
...Reuni bagian 2....
" Kakak, bagaimana bisa kakak berada di sini. " Pandangannya semakin melebar saat melihat sosok pria misterius yang datang dengan ribuan pasukannya.
Terkejut dengan sosok pria sepuh beserta pasukannya, pria ini masih tetap bersembuyi untuk memastikan kebenaran yang di saksikan nya.
Dengan jurus penghilang ruhnya, ia tetap mengikuti murid nya tepat di belakang. Sebagai guru ia merasa memiliki tanggung jawab kepada murid nya.
Walaupun sebenarnya ia memiliki pilihan untuk meninggalkan nya, tapi pria ini tetap memegang prinsip nya untuk menyelesaikan kewajiban nya sebagai seorang guru.
****
Zhang Quan melesat dengan cepat nya menuju ke arah rombongan pria sepuh dan Li Hao, tidak butuh waktu yang lama bagi ke dua tokoh ini bertemu.
Mata pria sepuh ini semakin terbelakak, melihat sosok cucu nya yang telah di kendalikan penuh oleh jiwa siluman yang tersegel dalam tubuhnya.
Tidak jauh di samping pria sepuh ini, Li Hao bergidik ngeri. Ia masih mengingat saat pertama kali mereka bertemu, dengan segel yang sedikit sahaja terbuka, sudah membuatnya terpojok. Apalagi sekarang yang sudah terbuka penuh.
Sepasukan elite masih menunggu pria sepuh ini memberikan komando. Mereka memang merasakan aura kuat dari tubuh tuan mudanya. Mereka yakin kekuatan bocah kecil di hadapannya akan sulit untuk di tangani.
" Biarkan aku yang menghadapi nya." Pria sepuh ini memberikan komando.
Aura jiwa tenaga dalam yang berbentuk singa memberikan sebuah pukulan kepada Zhang Quan, bocah kecil ini merasakan ada sebuah serangan langsung sahaja melakukan manufer untuk menghindar.
Duarrrrr
Kawah besar tercipta lagi, Zhang Quan semakin kesal dengan lawanya. Ia menerjang musuhnya dengan kecepatan penuh, sebuah pukulan acak dan tendangan asal ia lakukan. Benar-benar serangan yang tidak teratur.
Pria sepuh ini menyeringai senang, serangan acak dari Zhang Quan dengan mudahnya ia tepis. Sedikit berat dan kuat, bila sahaja Zhang Quan bisa menggunakan tenaga dalamnya, setiap serangannya akan menyusahkan pria sepuh ini.
Serangan tanpa jurus Zhang Quan keluar kan, membuat banyak celah bagi pria sepuh ini, pukulan dan tendangan yang Zhang Quan lakukan memberikan banyak kesempatan bagi pria sepuh ini untuk menyerang.
Duarrrrr
Pukulan telapak tangan menghantam tubuh Zhang Quan dan menghempaskan nya jauh, menabrak pepohonan. Zhang Quan menyeringai kesakitan, wajah marah dan benci lagi ia tunjukan. Kembali lagi melesat Zhang Quan akan memberi serangan.
Celah lebar lagi pria sepuh ini lihat, dengan mudahnya ia menghantam telak tubuh Zhang Quan dan membuatnya ter sungkur di tanah.
__ADS_1
Zhang Quan meringkuk kesakitan, pukulan yang dia terima benar-benar tepat pada titik vital nya. Pandangannya memudar, masa lalu lagi terkenang. Mata merah nya berkaca-kaca.
Waaaaaaaaarrrrrrrrrrrgggggghhh
Zhang Quan berteriak keras, suara nya terdengar sangat jelas dalam sepinya hutan siluman. Semua orang mengerutkan dahinya, teriakan yang Zhang Quan lakukan menarik benang emas qi dari alam. Qi dari alam dengan cepat nya menyembuhkan luka.
Tidak ingin memberikan kesempatan, pria sepuh ini langsung sahaja menerjang cucu nya dengan sebuah pukulan tenaga dalam. Zhang Quan menyilangkan kedua tangannya, menahan serangan.
Semakin kuat Zhang Quan, ia sanggup menahan serangan pria sepuh ini. Berbeda dari sebelumnya yang terhempas jauh, sekarang ia hanya mundur beberapa langkah.
Qi dari alam terus berdatangan ke tubuh Zhang Quan, sekarang ia membalas serangan lawanya. Dengan kekuatan penuhnya ia keluarkan, bocah kecil ini kembali melakukan serangan membabi-butanya. .
Pria sepuh ini melihat lagi banyak celah, berbeda dengan guru Zhang Quan yang akan kelabakan bila menerima serangan seperti ini. Pria sepuh ini dengan mudahnya melihat peluang untuk menyerang. Tidak heran, mengingat pria sepuh ini dulu nya adalah jagoan terkuat di benua dataran utara.
" Sungguh hebat jagoan terkuat dari utara, tidak heran seluruh orang takut berhadapan dengan nya " batin guru Zhang Quan yang tengah bersembuyi. Ia menyaksikan sendiri kehebatan sosok legendaris dari tempat nya berasal.
" Tunggu dulu, lalu apa hubunganya pria sepuh ini dengan Zhang Quan. " Guru Zhang Quan memengerutkan dahinya.
Lebih kuat dari sebelumnya, pukulan yang pria sepuh ini berikan tidak sanggup membuat Zhang Quan terpendal.
Tidak memberikan jeda sedikit untuk bernafas, pria sepuh ini menyerang kembali dengan cepat. 'Pukulan seribu tangan besi' .
Qi dari alam berkumpul lagi memenuhi tubuh Zhang Quan, tapi sayang sebelum qi tersebut menyembuhkan bocah kecil ini. Rentetan jurus pria sepuh ini lakukan.
Duaaarrr
Pukulan terakhir itu, menghilang kesadaran Zhang Quan. Matannya perlahan mulai berubah, warna merah menjadi keemasan dan dalam sekejap berubah menjadi normal sedia kala.
" Bila sahaja dia sudah bisa menggunakan kekuatan tenaga dalamnya, akan sulit bagi ku untuk keluar sebagai pemenang." Batin pria sepuh ini.
" Senior mau kau bawa kemana murid ku." Dari balik pohon terdengar orang bersuara.
...Di tempat Kang Jianguo....
Pria dewasa ini masih memikirkan perkataan pria sepuh itu, akalnya masih menyelami berbagai informasi dalam kepala nya. Dalam terbang nya pria dewa ini masih terus bertanya-tanya.
Sosok pria sepuh yang mengatakan pak tua es, memang masih bisa di kenalinya. Mengingat sosok pak tua es adalah pendekar terkuat di benua dataran utara, sosok ini juga telah banyak menciptakan bakat-bakat kuat luar biasa. Sebut sahaja Manusia hantu, dia adalah satu dari sepuluh jagoan terkuat yang mendapatkan bimbingan langsung dari nya.
__ADS_1
Pikiran penuh tanya Kang Jianguo membuatnya lupa akan kemarahanya kepada Lin Yu beberapa waktu yang lalu. Ia memilih bergegas kembali ke utara untuk melapor kepada atasnnya.
Pasukan yang tinggal puluhan orang ini melesat pergi menuju benua dataran utara.
...Di sekte Serigala putih...
" Apa kau punya bukti. " Suara berat Li Fengyin memecah keheningan saat seluruh orang sedang fokus mendengarkan penjelasan Guo Ann.
" Tentu ada........... "
Semua orang dalam ruangan menaikan alisnya, terkejut. Kecuali rombongan Guo Ann.
Guo Aan menjelaskan bahwasanya seluruh sekte di benua dataran tengah sekarang banyak mendapatkan dukungan dari benua luar. Ia menjabarkan sekarang ini ada empat kelompok besar di benua dataran tengah yang ingin menguasai seluruh wilayah.
Ia menerangkan Lin Yu yang mendapatkan dukungan dari benua dataran utara, sekte Bangau Hijau dan Elang Merah yang telah bersatu mendapatkan dukungan dari benua dataran selatan.
Sekte Rubah Sembilan dan sekte Macan Tutul yang telah beraliansi mendapatkan dukungan dari kerajaan timur. Serta sekte Bunga Melati dan sekte Rusa belang mendapatkan dukungan dari kerajaan selatan.
Guo Ann juga meberikan bukti dari penjelasan nya. Semua orang tampak tercengang dengan bukti penjelasan Guo Ann.
Yang tampak biasa sahaja hanya Li Fengyin ketua sekte Serigala putih, ia tahu Guo Jun adalah wanita yang licik, bisa jadi penjelasan dan bukti yang di bawa utusannya adalah tipuan belaka.
Ia juga mengira ada kemungkinan Guo Jun lah salah satu dari empat kelompok besar itu.
" Emm baiklah. Sekarang tinggal kalian keluarga pedagang Zhang. Ada tujuan apa kalian kemari " ucap acuh Li Fengyin yang tidak menanggapi perkataan Guo ann sebagi utusan dari Guo Jun.
...Di tempat Liang Fung....
" Segera kirimin utusan untuk meminta bantuan dari kerajaan timur, bila mereka tidak memberikan bantuan. Samapaikan pesan ini kepada mereka " ucap Liang Fung yang masih dalam perasaan marah nya.
Halllooo
Para readers.
Jangan lupa yahh.
Klik tombol like yaaa.
__ADS_1
Kalo bisa kasih aku kritik dan saran nya di kolom komenta