Pamit Ini Untukmu

Pamit Ini Untukmu
Surat wasiat.


__ADS_3

"Ya hallo...okay pak terima kasih banyak. Saya tunggu disini." Bintang menutup telepon lalu kembali menghampiri Cleo.


"Cley.... teman-teman aku sebentar lagi akan datang. Mereka akan membantu untuk menyelidiki dan mencari keberadaan Nelson." ucap Bintang.


Cleo menoleh ke arah Bintang yang berdiri di sampingnya.


'Teman-teman kamu?" tanya Cleo mengerutkan keningnya.


"Yup.Merela dulu sering membentuk tim khusus pencarian korban bencana alam, pesawat jatuh, pendaki tersesat dan masih banyak lagi. Mereka sering diminta bergabung tim SAR dalam pencarian korban." jelas Bintang.


"Kemarin aku sudah berikan gambaran tentang dugaan titik asal Nelson terseret ombak. Dan Mereka sudah mempelajari kemungkinan titik titik dugaan terdamparnya tubuh Nelson bila memang benar ia terseret ombak. " sambung Bintang.


"Terima kasih Bintang. Terima kasih buat kepedulian kamu terhadap Nelson." Cleo memeluk tubuh Bintang erat dan menciumnya.


Bintang tersenyum."Nah begini jauh lebih baik daripada kamu terus meratap. Berdoalah agar Nelson segera diketemukan. Apapun keadaannya." Bintang menepuk kedua pundak Cleo.


.........................................


Beberapa jam kemudian Bintang bersama teman-temannya berdiskusi dan bertukar informasi akan situasi dan kondisi pantai serta titik-titik rawan serta segala kemungkinan titik titik korban akan diketemukan.

__ADS_1


Pagi-pagi sekali Tim gabungan bentukan teman- teman Bintang dan penjaga pantai. Mulai menyusuri tempat-tempat yang menjadi dugaan tubuh korban akan terdampar.


........................,....................


Cleo masih betah duduk di tepi pantai walau angin pantai begitu kencang bertiup dan membuat tubuh menggigil kedinginan.


Tiba-tiba ada sebuah tangan menyentuh pundaknya.


Awalnya Cleo mengira tangan Bintang. Tetapi terlalu lembut bila itu ukuran tangan lelaki.


Cleo akhirnya menoleh ke belakang.Betapa terkejutnya Cleo saat mengetahui bahwa Irma telah berdiri di belakangnya.


Cleo telah mempersiapkan diri bila Irma kembali mencaci maki dirinya.


Tetapi bukan Omelan bernada tinggi yang Cleo dengar. Irma menyodorkan secarik kertas padanya, sambil menyeka airmatanya.


Cleo menatap Irma intens. "Untukku?" tanya Cleo ragu.


Irma mengangguk.

__ADS_1


Dengan tangan bergetar Cleo menerima kertas yang disodorkan padanya oleh Irma.


Setelah memberikan secarik kertas tersebut. Irma berjalan ke tepi pantai dengan tangan terlipat di dada.


Cleo memandang Irma dengan berbagai pikiran di kepalanya. Hingga Irma berhenti di tepi pantai.Rambut pendeknya bergerak tertiup angin.


Perlahan Cleo membuka dan membaca secarik kertas yang terlipat yang diberikan oleh Irma padanya.


Dalam kertas tersebut, tertulis bahwa surat ini ditujukan kepada Irma dan Cleo.


Dalam surat yang berisikan permintaan maaf Nelson pada Irma dan Cleo itu Nelson menyadari bahwa semua keruwetan yang terjadi berawal karena dirinya yang tidak tegas pada saat papanya meminta dirinya sebagai pengganti tunangan Irma.Seandainya saja pada saat itu ia langsung menolaknya dan tidak terpengaruh bujuk rayu papanya. Semua kesedihan dan kekecewaan ini, tidak akan pernah terjadi.


Mungkin Irma akan bertemu jodoh sejatinya.Dan tidak terjebak dalam ikatan pernikahan palsu dan menyedihkan.


Dan Cleo pun tidak alan pernah merasakan rasa sakitnya ketika pacar kita diambil dan ditikung orang lain.


Cleo akan tetap Berbahagia dalam pelukan cintanya.Tidak ada lagi airmata dan kesedihan.


Dalam surat itu selain permintaan maaf pada Cleo dan Irma. Nelson juga meminta Cleo dan Irma saling memaafkan.Sehingga tidak ada lagi yang merasa paling benar dan paling tersakiti.

__ADS_1


..................................


__ADS_2