Pamit Ini Untukmu

Pamit Ini Untukmu
Perasaan yang tak terbendung.


__ADS_3

Cleo berusaha memberontak ia terus meronta.Tetapi Nelson tidak membiarkan Cleo lepas dari pangutannya. Nelson terus menyerang Cleo hingga akhirnya ia pun menyerah dan mengikuti permainan Nelson.


Cleo membiarkan rasa rindu yang terpaksa terpendam terbayar lunas saat ini.


Setelah puas perang biibiir.Nelson akhirnya melepaskannya dan membiarkan Cleo membuang napas.Ia menatap wajah Cleo intens sambil tangannya membelai lembut wajah dan bibirr Cleo.


"Aku tahu kamu masih mencintaiku.Sesungguhnya aku masih ada di hatimu.Jangan pernah kamu pungkiri lagi." ucap lirih Nelson.


Mata Cleo mulai berembun, ada perasaan marah, kesal dan bersalah. Berkecamuk dalam hatinya


Ia marah karena Nelson tahu betul kelemahannya.Ia kesal pada dirinya yang tidak mampu menolak tetapi justru membiarkan perasaan yang telah ia simpan rapat-rapat kembali muncul.Dan perasaan bersalah pada Bintang yang tanpa sadar ia telah berkhianat padanya.


"Cleo.., percayalah sesungguhnya kita masih saling cinta kamulah cinta aku dan aku adalah cintamu.Jangan pernah kamu pungkiri itu." sambil mencium lembut bibirrr Cleo sekali lagi.


Plakk


Cleo mendorong tubuh Nelson menjauh.Ia pun berusaha lepas dari tawanan tubuh Nelson.

__ADS_1


Cleo membuka pintu mobil secepat mungkin dan berlari keluar.


Nelson yang masih terkejut dengan serangan tiba-tiba yang dilancarkan oleh Cleo.Tidak membiarkan begitu saja Cleo pergi dari sisinya lagi.


"Cleo! Jangan lagi kamu bohongi diri.Aku tahu Cley, kamu masih mencintaiku.Aku tahu itu! Kamu masih membalas ciuman aku itu artinya kamu masih mencintaiku.!" teriak Nelson diiringi deru ombak pantai.


"Kamu salah Nelson salah besar! Aku tidak lagi mencintaimu. Saat ini hanya ada Bintang di hati aku.Bukan kamu!" balas Cleo.


"Tidak....tidak. Kamu masih mencintai ku aku bisa merasakan itu." Nelson menyentuh bibirnya.


"Aku masih bisa merasakannya Cley.Please jangan kamu ingkari lagi." ucap Nelson meyakinkan Cleo akan perasaannya.


"'Istri katamu?? Anak??" Nelson tertawa terkekeh semakin lama semakin menyayat perasaan.


Suara tawa Nelson terbungkus suatu kesedihan dan penyesalan.


Cleo hanya memandang awas dan cemas dengan keadaan Nelson. Bagaimanapun juga Cleo yakin Nelson tidak akan menyakiti dirinya.

__ADS_1


"Asal kamu tahu Cley, saat ini semua yang ada disekitar aku palsu! P A L S U!" kembali Nelson tertawa miris.


"Istri, anak dan bahkan kamu semua palsu!!" teriak Nelson.


"Istriku bukanlah istriku aku tidak pernah mengenalnya bahkan mencintainya. Anak itu...,kamu tahu anak itu hanyalah anak adopsi.Karena papa menginginkan anak dari kami.Sejak awal, perkawinan ini hanya keinginan papa jd anak pun itu keinginan papa.Irma sengaja mengadopsinya agar mereka semua mengira pernikahan kami baik-baik saja.Tetapi kenyataannya pernikahan kami adalah sebuah neraka." jelas Nelson.


"Kenapa kamu seret anak tidak berdosa itu dalam masalah pernikahan kamu?" protes Cleo


"Bukan aku tapi Irma.Tapi aku menyanyangi anak itu.Aku dan dia saling membutuhkan aku merasa terhibur dengan kehadirannya dan dia membutuhkan figur ayah." Nelson tersenyum getir


"Dengan kehadiran dia papa dan mama tidak lagi terus mengusik diriku untuk segera memiliki anak.Bagaimana aku bisa mempunyai anak, bila dari awal pernikahan ini aku tidak pernah menyentuh Irma sekalipun." ucap Nelson.


Nelson berjalan mendekati Cleo. Ia meraih dagu Cleo, mendongakkan dan kembali menatap intens jauh kedalam mata Cleo.


"Cleo hanya kamu seorang yang aku cintai dan hanya dengan kamu saja, aku bisa merasakan cinta itu " lalu kembali Nelson meluumattt bibiirrrr Cleo.


..........................................

__ADS_1


Sambil menunggu up yuk kepoin karya teman aku



__ADS_2