Pelabuhan Hati Alina

Pelabuhan Hati Alina
Pergi untuk tenang


__ADS_3

Malam bestie maaf ya telat up, dan hari ini cuma bisa up satu bestie.


Di karena kan ada pemadaman total bestie.


Baik lah lanjut ke cerita.


Setelah mendengar pengakuan Alina, Billy tiba tiba menjadi bimbang, tapi ia sudah pernah berjanji pada se se orang, dan janji harus ia tetapi, karena laki laki di pegang omongan nya.


Billy merasa sangat frustasi, tapi ia tidak tau harus melakukan apa-apa, karena orang tua nya pun sudah mengetahui nya, dan ia pun sudah menyetujui nya.


Billy mengendari mobil nya, dengan kecepatan tinggi, pikiran nya sangat kalut, ia tidak bisa berpikir dengan tenang.


Di saat diri nya sedang bimbang sang mama menelpon, dan menyuruh nya untuk pulang.


Sedang kan Alina sendiri saat ini sedang menuju ke rumah nya, untuk meminta izin pada orang tua nya untuk berlibur bersama dengan Mikha di puncak.


Karena Alina sudah berdiskusi, dan mereka akan mengajak Lolita, teman mereka juga yang kebetulan tadi malam Lolita menginap di rumah Mikha.


Dan juga hari ini orang tua nya juga akan berangkat ke luar negri, jadi Alina memiliki alasan untuk pergi juga, karena ia bosan di rumah.


Setelah sampai di rumah nya Alina langsung bergegas mandi, dan setelah itu ia akan siap siap untuk beres beres barang yang akan ia bawa.


Alina pun sudah dapat izin dari orang tua nya, karena mereka juga akan berangkat ke luar negeri untuk urusan pekerjaan.


Setelah selesai Alina berniat ingin tidur, tujuan nya hanya untuk menjernihkan pikiran nya saja.


Respon dari Billy masih sangat membekas di dalam ingatan nya.


Sore hari Alina sudah siap untuk pergi.


Tepat saat Alina membuka pintu nya, dua sahabat nya muncul dengan menggunakan pakaian santai.


Dan mereka kompak membawa koper.


Alina heran kenapa mereka sampai ada di rumah nya, padahal mereka sudah janjian untuk bertemu di rumah Mikha.


''Ngapain kalian ke sini?'' heran Alina.


Kedua nya hanya tersenyum dan mengedip kan sebelah mata nya tanpa ber niat untuk menjawab pertanyaan dari Alina.


''Aku aja mau berangkat ke rumah mu,'' jelas Alina.


''Kelamaan biar kita aja yang menjemput kamu, lagian aku menginap di rumah Mikha, jadi kita memutuskan untuk jemput kamu,'' jawab Lolita.

__ADS_1


''Ais kalian ini kayak jailangkung aja, datang tak di undang pulang gak di antar,'' ucap Alina gemes.


''Kita bawa mobil masing-masing kan?'' tanya Alina.


''Gimana kalau bareng aja,'' jawab Lolita.


''Baik lah, tapi siapa yang nyetir?'' tanya Alina.


''Aku capek,'' jawab Mikha beralasan.


''Dasar anak sultan,'' ejek Lolita.


Karena Mikha bilang capek jadi Alina sengaja menyuruh Lolita yang nyetir.


''Ta, kamu yang nyetir ya,'' ucap Alina.


''Beres kamu tidur aja di belakang biar aku yang nyetir.'' Jawab Lolita semangat empat lima.


''Ok,'' balas Alina tersenyum.


Sedang kan Mikha udah duduk manis di samping pengemudi, dia sengaja naik duluan karena takut di suruh nyetir oleh sahabat nya tersebut.


Karena apapun alasan yang ia buat pasti Lolita, dan Alina sudah tau jika itu hanya akal akalan nya saja.


Mereka berangkat dengan suasana hati yang happy.


Di perjalanan mereka bercerita ini, dan itu.


Dan tak terasa hari sudah mulai gelap, dan mereka sudah hampir sampai ke tempat tujuan, tapi Alina tiba tiba teringat jika di villa itu pasti tidak ada makanan dan sebagai nya, karena di sana hanya ada pembantu bersih bersih.


''Kita ke super market dulu yuk, untuk makan malam dan sarapan besok,'' ajak Alina.


''Ya udah yuk,'' ucap Lolita menjawab.


''Untung kamu ingat Kak, jika tidak bisa di pasti kan kita akan kelaparan,'' saut Mikha dengan senyuman yang manis.


''Di ujung sana ada super market, tapi kecil, kita ke sana aja soal nya kalau nyari super market yang besar aku takut nya masih jauh.'' jelas Alina.


''Tidak masalah lagian kecil atau besar sama aja, yang penting higenis lagian di sini mana ada super market besar di sini kan tergolong pedesaan,'' jawab Lolita.


Akhir nya mereka berhenti di sebuah super market, karena ke tiga nya suka ngemil, jadi mereka membagi tugas, agar cepat selesai dan menghemat waktu.


Karena meski pun villa itu ada yang jaga tapi tetap aja tidak ada pembantu yang bisa mereka suruh untuk menyiapkan makanan, jadi mereka harus menyiap kan nya sendiri.

__ADS_1


Petugas yang bertugas akan pulang sore dan balik pagi hanya untuk membersihkan villa.


Alina di bagian makanan, Lolita bagian minuman, dan Mikha di bagian cemilan.


Sesuai ke sepakatan di awal tidak perlu menunggu yang lain, yang sudah selesai bayar dan keluar terlebih dulu, hanya untuk menghemat waktu.


Tapi saat mereka tiba di mobil ke tiga nya nampak kebingungan, karena tanpa sadar mereka semua kalap berbelanja, padahal itu hanya kebutuhan dapur.


Dasar emang cewek kerjaan nya suka ngeluarin duit.


Apalagi Mikha yang bertugas di bagian cemilan tentu itu sangat menguras tempat.


Ya kalian kan tau sendiri bungkus cemilan gimana lebih besar bungkusan nya dari pada isi nya iya kan.


Mereka kebingungan melihat belanjaan masing masing.


Mau tidak mu mereka harus memangku sebagai belanjaan nya, sedang kan Lolita nampak enjoy karena ia tidak perlu repot-repot membawa belanjaan nya, karena tugas nya hanya menyetir, dan berkendara dengan benar.


Untung tujuan mereka sudah tidak terlalu jauh, jadi, mereka tidak akan terlalu lama menderita karena belanjaan mereka sendiri.


Akhir nya setelah belasan menit mobil itu berhenti dengan aman di depan villa yang sangat mewah.


Lolita tidak tau jika villa itu sangat mewah, Lolita pikir villa itu hanya villa biasa sama seperti villa pada umum nya, tapi ini seperti mansion.


Alina, Mikha dan Lolita sudah berada di ruang tamu beserta dengan belanjaan nya.


''Suasana nya enak ya, udara nya sejuk,'' kata Lolita tiba tiba.


''Hem, kamu benar untung kita menyetujui usulan kak Alina, jika tidak kita akan menyesal, karena sudah melewat kan surga dunia ciptakan manusia ini,'' jawab Mikha.


''Semoga suasana di sini bisa membuat ku melupakan segala nya,'' batin Alina.


''Aku pergi hanya untuk tenang,'' gumam nya.


...Jangan lupa dukungan ya bestie...


...Jangan koment and vote dan juga jangan lupa klik favorit nya ya agar tak ketinggian update terbaru dari author ya...


...Koment yang positif ya bestie kasih saran boleh memberikan ide agar cerita ini terus berkembang...


...Jangan koment yang bikin mood author down dan menjadi males untuk nulis karena baca koment kalian...


...šŸ’žšŸ’žšŸ’žšŸ’ž...

__ADS_1


__ADS_2