
"Permisi pak," ucap Cleo saat memasuki ruangan pimpinan.
"Hem, duduk!"
Jantung Cleo berdebar tak beraturan."Hmm, sepertinya si bos tahu deh masalah aku."
"Tadi pagi kamu datang untuk mengajukan permohonan resign. Katamu hanya satu cara agar kamu tidak resign yaitu mutasi ke kantor cabang manapun asal tidak disini.Benar begitu?"
Cleo masih belum bisa fokus mencerna arah pembicaraan pimpinannya. Hatinya masih kacau gara-gara Nelson tadi.
"Hello Cleo..., kamu dengar saya?"
"Ha? Oh iya iya pak." sahut Cleo asal jawab.
"Memangnya saya tadi bilang apa?" selidik si bos sambil mendekatkan diri ke wajah Cleo.
"Ehm, maaf pak." jawab Cleo sambil menunduk malu.
"Hmm, sepertinya memang kamu harus saya mutasi." sambil menulis sesuatu di secarik kertas.
Cleo hanya menatap tegang menerka-nerka tindakan apa yang akan diambil pimpinannya.
"Ini berikan pada Melati." si bos menyerahkan surat yang telah ia masukan ke dalam amplop.
Cleo pun menerimanya dan kemudian segera meninggalkan ruangan.
Setelah ia selesai menyerahkan surat kepada sekretaris perusahaan, Cleo pun kembali ke ruang kerjanya.
"Cley, pak bos marah?" tanya Kiki kepo.
"Dia curiga gak waktu kamu dan dan Nelson bersitegang tadi." selidik Gea lebih lanjut.
__ADS_1
Cleo hanya mengangkat pundaknya.
Kiki dan Gea semakin penasaran.'"Nah kamu dipanggil ke ruangan nya tadi untuk apa?"
"Aku juga gak tahu." jawab singkat Cleo kemudian melanjutkan pekerjaannya.
"Kok gak tahu?" protes Kiki dan Gea.
"Ehem." suara bos berdeham di belakang mereka.
Kiki dan Gea melotot tegang. Lalu perlahan menjauh dari Cleo dan kembali ke tempat kerja mereka masing-masing.
"Cley, nanti kalau ada yang datang mencari saya. Bilang suruh tunggu sebentar ya saya mau makan siang dulu." pesan pak bos.
"Baik pak."
Kemudian pergilah pimpinan mereka keluar kantor. Dan tentu saja itu hal yang sangat melegakan bagi Kiki dan Gea. Yang tadinya merasa hidupnya sudah diujung tanduk. Karena ketahuan rumpi di jam kantor.
.......................
Cleo tanpa menoleh sedikitpun ke arah Nelson langsung menuju ke mobil Kiki.
"Cley ayoo!!" ajak Gea
Cleo pun bergegas menuju mobil Kiki.Saat ia hendak membuka pintu mobil, tiba-tiba ada seseorang yang menghalanginya.
"Kamu ikut aku!" sambil menahan pintu mobil dan setengah memaksa menarik tangan Cleo.
"Enggak!! Aku gak mau. Lepaskan!" seru Cleo berusaha menarik tangannya.
"Aku sudah coba bicara baik-baik. Tapi kamu terus mengabaikan ku.Ayo ikut!" Nelson terlihat berusaha menahan emosinya.
__ADS_1
"Lepaskan Cleo!" teriak Kiki dan Gea.
"Kamu gak mau kan seluruh pegawai disini mengetahui hubungan kamu dengan Cleo. Ingat Nelson, yang mereka tahu kamu baru menikah.Kamu mau nama baik kamu tercemar, dengan memaksa Cleo ikut denganmu disaat status kamu saat ini suami orang?." gertak Gea sedikit mengancam.
"Kalian jangan sok tahu dan ikut campur urusanku.Aku hanya ingin meluruskan sesuatu dengan Cleo.".
"Tapi Cleo tidak butuh penjelasan mu lagi.Dia sudah tidak mencintai mu lagi." seru Kiki.
Nelson menatap dalam Cleo dengan sorot mata marah dan cemburu.
"Aku tidak percaya sebelum Cleo sendiri yang ngomong langsung di depanku." tantang Nelson dengan sorot mata yang tidak lepas dari Cleo.
"Ada apa ini?" sebuah mobil sedan hitam berhenti tepat di samping Cleo dan Nelson.
Semua mata terkejut menyadari siapa yang menegur mereka.
Spontan Nelson melepaskan genggaman tangannya pada Cleo.
"Tidak ada apa-apa pak. Kami hanya ingin pulang bersama saja." sahut Nelson gugup.
"Lho kamu kan baru menikah. Sudah ijin istri kamu, kalau mau pulang bareng dengan gadis-gadis ini.Jangan-jangan belum apa-apa kamu sudah mau mendua." sindir bos mereka.
Cleo menarik napas panjang."Bukan begitu pak, hanya saja arah tujuan kami searah jadi Nelson menawarkan sebagai penunjuk jalan. Tapi kami menolak karena sudah hapal jalan ke cafe Strawberry" bagaimana pun juga Cleo tidak tega nama baik Nelson tercoreng di hadapan bos mereka.
"Oh begitu. Saya kira Nelson sudah gak tahan mau cari istri kedua." sindir bos mereka kembali.
Nelson tersenyum kecut.
"Baiklah pak. Kami pamit dulu" lalu Cleo pun masuk ke dalam mobil Kiki. Meninggalkan Nelson dan bos mereka yah masih berada di halaman kantor.
........................
__ADS_1