Pamit Ini Untukmu

Pamit Ini Untukmu
Kejutan diantara kebahagiaan


__ADS_3

Setelah Bintang dan Cleo sepakat untuk mengadakan acara resepsi pernikahan mereka di kaki gunung Arjuno yang sejuk dan begitu indah pemandangannya.


Mereka pun kembali melanjutkan perjalanan pulang ke rumah .


"Bagaimana Cley kamu suka?"


"Suka banget Bintang tempatnya bagus sempurna untuk pesta kebun. Aku suka sekali. Terima kasih ya" sambil memeluk lengan Bintang dan menyandarkan kepalanya ke salah satu pundak Bintang.


Bintang melirik sesaat dan tersenyum bahagia melihat calon istrinya cocok dengan tempat pilihannya.


"Cley, aku berjanji aku akan selalu berusaha semampu aku untuk membahagiakan mu seumur hidup aku." batin Bintang sambil terus fokus menyetir mobilnya.


❤️🤍❤️


Di rumah Cleo. Di teras depan rumahnya Kiki dan Gea terlihat mondar mandir dengan sesekali melempar pandangan mereka ke luar pagar.


Baik Gea dan Kiki berharap Cleo segera pulang sehingga ia bisa menyampaikan informasi penting yang mereka punya sesegera mungkin pada Cleo.


Kiki kembali berjalan ke kanan lanjut ke kiri lalu ia pun melihat jam tangan nya yang sudah menunjukan pukul lima sore.


"Lho kok gelisah semua ada apa ini?" tanya nenek Cleo kepo.


"Oh nenek, tidak apa-apa nek.Kok mereka lama ya nek ?" Kiki melihat jam tangannya lalu beralih melihat ke arah pagar rumah .


"Duduk dulu lah kalian. Diminum dulu minumannya. Mereka pasti balik kok. Karena tadi Bintang bilang nanti sore dia harus kembali terbang ke Jogjakarta ada urusan pekerjaan yang harus segera ia selesaikan. Sebelum memasuki minggu-minggu sibuk persiapan semuanya." jelas nenek.


"Oh Bintang malam ini balik ke Jogja nek?" tanya kompak Kiki dan Gea.


'Iya, tadi dia bilang begitu pada nenek " jawab nenek sambil menyodorkan secangkir teh hangat pada Kiik dan Gea


"Diminum dulu teh nya keburu dingin lho." ucap nenek.


"Terima kasih nek" Kiki memjnum teh hangat buatan nenek Cheryl.


"Hmm, teh nya enak nek. Wangi khas." komentar Gea setelah meneguk teh yang disuguhkan pada mereka.

__ADS_1


"Betul. Wanginya khas. Teh pemberian Bintang itu." sahut nenek.


"Oh pantas!" jawab Gea dan Kiki bersamaan.


"Pantas bagaimana?"


"Pantas Gea seperti pernah merasakan teh ini tapi lupa dimana." sahut Gea .


"Ini kan teh yang dipake di cafe Bintang di Jogja." jelas Kiki setelah berusaha mengingat.


"Oh iya kamu betul Ki, ini teh di cafe Bintang."


Nenek hanya mengangguk angguk."Oh "


Tidak lama kemudian terdengar suara mobil berhenti di depan rumah Cleo.


Kiki dan Gea bersamaan menoleh ke arah halaman depan lalu saling melempar pandang satu sama lainnya.


Terlihat Bintang membukakan pintu mobil untuk Cleo, lalu mereka melangkah bersama memasuki halaman rumah.


"Wahh nih calon pengantin nya datang. Sudah ada yang menunggu lho dari tadi." sambut nenek.


"Hai Ki ...Gea pa kabar?" tanya Bintang dengan senyum manisnya.


Kedua sahabat Cleo langsung meleleh melihat senyuman Bintang.


"Aihhh Cley, kamu nemu dimana sih cowok semanis ini." bisik Kiki.


"Manis paras sekaligus attitude." tambah Gea lirih


Cleo hanya tersenyum penuh arti mendengar bisikan-bisik kedua sahabatnya itu.


Bintang yang merasa ada yang ngomongin dirinya memberikan kode bertanya pada Cleo.Dengan mengangkat kedua alisnya.


Cleo hanya tersenyum meringis.

__ADS_1


"Ini lho mereka bertanya kita jadi dimana untuk acara resepsi nanti." Cleo berusaha mengalihkan topik pembicaraan.


"Oh, kita fix sewa tempat di sebuah resort di bawah kaki gunung Arjuno. Pemandangan disana sangat indah selain udaranya yang sejuk ." jelas Bintang.


" Jadi konsep nya pesta kebun nih?" tanya Kiki.


"Yup. Betul." jawab tegas Bintang.


"Wah seru tuh" sahut Gea.


"Nenek masuk dulu ya.. kalian lanjutan ngobrol-ngobrolnya."


"Terima kasih nek buat teh nya." ucap Kiki.


"Kalian darimana nih?" tanya Cleo yang tidak merasa hari ini punya janji bertemu atau pergi bersama bareng kedua sahabatnya itu.


"Hmm--- dari rumah." Kiki baru ingat maksud kedatangan mereka ke rumah Cleo untuk memberitahukan informasi yang cukup mengejutkan.


Merasa ada pembicaraan seputar urusan para wanita , Bintang akhirnya berpamitan.


Cleo mengantarkan Bintang hingga masuk ke dalam mobilnya."Hati-hati di jalan ya. Jaga diri baik-baik." ucap Cleo


"Pasti.Kamu juga jaga diri ya." Bintang mencium kening Cleo lalu meninggalkannya untuk beberapa hari .


Setelah mengantar Bintang, Cleo pun kembali menemui kedua sahabatnya yang sudah menunggunya sejak tadi.


Cleo memandang wajah kedua sahabatnya itu bergantian.Ia merasa ada sesuatu yang disembunyikan dan belum diceritakan pada dirinya.


Tiba-tiba ada suara mobil berderit dan berhenti tepat di depan rumah Cleo. Dengan penasaran Cleo berbalik badan melihat siapa yang berhenti di depan rumahnya.


Lalu turunlah seorang wanita dengan perawakan lusuh seperti habis menangis dan terlihat aura kemarahan kekecewaan dan berbagai macam perasaan di wajahnya.


Betapa terkejutnya Cleo saat mengenali siapa wanita itu.


Wanita itu masuk ke halaman rumah Cleo dengan langkah cepat " Ini semua gara-gara kamu.Puas kamu telah membuat suamiku hilang! Ini semua pasti karena kamu! Kenapa bukan kamu saja yang hilang dari muka bumi ini. Kenapa harus suamiku?" jeritnya sambil menunjuk nunjuk ke arah Cleo.

__ADS_1


Cleo hanya terdiam dan bingung dengan segala tuduhan dan hujatan pada dirinya. Cleo tidak mengerti apa sebenarnya yang terjadi.


🌸🌸🌸


__ADS_2