Pamit Ini Untukmu

Pamit Ini Untukmu
Bertemu Bintang


__ADS_3

"Cley! Jadi benar ini kamu" Bintang menyerahkan buku pesanan pada anak buah lainnya.


Cleo hanya mengangguk serta memperhatikan gerak-gerik yang dilakukan Bintang.


"Lho kok kamu bisa ada disini?" pertanyaan kompak yang mereka pertanyakan.


Kemudian mereka pun terkekeh saat menyadari kekompakan pertanyaan yang mereka luncurkan.


Bintang tersenyum, "Kamu duluan"


"Mulai hari ini aku tinggal di kota ini.Kalau kamu?" tanya Cleo serius.Suatu kebetulan yang menggembirakan di kota asing tanpa satu orangpun yang ia kenal.Cleo bertemu dengan Bintang.


"Tinggal disini? Pekerjaan kamu?" Bintang cukup terkejut mendengar jawaban Cleo.


"Justru karena pekerjaan, aku berada di kota in." jawab lirih Cleo.Sambil mengaduk susu coklat panas favoritnya.


Bintang berusaha memahami apa yang terjadi dengan sahabat barunya itu.


"Lha kamu sendiri kok bisa ada disini?Bukannya kamu tinggal di---"

__ADS_1


"Aku kerja disini kalau disana memang kampung halaman aku. Jadi kalau liburan aku pulang." jelas Bintang.


"Kamu kerja disini? Di Cafe ini? Sejak kapan?" Cleo melihat sekeliling cafe.


"Hmm, sudah cukup lama sih." Bintang pun tersenyum ramah.


"Disini kami tinggal dimana?"tanya Bintang kepo.


"Tempat kos lah.Gak jauh dari kantor" jawab singkat Cleo.


"Kenapa pindah kerja? "selidik Bintang.


Bintang semakin bingung dengan jawaban Cleo.Ia menatap tajam Cleo sambil mengerutkan keningnya.


Cleo pura-pura tidak mengetahui kebingungan dan ketidakpahaman Bintang atas penjelasan ambigu nya.


Cheryl memperhatikan sekitar. Hiruk pikuk di dalam Cafe dan para pelayannya yang terus silih berganti menerima dan mengirim orderan mereka."Benar-benar Cafe keren. Hidup sekali suasananya.Semakin malam semakin rame pengunjung Cafe. Ada yang memang ingin sekedar nongkrong bareng teman-teman, sambil rumpi dan mendengarkan live musik. Ada juga yang memang datang untuk menikmati hidangan cafe yang rata-rata lezat dan terjangkau.


Cafe ini pun bukan hanya penuh dengan anak mudanya, tetapi juga keluarga yang terdiri dari ayah, ibu dan anak-anak mereka. Semua dapat menikmati kenikmatan hidangan dari berbagai menu yang tersedia.Sekaligus suasana yang begitu damai seakan-akan berada di sebuah hutan kota yang begitu asri.

__ADS_1


"Haii Cley...," Bintang menggoyangkan telapak tangannya di depan Cheryl.


"Oh hai."


"Hmm ngelamunin siapa nih? Kangen sama yang disana ya?" goda Bintang.


"Ih yang disana siapa?" Cheryl pura-pura tidak tahu siapa yang dimaksud Bintang.


Bintang tertawa terkekeh melihat kepanikan yang disangkal Cheryl saat ia menyebutkan Kalimant seseorang yang disana.


"Kenapa kamu pindah kerja disini? Menghindari si dia?" sekali lagi Bintang menggoda Cleo.


"Ih apaan sih!" raut wajah Cleo berubah menjadi bete dan membuat suasana hatinya kacau.


Tanpa disadarinya Cleo langsung berdiri dan hendak meninggalkan tempat. Tetapi dengan cekatan Bintang menahan lengan Cleo."Cley tunggu.Aku minta maaf okay.Tidak seharusnya aku berkata seperti tadi. Aku tidak bermaksud serius aku hanya ingin menggoda mu saja tapi ternyata aku salah .Hal tadi bukan sesuatu yang pantas aku jadikan bahan bercandaan.maaf ya." Bintang menyesal telah membuat mood sahabatnya itu menjadi kacau.


Bintang terlihat sangat menyesal. Ia benar-benar tidak ingin karena bercandaannya, hubungan persahabatan mereka jadi bermasalah.Bintang tidak peduli alasan apapun yang membuat Cleo pindah ke kota ini. Bagi dia kepindahan Cleo di kota yang sama dengan dirinya adalah kejutan yang terbaik yang ia terima dalam hidupnya.


.........................

__ADS_1


__ADS_2