
Nelson tidak peduli dengan semua mata dan sorot lampu yang terarah padanya. Ia menepis tangan Irma dan mengejar Cleo.
"Cley tunggu Cley !! " teriak Nelson berusaha mencegah kepergian Cleo.
Cleo terus berlari menjauh membiarkan airmatanya bercucuran membasahi seluruh wajahnya serta hampir membuat pengelihatannya buram karena pelupuk matanya tertutup air mata.
Kiki dan Gea mengikuti Cleo menuju tempat parkir mobil mereka tadi.
Semua yang hadir kini riuh saling berbisik-bisik.Nelson tidak lagi memperdulikan suara-suara sumbang dan tatapan tajam orang tuanya, maupun pak Indra.
Irma hanya bisa menitikkan air mata sedih bercampur malu. Melihat Nelson meninggalkannya begitu saja demi mengejar kekasihnya. Yang paling menyakitkan baginya adalah saat Nelson menepiskan tangannya.
"Cleoo!!! Tunggu!!" Nelson berusaha menghalangi kepergian Cleo. Ia berdiri tepat di depan mobil Kiki saat akan meninggalkan gedung.
"Klakson Ki! klakson ! " perintah Cleo.
Kiki pun melakukan apa yang diperintahkan oleh Cleo.Tapi Nelson tetap saja tidak bergeming dari tempatnya ia berdiri. Nelson memberi kode agar Cleo keluar dari mobil.
__ADS_1
"Gila tuh anak! Gimana nih?" sungut Kiki melihat apa yang dilakukan oleh Nelson.
"Sepertinya kamu tidak ada pilihan lain Cley. Turun dan temui dia! Selesaikan masalah kalian secepatnya.." Gea menoleh ke arah sahabatnya itu. Dan disambut dengan anggukan kepala Kiki juga.
Beberapa Satpam dan tukang parkir mendatangi Nelson.Tapi tidak lama kemudian mereka pun membubarkan diri entah apa yang disampaikan Nelson kepada semua orang itu.
"Apalagi yang harus dibicarakan. Mereka sudah menikah. " ucap sedih Cleo sambil menyeka airmatanya.
Kiki dan Gea pun kompak menggelengkan kepala."Belum. Mereka belum di sahkan." timpal Kiki dan Gea kompak
Tok ... tok .... tok
"Cley... kalau kamu gak turun sepertinya kita akan tertahan disini terus." ucap Kiki.
"Iya Cley kita juga gak bisa berharap terlalu banyak pada orang lain untuk menolong kita. Tuh pak parkir dan Satpam aja sudah ngacir." Gea menunjuk ke arah Satpam dan tukang parkir yang kini malah getol menonton mereka.
Sekali lagi Gea dan Kiki menatap Cleo penuh arti dengan sorot mata penuh harap. Cleo melihat sekeliling dan mengamati sekitar. Akhirnya ia menyadari apa yang dikatakan sahabat-sahabatnya itu benar. Tidak ada yang bisa mereka lakukan kecuali menemui Nelson. "Okay... okay aku keluar" Cleo pun akhirnya mengalah demi mempercepat semua masalah agar cepat selesai.
__ADS_1
Cleo menyeka kembali airmatanya meyakinkan diri tidak ada airmata yang tersisa. Dia tidak mau terlihat lemah dan mengemis cinta Bila memang pada akhirnya bukan dirinya yang dipilih untuk menjadi teman hidup Nelson.Cleo sudah ikhlas dia sadar tidak mungkin bersaing dengan anak seorang konglomerat. Kalaupun bukan Nelson yang memilih tetapi keluarga Nelson tidak akan mungkin mau bersanding dengan keluarganya yang hanya dari kalangan biasa.
"Cley... Cley dengar penjelasan aku dulu." Nelson berusaha untuk meyakinkan Cleo bahwa semua yang terjadi ini bukan atas kemauan dirinya. Justru ia yang paling vokal menentang pernikahan ini tetapi ayahnya lah yang bersikeras untuk menikahkan dia dengan Irma anak kolega orang tuanya.
"Cley .. percayalah sampai kapan pun aku hanya mencintaimu. Walau kita saat ini tidak bisa bersatu tapi aku yakin Cley cinta tulus kita kelak akan menemukan jalannya sendiri dan entah bagaimana caranya, percayalah kita akan bersama." Nelson berusaha meyakinkan Cleo akan cintanya. Ia menggenggam erat tangan Cleo.Seolah tak ingin melepaskannya.
"Nelson! Apa-apaan kamu ini mempermalukan keluarga saja! Ayo kembali!" Beberapa orang suruhan ayahnya menarik Nelson untuk kembali ke dalam gedung.
Cleo melihat sendiri betapa kasarnya orang-orang suruhan Orang tua Nelson menarik dan memaksa kekasihnya itu untuk kembali ke dalam gedung.
Nelson berteriak untuk minta dilepaskan "Lepaskan! Cleooo i love you! " teriak Nelson sebelum ia menghilang masuk ke dalam gedung
Banyak pasang mata yang melihat kejadian itu. Dan memandang Cleo dengan tatapan kasihan. Mengetahui hal itu Kiki dan Gea berinisiatif untuk menarik Cleo masuk ke dalam mobil.
Cleo yang tersadar dari lamunannya yang cukup membuatnya terkesiap dengan perlakuan kasar dan memaksa dari orang tua Nelson. Ia pun mengikuti perintah sahabatnya itu untuk segera masuk mobil dan meninggalkan lokasi secepat mungkin.
Di sepanjang perjalanan mereka hanya diam, hening tanpa ada satu orangpun yang berbicara. Semua tenggelam dengan pemikiran mereka masing-masing.
__ADS_1
....................