan fresh.


Hilang sudah kejenuhan, amarah dan kebencian serta kekhawatiran dalam hati Nelson.


Tiba-tiba dering telepon genggam Nelson pun terdengar nyaring


Nelson melihat ke layar ponselnya dan tertera tulisan PAPA "Hmm. ada apalagi? Semua sudah aku lakukan untuknya asalkan tidak menjadi penerus perusahaan"


Nelson tidak ingin hidup dalam bayang-bayang bisnis papanya.Ia lebih bangga menjadi seorang pegawai.Dan merasakan suka duka menjadi seseorang yang di gaji dan dengan nilai tidak terlalu besar.Tetapi bebas berkreasi. Daripada hidup bergelimangan harta tetapi hati tertekan


Sebentar lagi ia akan bertemu kembali dengan cintanya."Hmm," Nelson menarik napas panjang. Dan menutup wajahnya dengan topi yang sedang dipakainya.Ia pun mencoba untuk tidur dan berharap saat ia membuka matanya kembali, ia sudah sampai di kota tujuan.Dan segera bertemu sang pujaan hati


......................


"Ki , kamu lihat Nelson tidak?" tanya Gea lalu menyebarkan pandangannya ke seluruh ruangan kantor


Kiki menggeleng pelan."Seharusnya kita senang karena tidak bertemu dengan dia.Jadi kita tidak perlu lagi was-was menyiapkan argumentasi saat ia bertanya tentang Cheryl pada kita." ungkap Kiki.


"Harusnya..,Tapi herannya kok jantung aku malah berdetak lebih cepat.Seolah-olah akan terjadi sesuatu yang tidak kita inginkan." sahut Gea menambahkan.

__ADS_1


"Yup betul ! Itu maksud aku.Ditambah lagi sikap diam dan cuek nya Nelson kemarin.Tidak seperti biasanya yang terus mendesak kita untuk mengatakan keberadaan Cleo padanya." ungkap heran penuh curiga Kiki pada sikap Nelson.


"Sebentar." Gea melangkah keluar kantor..


Tidak lama kemudian, Gea kembali dengan wajah panik.


"Ki..! Ki..., gawat! Gawat Ki!" ucap Gea berulang kal.


"Ada apa? Tenang Gea, nih minum dulu." Kiki menyodorkan botol air mineral pada sahabatnya itu.


"Hari ini Nelson tidak masuk." ucap Gea panik.


"Lantas,apa yang membuatmu panik?" tanya Kiki bingung.


Kiki mengerutkan keningnya.Tanda tidak mengerti.


Gea mendekatkan wajahnya ke arah Kiki.Lalu berbisik "Nelson ke Jogja, katanya sih sepupunya menikah"


"Hah!Nelson ke Jogja?" seru panik Kiki..


"Sstt!Jangan keras-keras.Ntar yang lain dengar." Gea meletakkan jari telunjuknya di depan bibirnya.


"Bagaimana ini menurut kamu?" tanya Gea


"Tapi Nelson gak tahu kan kalau Cleo ada di Jogya juga.?" tanya Kiki serius.

__ADS_1


Gea hanya menaikkan kedua pundaknya kompak.


"Gak tahu juga .Tapi jujur aku sedikit curiga, karena gelagat Nelson kemarin.seperti menyiratkan bahwa ia sudah tahu keberadaan Cleo.Karena dia tidak lagi mendesak kita seperti sebelumnya.Cukuo aneh kan?" Gea berusaha mengingat ingat sikap Nelson waktu itu.Mungkin ada yang bisa menjadi petunjuk.


"Kita beritahu Cleo saja . Agar beberapa hari ke depan jangan kemana-mana dulu. Karena Nelson dan keluarga besarnya juga berada di sana" saran Kiki.


"Hmm,apa itu berarti istri Nelson juga berada di Jogja? " pikir Kiki.


"Peduli amat.Yang penting, Nelson jangan sampai bertemu dengan Cleo." ujar Gea mantap.


Kiki meraih ponselnya, mencari dan kemudian menekan nomer hape sahabatnya itu.Tetapi berulangkali dicoba hanya operator seluler yang menjawab bahwa nomer yang dituju sedang tidak aktif dan berada di luar jangkauan.


Kiki menunjukkan ponselnya pada Gea.Dengan suara lemasnya." Tidak aktif." ucapnya lesu.


Gea pun berusaha menghubungi Cleo sahabatnya itu.Tetapi lagi-lagi operator seluler yang menjawab panggilannya tersebut.Kini mereka pun tertunduk lesu.


"Bagaimana kalau kita ajukan ijin, untuk hari Sabtu. Kita jengukCleo" ujar Kiki dan disambut anggukan kepala tanda setuju oleh Gea.


.......................🥰🥰....................


Sambil menunggu up.


Mampir ke karya teman aku yuk.


__ADS_1


__ADS_2