
Mendengar apa yang dikatakan oleh Alina, Billy langsung mematung karena dia tidak pernah berpikir akan ad ucapan itu yang akan keluar dari mulut Alina.
Billy tahu jika apa yang di katakan oleh Alina itu benar, dan seharusnya diri senang karena memang itu yang dia inginkan dari dulu, agar Alina menjauh dari nya, tidak menempel seperti perangko terhadap nya, tapi setelah hari ini tiba di mana Alina mengambil jarak terhadap nya tiba tiba hati nya mendadak sakit karena Billy paham betul apa makna dari ucapan Alina, sekalipun hanya ucapan tapi banyak makna di dalamnya.
Sedangkan Alina masih mempertahankan senyuman nya, di mana senyuman itu akan meluluhlantakkan siapa saja yang melihatnya.
Senyuman yang sangat tulus, senyuman yang menyejukkan.
Tapi sekarang Billy yakin, dia akan kehilangan senyuman itu.
Seharusnya Billy tahu jika Alina bukanlah gadis seperti pada umumnya.
Alina memang gadis periang, dan pantang menyerah dengan apapun yang dia inginkan. Tapi dia juga tahu di mana dia harus maju di mana dia harus mundur.
Dan Billy tau kau sekarang Alina memilih untuk mundur karena dirinya sudah resmi menjadi tunangan orang lain berbeda dengan dulu.
Alina selalu mendapatkan apa yang dia inginkan, tapi bukan berarti dia tidak memiliki prinsip, dan Billy prinsip Alina sangatlah kuat.
Jika dia sudah mengambil keputusan maka ia akan melakukan nya dengan sepenuh hati, bagaimana pun tantangannya, dan bagaimana hasil nya.
Melihat Billy tidak merespon ucapannya, Alina mengambil tangan Billy, dan menaruh sesuatu di sana.
Billy menatap tangan nya dengan datar.
Karena hari ini ia tahu, Alina sudah tidak memakai gantungan yang ia beri waktu kecil.
Biasanya gantungan kelinci itu ada di salah satu gelang yang Alina pakai, tapi sekarang sudah tidak ada lagi.
"Ini hadiah untuk mu dari ku, aku harap kamu suka, dan ini dairy ku, apapun yang ingin kamu ketahui baik tentang ku, Mikha, dan Axcel ada di sana,"jelas Alina.
Setelah itu Alina tersenyum, dan meninggalkan Billy sendiri.
__ADS_1
Tapi sebelum keluar Alina berpesan," buka lah setelah hari pernikahan mu,"
Setelah itu Alina pergi karena diri nya harus pergi ke lapangan untuk mengecek sesuatu, karena itu salah satu tugas yang Billy berikan untuk nya.
Alina bukan orang yang bodoh, dia tau kenapa sang kakak menjauhinya karena ia sudah menyelidiki semuanya tanpa terlewat, dan di buku diary nya itu pun Alina sudah menuliskan pesan, Alina hanya ingin semua orang di masa kecil nya tau jika dia bukan orang yang licik seperti apa yang di pikirkan oleh sang kakak.
Alina hanya merasa kecewa, tapi juga tidak menyalahkan nya karena ia tau cinta itu buta.
Alina bukan orang yang bodoh yang tidak bisa melihat tatapan seseorang.
Setelah Alina benar-benar pergi dari ruangan itu Billy melihat apa yang diberikan, ada sebuah kunci, kartu lengkap dengan beberapa catatan.
Dan kalau tidak salah itu seperti kunci apartemen.
"Untuk apa dia memberikan ini untuk ku," heran Billy.
Sedangkan Alina sendiri sudah berada di lapangan dia akan mengecek sendiri bangunan yang sedang dibangun, yang akan dijadikan sebuah hotel bintang 5. Alina menjalankan tugasnya dengan baik Alina, Alina hanya ingin menunjukkan jika dia bisa profesional, tanpa melibatkan urusan pribadi di dalamnya. Alina sudah mengatur sedemikian rupa, sebaik mungkin untuk kepergiannya, dan itu semua butuh tenaga yang ekstra, butuh ketenangan, butuh keikhlasan,dan perjuangan yang tidak mudah, Alina sendiri tidak tahu apakah ia mampu atau tidak, tapi yang pasti dia akan pergi dan akan memulainya hidup yang baru, hidup yang sehat, hidup yang penuh makna, sesuai dengan apa yang dia inginkan. Alina akan mengubur rasa yang ia miliki untuk Billy karena dia sadar tidak ada tempat untuk nya lagi.
Alina tidak ingin mengotori hati, dan pikiran nya, jadi pergi adalah jln yang terbaik untuk semuanya.
Lagi pula Alina akan pergi berpetualang, dia sengaja memilih menyusul sang kakak bukan untuk menemuinya, tapi untuk membuat nya jera, Alina akan membuat keadaan terbalik.
Bukan dia yang akan mencari tapi sang kakak lah yang harus mencari keberadaan nya, anggap saja itu sebagai mengalihkan yang paling efektif untuk memulai hidup yang baru.
Alina bahkan melupakan makan siang nya, karena ia ingin semuanya berjalan dengan sesuai jadwal nya.
Alina hanya memiliki beberapa hari untuk menyelesaikan semuanya Alina tidak ingin pekerjaannya keteteran.
Jam 21.00 Alina masih ada di ruangan nya, dia lembur sendiri sedangkan Billy sudah pergi saat jam makan siang.
Dan mungkin ia akan menginap di sana.
__ADS_1
Tak lupa Alina mengirimkan pesan untuk sang mommy jika ia akan lembur, dan benar kemungkinan ia akan menginap, tak lupa juga Alina mengirimkan pesan selamat malam itu sang Daddy.
Hanya itu yang bisa ia lakukan sebagai bentuk permintaan maaf atas keegoisan nya.
Tapi Alina tidak punya pilihan lain, tinggal di negara yang sama dengan orang yang di cintai tapi tak bisa di miliki akan sangat menyakitkan.
Dan benar saja Alina menghabiskan malam nya hanya berdua dengan komputer, jam 05.00 pagi baru lah ia bisa mengistirahatkan tubuh nya, dan tak lupa mengaktifkan alarm jam 06.00 untuk ia bersiap siap.
Jam setengah tujuh Alina sudah ada di kantin, ia hanya bisa memejamkan mata nya satu jam, dan itu sudah cukup karena jadwal hari ini akan sangat padat.
Di harus mendampingi Billy ke berbagai meeting, dan beberapa acara pesta.
"Sarapan yang banyak Alina, hari ini mental mu di pertaruhkan," ucap nya pada dirinya sendiri.
Alina sarapan dengan roti, susu, nasi goreng, dan dengan beberapa bungkus kentang goreng, dan ia baru sadar jika ia tidak makan apa-apa dari kemarin siang.
Banyak yang menunduk hormat pada Alina, Alina hanya memberikan senyuman sebagai bentuk penghormatan pada mereka semua.
''Alina keruangan saya sekarang,'' ucap Billy yang entah sejak kapan dia berdiri di belakang nya.
''Ini baru jam 06.30,'' protes Alina.
Tapi Billy tidak menghiraukan nya.
''Lagian untuk apa dia datang pagi pagi sekali,'' gerutu nya.
Bukan nya takut Alina malah memesan beberapa makanan lagi untuk di antar ke keruangan nya, dan juga ke ruangan Billy.
Karena ia tau Billy pasti belum sarapan.
Alina tetap Alina yang tidak pernah takut dengan gertakan apapun.
__ADS_1
Lanjut nanti ya besti.
Bye bye jangan lupa like, and koment.