Pelabuhan Hati Alina

Pelabuhan Hati Alina
Nasehat Mikha


__ADS_3

Lanjut bestie


Jangan lupa kan like koment ya bestie.


Mikha yang mendapatkan kabar dadakan dari Alina langsung bergegas.


Mikha meninggalkan semua aktivitas nya, karena ia tahu Alina kita tidak baik-baik saja.


Dari suara nya saja Mikha dapat mengetahui nya.


Sedangkan Alina sendiri saat ini berada di restoran, dia memilih untuk pergi ke restoran yang tadi.


Agar Mikha tidak terlalu khawatir.


''Apa perubahan sikap mu ada kaitan nya dengan perempuan itu.''


''Apa dia perempuan yang kamu cintai.''


''Apa kamu sudah mengambil keputusan.''


Dan masih banyak pertanyaan yang Alina lontarkan tapi tidak ada yang bisa menjawab nya.


Dari semalam sebenarnya Alina sudah tidak baik baik saja.


Alina selalu menyangkal tentang hubungan Billy, dan perempuan itu.


Tapi kali ini rasanya ia sudah tidak dapat menyangkalnya.


Karena di wallpaper perempuan terpampang sangat jelas jika itu Billy.


Alina tidak pernah menunjukkan keseriusannya pada orang lain, tapi kali ini Alina tidak bisa berakting dengan baik atas rasa sakit yang ia rasakan.


''Untuk bernafas pun rasa nya sangat sulit.''


Alina bertanya tanya apakah Billy memang tidak mengetahui perasaan nya, atau Billy hanya pura-pura bodoh.


Ingin bertanya tapi Alina takut dengan jawabannya.


''Oh, ya Tuhan,'' ucap Alina dengan menengadahkan kepalanya ke atas dengan membuang nafas nya dengan kasar.


Berharap rasa sesak, rasa sakit, bisa sedikit terobati.


Alina senjata memesan makanan yang ber minyak dan juga pedas.


Berharap rasa pedas itu bisa menghilangkan rasa sakit yang ia rasa.

__ADS_1


Alina harus tetap kuat, demi orang yang di sayang nya terutama orang tua nya.


Alina tidak ingin hanya karena patah hati ia sampai lupa dengan jasa orang orang di dekat nya.


Alina ingin menjadi perempuan yang bisa membahagiakan orang tua nya, sama seperti hal nya yang bisa di lakukan oleh se orang laki laki.


Dan untuk kakak nya entah lah ia tidak tau apa yang terjadi, tapi saat ia menghubungi nya kakak nya tidak pernah mengangkat nya.


Di saat seperti Alina ingin sekali mengubah takdir nya sendiri.


Jika dulu ia selalu berdoa untuk di persatu kan dengan Billy, tapi sekarang Alina ingin perasaan nya hilang begitu saja.


Alina sangat frustasi. tapi yang bisa ia lakukan hanya lah terlihat baik baik saja.


Kurang lebih 40 menit Mikha datang.


Mikha langsung melihat keadaan Alina.


tapi apa yang ia takutkan tidak terjadi.


''Aku kira Kakak kenapa kenapa, tapi syukur lah,'' ucap Mikha merasa lega.


''Memang nya aku kenapa,'' heran Alina.


'' Dari suara Kakak aja, aku tahu jika Kakak tidak baik-baik. Apakah ini ada kaitan nya dengan Billy?'' kepo Mikha.


Mungkin karena rasa sayang Mikha sangat tulus untuk nya, jadi Alina selalu merasa nyaman saat bercerita apapun itu.


Dan Mikha adalah orang yang tepat untuk membagi semua kisah nya, karena Mikha orang yang sangat bisa di percaya, dia tidak akan pernah membocorkan secuil apapun rahasia kita.


Mungkin, karena dia tahu bagaimana rasa sakit nya di khianati.


Maka dari itu Mikha selalu menjunjung tinggi persahabatan, karena ia tidak ingin di tinggalkan oleh orang yang ia sayang seperti sebelum nya.


''Apa yang terjadi, Kak?'' tanya Mikha.


''Aku ke sini bareng Billy, dan Alfan, dia sedang meeting di dalam, dan aku di suruh menunggu nya di luar.''


''Aku menurut, dan aku memilih untuk pergi ke mall setelahnya, tadi saat aku berjalan keluar, aku tidak sengaja menabrak se seorang yang sedang buru buru, dan hand phone perempuan itu jatuh, dan aku melihat dengan jelas layar nya ada Billy, dan juga diri nya yang sedang terlihat sangat mesra,'' jelas Alina.


''Apakah kamu tahu sesuatu?'' tanya Alina.


Mikha dengan cepat menggeleng kan kepala nya.


Karena ia takut di curigai.

__ADS_1


''Apakah ini alasan nya dia berubah cuek?'' tanya Alina.


''Aku rasa tidak,'' jawab Mikha apa ada.


''Karena memang dari dulu Billy sangat dingin, dan tak tersentuh, dan sejujur nya aku belum percaya jika Billy sedang menjalan hubungan dengan se seorang, karena setiap hari di sibuk, bahkan selalu lembur.'' Jelas Mikha serius.


''Waktu papa Sean sakit pun, aku yang berjaga di rumah sakit, sedang kan Billy sedang ada di luar negeri, dan ia tidak bisa pulang karena perusahaan di sana hampir bangkrut,'' jelas Mikha.


''Jika untuk orang yang paling dia percaya, orang yang sangat sangat berjasa untuk nya, orang yang paling penting di dalam hidup nya saja, Billy bisa tidak pulang, apalagi cuma seorang perempuan yang kamu maksud tadi, rasa nya itu sangat sangat mustahil Kak,'' jelas Mikha dengan panjang kali lebar.


''Bukan nya aku tidak ingin percaya, tapi coba lah selidiki dulu, aku rasa itu tidak mungkin.''


''Hati orang tidak bisa di tebak Mikha,'' jawab Alina.


''Ya aku tahu, dan aku yang paling paham bagaimana rasa nya, tapi percaya lah aku rasa ada kesalahpahaman di sini,'' jawab Mikha.


''Maaf, apakah Kakak menyinggung mu?'' tanya Alina merasa bersalah.


''Kakak, apaan sih aku bisa aja kok, hanya saja jika di ingat kisah ku juga sangat mengenaskan,'' jawab Mikha.


''Dan, kakak percaya kamu akan mendapat kan yang lebih baik lagi dari pada dia.''


''Amin semoga saja.''


Ada yang ingin tahu bagaimana cerita Mikha anak dari bunda Vio dan ayah Victor komen di bawah ya besti.


''Kenapa malah bahas kisah ku sih, masalah kakak aja belum kelar,'' jelas Mikha.


''Ya mau bagaimana lagi, jika itu memang kenyataan nya,'' jawab Mikha.


''Tidak mungkin Kak,'' jawab Mikha serius.


''Jika itu mungkin bagaimana?'' tanya Alina.


''Kakak cari tau aja dulu, jika memang Billy memiliki kekasih, aku yakin pasti ada sesuatu, karena tidak mungkin se orang Billy tertarik dengan perempuan,'' jelas Mikha.


''Maksud kamu bagaimana? Billy suka sesama jenis gitu,'' jawab Alina dengan kaget.


''Ya ampun Kak, gini amat sih punya kakak, sakit hati boleh lah ya, patah hati juga boleh, tidak memiliki semangat karena patah hati sah sah saja, tapi jangan otak nya juga yang di buang kakak, masak cuma gitu aja bisa membuat orang bego,'' jawab Mikha yang bener bener terlihat sangat kesal.


''Terus?'' tanya Alina.


''Kalau menurut ku, Billy juga memiliki perasaan yang sama dengan kakak, tapi terhalang status orang tua kita, karena mereka sudah seperti sepatu, tapi jika se umpama nya Billy memang memiliki kekasih aku yakin dia sedang mengalami problem, dan itu tugas kakak untuk membantu nya, tapi jika Billy serius dengan perempuan itu, berarti hubungan kalian memang cukup sampai di sahabat,'' jelas Mikha.


''Jadi Kakak harus mengikhlaskan nya,'' ucap Mikha menasehati dengan cara yang bijak.

__ADS_1


Lanjut \=>


__ADS_2