Paviliun Bunga Suci

Paviliun Bunga Suci
Episode kusus: Pertemuan dengan Li Hao bagian 3


__ADS_3

Episode kusus: Pertemuan dengan Li Hao.


Kali ini Zhang Quan sangat marah. Rajah dan tato pada tubuhnya tiba tiba menyala, menunjukan aura kuat yang memancar dari tubuhnya.


Luka pada tubuh Zhang Quan tiba tiba langsung sembuh seketika, mata nya berubah menjadi kuning keemasan.


Sosok pria kecil ini seperti kerasuka, ia mulai menyerang pria misterius itu dengan membabi buta.


Di balik masker nya, pria misterius ini tertawa menyeringai seperti penjahat jalan. Ia menyambut setiap serangan Zhang Quan dengan menghindar, tidak cukup sulit bagi seorang pendekar tingkat dewa menghindari serangan membabi buta Zhang Quan.


Zhang Quan dengan eksepresi kesalnya, menunjukan Kekuatan yang lebih dari pada sebelumnya. Tato dan rajah pada tubuhnya, semakin menyala terang.


Kombinasi pukulan dan tendangan dilakukan Zhang Quan dengan acak. Serangannya memang tidak bertenaga dalam, tapi kecepatan serang yang begitu cepat membuat serangannya terlihat mengerikan.


Di balik masker nya. Ia mulai kehilangan senyuman nya, serangan cepat Zhang Quan memaksanya untuk tetap bertarung di posisi bertahan.


Duarrrrrr


Pria ini terpenlat cukup jauh dan menabrak dinding di sekitarnya. Semula ia hanya ingin mengukur seberapa jauh tingkatan kekuatan lawannya. Serangan begitu cepat Zhang Quan, membuat pria ini tidak memiliki kesempatan untuk menyerang.


Tangan yang meyilang di dada menahan serangan telak Zhang Quan. Pria ini tidak mengalami luka yang serius dalam serangan kali ini, hanya sahaja ia harus mengunakan kekuatan penuhnya untuk dapat keluar dari pertarungan ini hidup-hidup.


" Semakin menarik, mungkin bocah ini adalah bocah yang di cari pimpinan....... "


Belum sempat ia menyelesaikan perkataan nya, sebuah pukulan cepat melesat kearahnya. Pria ini menghindari dengan cepat, pukulan Zhang Quan meleset mengenai dinding dan merobohkanya.


Duarrrrrr


" Pukulan nya setara dengan pendekar tingkat lanjut puncak. Seperti nya aku harus memaksimalkan kekuatan ku kali ini, bila tidak.... " batinya.


Merasa kesal dengan pukulan yang tidak tepat, Zhang Quan menerjang pria ini lagi, ia seperti siluman dalam mode berseknya.


Pria ini langsung sahaja mengeluarkan kekuatan maksimal nya, aura Qi dengan cepat menyelimuti seluruh tubuhnya. Ia bersiap menyabut serangan Zhang Quan dengan posisi bertarung nya.


Adu pukulan tampak imbang kali ini, setiap pukulan Zhang Quan dapat di hindari dengan mudah oleh pria ini. Meskipun belum mendaratkan sebuah serangan, pria ini terlihat lebih unggul di posisi nya.

__ADS_1


Setelah beberapa saat kemudian, Zhang Quan terlihat kesulitan untuk mengimbangi serangan pria ini. Berbagai pukul berhasil mendarat pada tubuhnya.


Ia yang kehilangan kesadaran nya, tidak merasakan sakit apa pun dengan berbagai luka pukul yang beberapa kali menghantam wajahnya.


Duarrrrrr


Pukulan telak menghantam perutnya, ia terhempas cukup jauh kali ini. Pukulan berat dengan tenaga dalam tinggi, melemparkan tubuh Zhang Quan ratusan meter dari tempat nya, bila sahaja ia pendekar biasa, bisa di pastikan tubuhnya telah hancur, walaupun ia berada di tingkat lanjut.


Masih menguji kekuatan lawannya, pria ini dengan cepat melesat menuju Zhang Quan. Bocah kecil ini terhempas sampai di tengah keramaian pasar kota Yong.


Zhang Quan berusaha kembali pada posisinya, ia benar-benar sudah mati rasa. Pukulan kuat pria itu, sama sekali tidak membuatnya meyeringai kesakitan.


Tambah marah dan kesal sahaja Zhang Quan. Melihat musuhnya menghampirnya, semakin menapakan wajah benci padanya.


Zhang Quan berlari menuju pria tersebut, serangan demi serangan ia lakukan. Lebih cepat lagi dari sebelumnya dan lebih kuat lagi ia kerahkan.


Adu pukulan dan tendangan kali ini berakhir imbang, semua jurus yang pria iti keluar kan dapat dengan mudahnya ia tangkis. Di sisi lain juga sama, Zhang Quan yang mendaratkan berbagai serangannya, dapat ia tahan dengan berbagai jurusan nya.


Semua orang di pusat kota di gegerkan oleh pertarungan kedua orang ini. Rombongan keluarga Zhang beserta seluruh orang sekte besar di tempat itu, menyaksikan pertarungan mereka.


Mereka memandang takjub pertarungan ini, tidak sedikit yang bergidik ngeri saat melihat nya. Mereka yang tahu berada sampai mana tingkatan pendekar yang di lihat, memilih pergi dari tempatnya. Mereka takut akan ada serangan nyasar yang mengenainya.


Duarrrrrr


Sekte aliran besar yang berniat mengancam rombongan keluarga Zhang, kembali mengurungkan niatnya. Merka tidak habis pikir masih akan ada pendekar tingkatan dewa yang tersisa di benua dataran tengah. Mengingat kejadian tiga puluh tahun yang lalu yang masih di kenang.


" Ayo sebaiknya kita pergi dari sini. Jangan cari masalah dengan pendekar tingkat dewa. Urusan pedagang Zhang kita lupakan sahaja. "


Rombongan keluarga Zhang yang melihat puluhan ribu pasukan pergi dari tempat, terseyum lega. Terutama pimpinan Wu. Ia yang merasa paling lega di sini.


Sama seperti sekte besar yang pergi, rombongan ini ikut pergi pula dari tempat nya. Mereka tahu eksistensi pendekar tingkatan dewa, memilih hal yang sama dengan kebanyakan orang.


Ribuan orang di pusat kota Yong pergi dari tempat pertarungan Zhang Quan dan pria misterius ini terjadi. Menyisakan kedua orang ini di pusat kota.


Pria ini kembali di posisi. Ia telah bersiap menyambut serangan brutal Zhang Quan. Kombinasi serangan pria kecil ini lakukan dengan membabi buta, memberikan kesan yang begitu dalam pada pria ini.

__ADS_1


Serangan acak tanpa jurus dengan mudahnya mengimbangi setiap serangan pria misterius ini. Memang ia tidak kewalahan di pertarungan kali ini, tapi untuk mendaratkan satu serangan sangat sulit bagi kedua belah pihak.


Pukulan demi pulukan saling beradau. Zhang Quan dan pria ini bertarung cukup lama. Setamina pria ini mulai berkurang. Cahaya Qi yang memancar di sekujur tubuhnya perlahan memudar.


Berbeda dengan pria ini, Zhang Quan masih terlihat sehat bugar tanpa terlihat kelelahan sedikit pun.


Merasa terpojok dengan posisi nya, pria ini mengeluarkan sebuah jurus rahasianya. Ia mengeluarkan sebuah gulungan, dari gulungan ini tersimpan energi yang sangat kuat.


Duarrrrrr


Sebuah kilaatan besar, menyambar Zhang Quan. Kilaatan tersebut memiliki kekuatan kusus untuk menyegel siluman kuat.


Rantai besi berwarna putih keluar dari dalam tanah dan mengikat tubuh Zhang Quan. Ikatan tersebut mengekang Zhang Quan dengan sangat kuat.


Perlahan ikatan Zhang Quan semakin mencengkramnya. Semakin keras dan kuat jeratanya. Pria kecil ini meraung keras kesakitan.


Aaarrrghhhh


Dalam beberapa menit kemudian, Zhang Quan kehilangan kesadaran nya. Rantai yang mengikat nya memaksanya untuk kembali pada jiwa manusia biasa nya.


Setelah kehilangan kesadaran, ia di bawa pergi oleh pria ini. Kebuktian atas ciri yang ia cari benar-benar apa pada Zhang Quan. Ia melihat kalung yang di katakan pemimpin nya.


Sesuai dengan perintah pimpinan nya. Pria misterius yang bernama Li Hao ini, berjanji akan mengabdikan hidup dan matinya untuk Zhang Quan.


Mulai hari ini, Li Hao. Menjadi pengikut setia, pengawal serta hamba yang akan memenuhi segala perintah tuannya.


Berberapa jam kemudian, ia bangun dari pingsannya. Ia mendapati Pria yang bertarung dengan nya bersujud kepadanya. Dengan ekspresi terkejut Zhang Quan berusaha mencerna situasi di depannya.


Beberapa waktu kemudian, setelah mendengar penjelasan, akhirnya ia paham akan maksud Li Hao. Melalui penjelasan Li Hao ia bertekad. Untuk mewujudkan impian, meyatukan wilayah benua dataran tengah..


Halllooo


Para readers.


Jangan lupa yahh.

__ADS_1


Klik tombol like yaaa.


Kalo bisa kasih aku kritik dan saran nya di kolom komentar.


__ADS_2