
Manusia hantu vs pria sepuh misterius bagian 2.
Manusia hantu sangat marah kali ini, akhirnya ia mengeluarkan kekuatan terbaiknya. Aura qi yang bocor dari tubuhnya menciptakan jiwa tenaga dalam berbentuk kalajengking.
Melihat musuhnya geram dan marah, pria sepuh ini menyeringai dengan senang.
" Ternyata murid dari pak tua es. "
Kedua pendekar ini melesat saling menerjang. Berbagai pukulan dan tendangan saling beradu, puluhan jurus telah bertukar, tapi belum ada pihak yang menonjol maupun terpojok.
Pertarungan pendekar tingkat tinggi di saksikan semua orang kali ini, semua sisi berdecak kagum menyaksikan pertempuran ini.
Adu pukulan dan tendangan begitu cepat terjadi bukana hanya di atas tanah, kedua pendekar ini kadang melakukan di atas langit, dan menampakkan cahaya terang merah serta kuning emas saling beradu.
Waktu berlalu cukup lama, tapi belum menampakkan salah satu dari mereka yang keluar sebagi pemenang. Adu serangan sudah hampir ratusan kali mereka lakukan.
Dari kejauhan memang terlihat imbang, setiap pukulan yang beradu dapat di tepis oleh kedua belah pihak, namun itu kenyataan berbeda dari penglihat semua orang.
Nafas Manusia hantu mulai tidak teratur, setiap jurus nya hanya mampu mengelak tanpa memberikan efek serang yang berarti. Lain lagi dengan pria sepuh ini, setiap serangannya semakin cepat dan berat. Tidak memberikan kesempatan sedikit pun bagi lawannya untuk menyerang.
" Sialllan, pak tua ini sebenarnya siapa sih " umpatnya dalam hatinya.
Berberapa saat kemudian. Setiap jurus yang di berikan pria sepuh ini, semakin meyudutkan Manusia hantu. Tidak mampu mengelak lagi, beberapa kali ia kabur untuk mengatur nafasnya.
Kecepatan yang jauh lebih cepat membuat pria sepuh ini tidak kesulitan untuk meraihnya, sebuah pukul tenaga dalam menghantam tepat di punggung nya.
Tubuh Manusia hantu terhempas jatuh ke tanah, seakan tidak terima akan serangan yang mengenainya. Pria dewasa ini melemparkan pisau beracun dari balik jubahnya, yang menghujam langsung ke tubuh pria sepuh ini.
Triiiing
Triiiinggg
Triiiiingg
Duaarrrrr
Pisau beracun ternyata tidak cukup kuat untuk melukai tubuh pria sepuh ini, bunyi nyaring terdengar saat pisau bertenaga dalam tinggi menghantam tubuhnya.
Lain lagi ceritanya dengan Manusia hantu, pukulan yang di keluarkan pria sepuh ini, memberikan efek yang cukup serius kepadanya. Tubuh yang menghantam tanah, menciptakan sebuha kawah yang cukup besar.
__ADS_1
Seperti tidak ingin memberikan kesempatan berdiri, pria sepuh ini menyerang habis habisan. Dengan berbagi pukulan bertenaga dalam tinggi yang menghantam tubuh Manusia hantu.
Semua wajah rombongan kelompok dari utara terperangah, melihat sosok manusia hantu yang sudah tidak lagi memberikan sebuah serangan.
Sosok yang terkenal di benua dataran utara dan di sebut sebagai salah satu dari sepuluh jagoan terkuat, ternyata tidak mampu memberikan serang yang berarti kepada sosok pria sepuh ini.
Pria yang terkenal bengis, sadis dan kejam ini sekarang tidak ubahnya samsak yang tidak sedikit pun memberikan perlawanan. Sekarang semua pasang mata dapat menebak siapa pemenang dalam pertarungan kali ini.
Melihat Manusia hantu yang sudah kehilangan kesadaran, membuat sepasukan dari utara turun dari bangku penonton. Mereka bersama-sama menyerang pria sepuh itu.
Di sisi yang lain, Li Hao dan pasukan elit melihat pergerakan rombongan kelompok dari utara yang turun tangan ikut campur. Memancing emosi mereka untuk bertempur
Dan sekarang pertarungan kelompok terjadi.
Di tempat Zhang Quan.
Bukit, sungai dan beberapa lembah telah guru Zhang Quan lewati, ia masih sahaja terus berlari. Entah sampai mana dia sekarang pun tidak tahu, yang pasti mereka memasuki hutan siluman yang semakin dalam.
Sudah hampir tiga jam baginya terus berlari, ini adalah kali pertama nya dalam tiga ratus tahun hidupnya, harus berlari dari sebuh pertarungan.
Lebih memalukannya lagi, ia adalah seorang guru dan guru takut dengan muridnya, sudah jelas ia akan malu bila harus bercerita mengenai muridnya bila bertemu sesama pengajar.
" Aku yakin di sini pasti ada siluman tingkat raja atau setidaknya tingkat kaisar " gumamnya sambil menyisir setiap tempat yang ia lalui.
Pria ini berniat mengadu domba murid nya dengan siluman kuat di sekitar nya. Bila ia sudah terlepas dari pelarian ini, pria paruh baya ini bisa menggunakan jurus nya untuk menghilangkan hawa keberadaanya.
Semakin jauh dan dalam mereka memasuki hutan siluman. Mata pria paruh baya ini semakin melebar, sosok monster siluman di depannya membuat pria ini menyeringai layaknya penjahat jalanan.
"Hehehehhehhheeee. "
" Kita lihat apa kau bisa mengalahkan kawanan siluman itu. "
Di tempat Zhang Mei.
Zhang Mei menambah pasukan pengawal rombongan, kini mereka berjumlah empat ribuan pasukan dan rata-rata mereka semua berada di tingkatan lanjut.
Tujuan merka adalah kota Tersembunyi di bagian selatan, masih satu tempat dengan kota Dong tempat Peperangan terbesar terjadi di benua dataran ini.
Kira kira butuh waktu satu minggu perjalanan bagi mereka untuk sampai di tempat tujuan. Di perjalanan kali ini sudah berjalan dua hari, seluruh pasukan tampak lesu seperti biasa.
__ADS_1
Semua orang di keluarga Zhang tahu, bila harapan tuan putri mereka tidak terwujud, maka seluruh orang di sekitar nya akan merasakan imbasnya.
Ayah dan anak ini di pisahkan di gerbong yang berbeda, Zhang Mei meyakini jika kedua pasangan ayah dan anak ini bersatu, maka segala tipu muslihat bisa terjadi di perjalanan kali ini.
Zhang ping yang duduk berdampingan dengan Zhang Mei, ia bermuka suram, pandangan nya tenggelam ke bawah. Pikirannya seakan sudah kehabisan akal untuk mencari solusi.
" Mei' er apa kau tidak merasakan getaran ini. Pasti sedang terjadi pertempuran besar tidak jauh dari sini " ucap Zhang Ping yang merasakan goncangan besar seperti gempa bumi.
Di tempat Lin Yu.
Kepergian pasukan dari utara, membuat rupa pria berwajah tegas ini menjadi rumit. Dukungan baik sumber daya dan berbagai pasukan yang di berikan kepadanya, menjadi perasaannya serba salah.
" Akan menjadi seperti apa ke depannya " ucap Lin Yu menghela nafas berat.
Di tempat Shao Jian.
" Hahahhahahha. Liang Fung, tunggu sahaja pembalasan ku " ucap sombong Shao Jian dengan kemampuan barunya.
Di tempat Guo Jun
" Bagaimana mungkin ini terjadi. Bagaimana bisa seluruh benua mengincar kekuasaan benua dataran ini. "
Wajah syok terlihat jelas pada wanita ini, setelah mendapatkan laporan dari anak buah nya. Raut wajahnya menjadi semakin rumit dengan berbagi pikiran yang memenuhi isi kepalanya.
" Guo Ann, kemarilah. Datanglah ke sekte Serigala putih. Kita akan mengadakal pembicaraan ini dengan mereka. "
" Siappp ketua. "
" Sebenarnya ada apa dengan benua ini, mengapa begitu banyak kalangan yang berniat menguasai nya " ucap Guo Jun mendesah..
Halllooo
Para readers.
Jangan lupa yahh.
Klik tombol like yaaa.
Kalo bisa kasih aku kritik dan saran nya di kolom komenta
__ADS_1