
Mereka semua terlihat kecewa karena bukan Alina yang keluar.
Mereka pikir nama nya hanya persis.
Semua orang mengusap dada nya secara bersamaan, sedang kan hanya menatap perempuan itu datar.
Bukan tanpa alasan, Axcel hanya merasa tak terima dengan nama yang sama dengan sang adik di gunakan oleh orang lain.
Saat Axcel akan protes tiba tiba perempuan itu menunjukkan ke belakang para tamu undangan.
Mereka semua ikut menoleh, mereka semua seakan ingin tahu se special apa orang itu.
Apalagi saat melihat ke tiga keluarga itu sangat antusias mereka ikuti ikutan kepo.
Tapi tetep aja mereka tidak menemukan apa-apa di sana, saat semua orang mengarah ke depan tiba-tiba ada suara sangat indah.
Tidak ada siapa hanya terdengar suara nya, mommy Luna sudah kalang kabut, dia sangat mengenal suara itu.
Ada rasa haru, rasa kaget semua nya menjadi satu.
Say forever my family. Stolen dreams took our, our childish days.
Still ain't nothin' changed, now we're grown. We're still young, still got our mindless ways. And our timeless phase, kickin' songs
When I am blind in my mind.
I swear they be my rescue, my lifeline.
I don't know what I'd do if I, if I'd survive.
My brothers and my sisters, in my life.
Alina berjalan dengan bernyanyi ia menatap semua keluarga nya.
Mereka sama-sama kaget, dua keluarga itu sangat kaget, apalagi papa Sean, dan juga ayah Viktor tidak tahu apa-apa.
Begitu pun juga dengan Alina ia juga merasa kaget.
Tapi setelah nya Alina hanya tersenyum.
Bisa di bilang Alina ingin memberi kejutan tapi ia yang di kaget kan.
Setelah berada di depan keluarga nya Alina sempat berhenti tak sadar air mata nya mengalir dengan sangat keras.
Sudah cukup ia pergi, sudah cukup ia menjauh dari semua nya.
Sekarang ia akan kembali ke keluarga nya.
Dia tidak akan pergi lagi.
Hidup sendiri tidak lah mudah, berjuang sendiri itu sangat menyakiti.
Alina mengamati semua nya, ia mencari seseorang tapi tidak ada di sana.
__ADS_1
Mereka semua berpelukan, tidak ada kata yang mereka keluar kan, hanya Isak tangis yang keluar dari mulut nya.
Setelah itu aku Alina meneruskan nyanyian nya, nyanyian itu ia persembahkan untuk keluarga.
I know some people, they would die for me (die for me)
We run together, they're my family
When I get up, they gon' be high with me (gon' be high with me, yeah)
I'll say forever my family
Family
I'll say forever my family
My family
I'll say forever my family
I know some people, they would die for me (die for me)
We run together, they're my family
When I get up, they gon' be high with me (gon' be high with me, yeah).
Lagu selesai setelah Alina akan menaiki panggung.
I'll say forever my family.
Sumber: LyricFind
Penulis lagu: Alexander J. Pall / Andrew Taggart / Andrew William Jackson / Christopher G. McClenney / Gradon Jay Lee / Jorgen Michael Odegard / Kyrre Gorvell-Dahll
Lirik Family © Concord Music Publishing LLC, Kobalt Music Publishing Ltd., Sony/ATV Music Publishing LLC, Universal Music Publishing Group, Warner Chappell Music, Inc.
Setelah alina berada di panggung Axcel yang memeluk nya, mereka semua menganggap Alina, dan Axcel adalah pasangan.
Axcel memeluk nya dengan sangat erat.
Orang tua mana yang tidak akan menangis, jika melihat ke dua buah hati nya kembali rukun.
Dalam waktu 1 tahun setengah ini sudah cukup untuk mereka semua berbenah diri.
Membenar kan yang salah, menata perasaan masing-masing, tau bagaimana cara maju, dan mundur.
Dengan kejadian itu membuat semua nya belajar lebih.
Mommy Luna sampai segukan berada di dalam dekapan sang suami.
Sedang kan Axcel juga tak kalah histeris nya.
Alina membalas pelukan sang kakak, mereka sama sama sangat merindukan moment itu.
__ADS_1
Karena sudah sangat lama mereka tidak bersama.
Terakhir bersama saat Alina akan pergi kuliah.
Dan setelah itu tidak mereka sibuk dengan urusan nya masing masing.
''Sorry,'' ucap Axcel dengan suara lirih.
''Dengan syarat belikan aku es cream,'' jawab Alina.
Setelah itu mereka melepaskan pelukan nya, karena saat ini mereka sedang menjadi pusat perhatian.
Alina menatap semua nya yang ada di sana.
Dengan sedikit gemetaran Alina mengambil mikrofon yang di berikan pada nya.
''Selamat siang semua nya,'' sapa Alina.
''Siang,'' jawab mereka semua.
''Pertama Tama saya ucapkan terima kasih pada seluruh orang yang selalu mendukung ku selama ini, para dosen, dan semua jajaran nya,'' ucap Alina.
''Perkenalkan nama saya Alina Cath, anak ke dua dari pasangan Albert Wen, dan juga Alluna Cath, dan dia adalah saudara kandung saya Axcel Wen.''
''Terima kasih atas semua kesempatan yang di berikan sehingga saya bisa sampai pada titik seperti sekarang, untuk Mommy terimakasih sudah me jadi seorang Mommy yang sangat luar biasa, yang mengajarkan banyak hal, tanpa lelah memegang kedua tangan tangan nya, i love you Mom.''
''Albert Wen, dia sangat di takuti oleh semua orang, dia sangat tegas, sangat berwibawa, tapi saat berada di rumah dia adalah Daddy yang terbaik untuk anak nya, dia akan memberikan pundak nya untuk seluruh keluarga nya, tanpa lelah ingin memberikan yang terbaik untuk keluarnya, Dad, you're the best.''
''Ayah, bunda, mama, papa terima kasih sudah mau menjadi bagian dari keluarga ku, terima kasih atas dukungan nya selama ini, i Miss you.''
Di sambutan nya Alina hanya mengucapkan terimakasih dan juga rasa syukur nya selama ini, tak lupa dia juga memberitahu semua orang jika diri nya, dan Axcel adalah saudara kembar.
Mereka semua di liputi rasa haru, karena Alina sedikit menceritakan bagaimana perjuangan nya sampai ia bisa berhasil.
Bagaimana perjuangan nya, rasa yang ia rasakan, tekanan yang ia dapat kan, semua nya Alina berikan dengan harapan itu bisa menjadi motivasi untuk semuanya.
Setelah selesai mereka semua berkumpul di sebuah ruangan di mana saat ini Alina menjadi rebutan.
Alina hanya geleng-geleng kepala.
Ingin sekali alina menanyakan kemana Billy tapi ia urungkan, dia tidak ingin suasan yang bahagia itu menjadi rusak karena pertanyaan nya.
''Di mana Mikha ?" tanya Alina.
Ia ingin memukul mulut nya sendiri, karena tidak bisa menahan pertanyaan nya.
Untung saja ia menyebut nama Mikha.
Jika tidak hancur sudah harga diri nya, mereka semua saling tetap dengan senyuman yang tidak bisa Alin artikan.
''Apa yang mereka rencanakan.'' batin Alina.
Bagaimana ini bestie.
__ADS_1
Akankah para orang tua itu tetep akan merahasiakan semua nya.
Menurut kalian bagaimana, jangan lupa koment di bawah.