
Jam di dinding sudah menunjukkan pukul satu malam.Tapi entah kenapa rasa kantuk belum juga menyerang. Cleo merogoh tasnya lalu mengambil ponselnya. Sedikit ragu akhirnya Cleo pun menyalakan kembali ponselnya.
Seketika itu juga pemberitahuan beberapa telepon dan pesan masuk pun berlomba-lomba muncul di layar ponsel Cleo.
Cleo sedikit menahan napas setelah mengetahui pemberitahuan pesan dan telepon masuk yang terbanyak berasal dari Nelson.
Perlahan ia meletakkan ponselnya di meja samping tempat tidurnya. Cleo pun bangkit dari tempat tidurnya dan berjalan menuju jendela besar yang berada di ujung kamar yang sedang ia tempati saat ini.
Sudah hampir dua minggu setelah pernikahan Nelson. Cleo memutuskan untuk menjauh dan menenangkan diri. Ia ingin membuang semua rasa yang pernah ada dan meyakinkan diri bahwa masih ada cinta tulus untuknya suatu saat nanti.
Cleo menatap malam yang gelap dan hanya ada bulan dan bintang yang menyinari gelapnya malam ini.
"Gelap... sepi ..... tanpa ada setitik cahaya sedikitpun meski redup yang mampu menyinari hatiku saat ini." gumam Cleo sambil memegang hatinya yang terasa sakit bagaikan diiris sebilah pisau.
Tiba-tiba bunyi ponsel Cleo membuyarkan semua lamunannya.Cleo.
Cleo sengaja tidak segera menjawab telepon yang masuk. Akhir-akhir ini ia enggan berhubungan dengan teman-teman di sekelilingnya.
__ADS_1
Tetapi karena bunyi ponsel berulangkali dan cukup membuat keheningan terusik. Akhirnya Cleo memutuskan untuk menerimanya .
Betapa terkejutnya ia karena nama NELSON lagi-lagi muncul di layar ponselnya.Cleo terdiam ragu hati kecilnya mengatakan untuk tidak menerimanya. Tetapi logika berkata terima saja kalau tidak dering telpon tidak akan berhenti Nelson akan terus mencoba sampai dirinya menerimanya begitulah Nelson selalu gigih dalam mendapatkan sesuatu yang diinginkan.
Tetapi ternyata dalam menghadapi kedua orang tuanya untuk berkata TIDAK akan perjodohan itu Nelson menyerah. Kecewa? Ya Cleo sangat kecewa tapi ia pun sadar restu orang tua bagaimana pun juga sangat besar dan penting peranannya dalam kelanjutan suatu hubungan.
Ingin menyalahkan tapi logika berkata itu benar. Bila tidak ada restu orang tua, mundur adalah jalan satu-satunya yang terbaik.Tetapi hati berkata sebaliknya. Bila memang tulus mencinta harusnya bisa lebih gigih lagi berjuang mempertahankan cinta suci mereka.
Dering telepon masih memenuhi ruangan persegi yang Cleo tempati saat ini.Perlahan akhirnya ia mencoba untuk menerima Telepon dari Nelson dan ingin tahu apa yang akan jadi topik pembicaraan kali ini.
"Yaa.... hallo"
"Haii...." sahut malas Cleo.
"Cleo kamu dimana sekarang? Aku susul ya?" tawar Nelson.
"Gak penting aku dimana. Kak .., mulai sekarang kakak tidak punya kewajiban untuk peduli dengan aku lagi. Lebih baik kakak urus saja istri kakak.Dia adalah tanggung jawab kakak sekarang bukan aku Selamat malam." lalu hubungan tersebut pun diakhiri oleh Cleo.
__ADS_1
Cleo menarik napas dalam. Ada perasaan sedikit lega telah mengatakan semua ganjalan di hatinya.Walau tidak munafik ada rasa sakit terbesit di hatinya saat menyadari status hubungan mereka saat ini sudah berubah.Nelson bukan lagi miliknya. Kini ada yang lebih berhak memiliki Nelson.
Cleo menangis dalam diam. Saat ini ia hanya bisa menangis menahan pedih di dada.Tidak pernah terpikirkan sebelumnya hubungan cintanya dengan Nelson akan berhenti sampai disini dengan paksa dan tiba-tiba.
Masih jelas diingatan Cleo saat pertama ia bertemu dengan Nelson yang terkenal dengan sikap dingin dan angkuhnya. Hampir separuh penghuni cewek di kampusnya dulu tergila-gila dengannya.Dan sangat beruntung dirinya hati Nelson jatuh pada dirinya. Dan hubungan itu pun berlanjut hingga mereka memasuki dunia kerja. Walau di tempat kerja tidak ada yang mengetahui pasti hubungan mereka. Hanya beberapa teman dekat saja yang tahu tentang hubungan sebenarnya antara dia dan Nelson.Demi tidak melanggar peraturan perusahaan.
Selama mereka menjalin hubungan pun, tidak pernah meeka bertengkar serius. Semua berjalan dengan indahnya tetapi sayang kini semua telah berakhir demi memenuhi keinginan dan ego orang tua Nelson.
Dering telepon kembali berbunyi. Cleo melirik ponselnya dan masih satu nama itu yang setia bercokol di layar ponsel Cleo.
Dengan tangan sedikit gemetar Cleo meraih ponselnya dan mematikannya. Lalu Cleo mengganti SIM card nya dengan nomer baru.
Cleo benar-benar berniat pergi dan menjauh dari hubungan yang telah selesai ini.
Kembali ponselnya berbunyi. Cleo sedikit terkejut, Bagaimana mungkin Nelson tahu nomer barunya.Apa mungkin Kiki atau Gea yang membocorkannya."Awas kalian kalau benar yang membocorkan nomer barunya."
Dengan perasaan bercampur aduk ia memberanikan diri melirik layar ponselnya untuk memastikan siapa yang menelepon dirinya.
__ADS_1
Di layar ponsel Cleo muncul sebuah nama yang membuat dirinya sedikit terkejut. Tapi lega. Karena bukan lagi nama NELSON yang muncul tetapi BINTANG.
..............................