Paviliun Bunga Suci

Paviliun Bunga Suci
42. Membuka kebenaran.


__ADS_3

...Bagian 42. Membuka kebenaran....


Pria sepuh dan pasukannya serta guru Zhang Quan, melesat terbang menuju kota Tersembunyi.


Sebuah kota yang terdapat di bawah tanah, memiliki puluhan ribu penduduk, profesi penduduk di sana adalah pembunuh bayaran, penjual informasi dan pencuri.


Tidak butuh waktu yang lama bagi rombongan ini bergerak terbang menuju selatan, dengan kecepatan yang tinggi mereka keluarkan. Tidak sampai satu hari mereka tiba di tempat tujuan.


Pria sepuh ini bersama rombongan mengerutkan dahinya, mereka menyaksikan ribuan pasukan berdiri di luar pintu rahasia mereka. Semakin dekat mereka dengan pasukan ini, sebagian pandangan tidak lagi terkejut. Mereka yang tahu pasukan ini adalah pasukan dari keluarga Zhang, tentu tidak akan lagi bertanya-tanya lagi untuk apa mereka ke sini.


" Yang mulia, apa kita biarkan sahaja mereka saling bertemu. "


" Tunggu sebentar Li Hao, untuk sekarang belum tepat waktu nya. Biarkan dulu mereka. "


Pria sepuh ini memilih tidak berurusan terlebih dahulu dengan keluarga Zhang, beda lagi guru Zhang Quan masih butuh waktu untuk mencerna situasi di depan nya. Ia termasuk salah satu orang yang bertanya-tanya akan maksud kedatangan sepasukan ini.


Lantaran ada sepasukan keluarga Zhang di pintu depan, rombongan ini beralih dan masuk lewat pintu belakang. Semua pasukan kembali ke posnya masing-masing, sedangkan Li Hao masih menemani pria sepuh ini bersama gurunya Zhang Quan.


Zhang Quan yang berada dalam kondisi terluka langsung di bawa ke tempat medis untuk mendapatkan pengobatan.


Rasa penasaran pria yang bernama Chang Delun tidak bisa di sembunyikan lagi, seakan tiada ingin membiarkan pria ini berihat. Guru Zhang Quan langsung sahaja menanyakan kebenaran yang terjadi di benua ini.


" Senior Kang, bisakah kita tidak menunda obrolan ini. " Suara guru Zhang Quan menghentikan langkah pria sepuh ini.


" Hmmm. Baiklah " jawab nya dengan eksepresi datar.


Mereka melangkah menuju sebuah ruangan, tempat itu tidak lebar dan tidak juga sempit, hanya cukup untuk lima orang dewasa berkumpul, itu pun akan terasa sesak.


Mereka masuk ke dalam ruangan pribadi kakek Zhang Quan dan Li Hao menunggu di luar pintu.


" Pertanyaan pertama, mengapa aku bisa ada di sini dan menghilang dari benua utara, tidak lain adalah karena aku sudah bosan berkelahi dengan pak tua es. Aku memilih berkelana keluar benua dan menemukan wanita yang aku cinta di benua dataran ini. "


Pria sepuh ini menjelaskan pertanyaan yang di lontarkan Guru Zhang Quan beberapa waktu yang lalu.


Pria sepuh ini memang dari dulu selalu terlibat perkelahian dengan sosok pak tua es, mereka saling beradu untuk menentukan siapa yang paling kuat. Hasilnya pun kadang imbang dan kadang ada yang menang, tapi secara keseluruhan pria sepuh ini memimpin sekor dari jumlah kemenangan yang ia terima.


" Untuk pertanyaan ke dua nya, bagaimana kami menyegel dewa siluman naga pada tubuh Zhang Quan. Bagian inj Ada kaitannya dengan kaka kandung mu.


Sejak jaman dahulu. Sekte Paviliun Bunga Suci adalah sekte pelindung dan penjaga segel dewa siluman. Namun beberapa ratus tahun yang lalu dewa siluman naga mengamuk dan terlepas dari segel, membuat sekte yang dulu nya besar kini menjadi sekte kecil.

__ADS_1


Sekte ini akhirnya bisa menyegel dewa siluman naga, dan memisahkan ruh nya. Mereka menyimpan ruhnya dalam sebuah segel rahasia.


Segel yang kami tanam pada ruh siluman naga hancur dan akan kembali pada raganya.


Entah sebuah kebetulan atau takdir. Di seluruh sekte lahir banyak pendekar dengan tubuh kusus. Tubuh Yin, sebuah tubuh pada seorang wanita yang bisa memberikan banyak manfaat bagi banyak pendekar.


Demi menyelamatkan benua ini dari kehanacuran, kami menculik semua pendekar dengan tubuh kusus dan mengambil esesi darah yin mereka.


Kami sudah menduga dari awal, benda mati tidak akan cukup kuat untuk menyegel ruh dewa siluman naga.


Dengan esensi darah yin, kami memiliki sebuah ide dan menyegel ruh siluman dewa naga pada cucuku.


Kami memang berhasil menyegel ruh siluman naga, tapi harga yang harus kami bayar tidak sedikit. Seluruh sekte dari kedua aliran, bersatu untuk membumi hanguskan sekte kami.


Dan saudara mu adalah salah satu tokoh penting yang membantu menyegel ruh siluman naga pada bocah Zhang. "


Cerita pria sepuh ini mengingatkanya kembali akan masa lalu yang tidak ingin ia kenang, waktu itu ia sedang meyepi untuk kenaikan tingkat dan tidak bisa membatu peperangan besar yang terjadi. Sahabat dan anaknya mati mengenaskan dalam peperangan hebat waktu itu.


Mata pria sepuh ini berkaca-kaca dan mengakhiri ceritanya dengan menghela nafas berat.


Di sisi Chang Delun berbeda, ia merasa sangat terkejut, esensi darah yin, jenius pencipta kitab silat tanpa tanding dan siluman dewa naga. Semua hal ini masih terasa berat ia terima.


" Semua yang anda katakan sangat luar biasa, aku sudah senang saat tahu keberadaan kaka ku dan untuk kedepannya mungkin anda lebih pantas untuk menjadi guru dari bocah Zhang."


" Ooooo, jangan dulu. Jangan. Aku memang lebih hebat dari mu dari segi lingkaran tenaga dalam, tapi bila beradu jurus dengan mu, dan menyamakan tingkatan. Aku tidak akan keluar sebagai pemenang.


Singkatnya, aku bisa menang dari mu karena ketahanan tenaga dalam ku melampaui mu, dan pengalaman bertarung ku melebihi mu. Namun untuk teknik dan manual buku. Aku kira kau lebih ahli karena memiliki kitab silat tanpa tanding."


Guru Zhang Quan kembali terdiam, ia merenungi kembali perkataan nya. Ia sadar muridnya juga memiliki sumpah pada yang harus ia penuhi. Sebagai guru ia harus menyelesaikan tanggung jawab nya.


" Baiklah, tapi apakah anda memiliki solusi atas masalah tubuh pada cucu anda? "


...Di tempat Zhang Mei....


Belum selesai Zhang Kun menyelesaikan kata-katanya, sebuah pemandangan yang tidak biasa terjadi lagi dalam pandangannya.


" Ayah. Ayah. Ayah " seru Zhang Kun yang menggoyangkan tubuh ayahnya karena menangis dalam lamunannya.


Butuh waktu yang cukup lama bagi Zhang Kun untuk menyadarkan ayahnya dalam lamunannya. Entah mengapa rasa nya ia seperti tertular kesedihan dari Zhang Mei, melihat ayahnya menitikan air mata. Pria bernama Zhang Kun ini merasa terharu dan tanpa ia sadari air mata telah mengenangi matanya.

__ADS_1


" Kita akan menunggu sampai pasukan bayaran itu pulang dari misinya. Perintahkan kepda seluruh pasukan untuk mendirikan tenda " seru Zhang Ping yang telah tersadar dari pikiran kosong nya.


" Tenang lah, Mei'er paman mu dan pasukan ini akan menemani mu menunggu pasukan bayaran kembali dari misinya. Mereka pasti bisa membantu kita untuk mencari bocah Quan. Jadi berhenti lah bersedih " ucap Zhang Ping dengan penuh perhatian.


Zhang Mei mengangukan kepala nya dan perlahan mulai menghentikan tangisannya, hanya ini cara satu-satunya yang Zhang Mei miliki. Pembunuh bayaran terkenal mampu melacak keberadaan seseorang yang telah hilang atau pun mati.


...Di tempat Li Fengyin...


"Masalah di benua dataran ini semakin tambah runyam " ucap Li Fengyin menghela nafas berat.


" Sungguh aku lebih suka seperti dahulu, saat ada sekte paviliun bunga suci yang mengatur benua ini " gumam Li Fengyin sambil menulis surat balasan untuk Zhang Qiang.


...Di tempat Lin Yu....


" Segera kirim utusan ke benua dataran utara, sampaikan pesan ini untuk sekte....... "


Wajah Lin Yu nampak gundah, setelah melakukan rencana nya. Lin Yu merasa tidak tenang, perbuatan yang sedikit berlebihan yang ia lakukan kepada sekte Liang Fung, membuat pria ini tidak bisa tidur nyenyak akhir-akhir ini.


Sikap nya yang kurang baik kepada pendukungya, dan ingatan tentang karakter musuhnya. Membuat pria, berpikir lebih jauh dalam untuk mencari solusi.


" Ohh, iya keluarga Zhou mungkin bisa...... "


...Di tempat Zhang Qiang....


" Perdagangan akan terhenti untuk beberapa waktu, peperangan sudah tidak dapat di hindari lagi


Semoga sahaja, sekte Serigala putih nau beraliansi " ucap Zhang Qiang lemas.


...Di tempat Guo Jun....


" Sudah aku duga akan seperti ini. Lebih baik kita cari sekte yang lain sahaja. Akan sia - sia bila seorang memanicing di tempat yang kering."


Halllooo


Para readers.


Jangan lupa yahh.


Klik tombol like yaaa.

__ADS_1


Kalo bisa kasih aku kritik dan saran nya di kolom komenta


__ADS_2