
Saat ini semua mencari keberadaan Alina, mereka melibatkan banyak pihak.
Tapi mereka mengerjakan tugas itu dengan sangat tapi, karena pihak keluarga tidak ingin sampai berita ini tercium oleh wartawan.
Apakah mereka memeriksa penerbangan hari itu?
Jawaban nya iya.
Kenapa tidak menemukan Alina?
Karena Alina tidak naik pesawat, bandara hanya alibi nya saja.
Apakah pak Broto terlibat?
Jawaban nya iya, secara tak langsung pak Broto menerangkan dua karakter.
Siapa sangka pak Broto bisa menipu semua orang dengan tampang lempeng nya tersebut.
Sedangkan saat ini Alina sendiri masih menikmati kesendirian nya.
Saat ini diri nya ada di Bali, Alina tidak buru-buru untuk meninggalkan negara kelahirannya tersebut karena sang kakak masih berada di Indonesia.
Alina tidak meninggalkan jejak sama sekali, kepergian nya sudah tertata dengan rapi.
''Bi," gumam Alina.
Hanya itu yang bisa Alina ucapkan.
Hanya bisa memanggil nama Billy, tapi tidak ada kata setelah nya.
Alina benar-benar berada di dalam lautan, ia merasa sangat sulit untuk nik ke permukaan.
Rasa yang ia miliki untuk Billy bukan lah rasa yang biasa, bukan hanya sekedar mengagumi ataupun mencintai.
Alina sudah menaruh semua jiwa, dan raga nya untuk Billy.
Karena Alina dulu yakin jika ia memberi ia akan mendapat kan balasan yang jauh lebih besar.
Apakah Alina merasa menyesal karena mencintai Billy.
Jawaban nya tidak, karena ada hal yang tidak pernah Alina ungkapan kepada siapapun termasuk Billy itu sendiri.
Tapi setelah ini mungkin Billy akan tau kenapa ia sangat memuja nya, karena buku diary nya sudah ada di tangan Billy.
Ada misteri di balik sikap Alina ke Billy, dan itu hanya diri nya yang tau.
Saat ini Alina hanya bisa berusaha untuk kuat agar kedepannya ia bisa mencapai apa yang ia mau.
__ADS_1
Jika Billy memang bukan untuk nya, Alina akan mengiklankan nya termasuk kejadian itu.
Kejadian yang mampu membolak-balik hidup nya, kejadian yang merenggut kepercayaan dirinya, menjadi Alina yang sekarang bukan lah hal mudah.
Ada yang tau kejadian apa?.
Coba koment bosqoe.
''Aku gak tahu apakah aku sanggup untuk menghilangkan nama mu di dalam sini, Bi ," gumam Alina.
''Sekarang kau sudah menjadi milik orang, aku akan berdosa jika selalu memikirkan mu,'' lanjut nya.
Tak ada yang bisa Alina lakukan kecuali mengubur semua kenangan, dan juga perasaan nya sendiri.
Alina berjanji hari ini adalah hari terakhir nya untuk menangisi perasaan nya sendiri.
Karena setelah ini akan mengubur semua nya, entah berhasil atau tidak tapi yang pasti keputusan nya sudah bulat.
Sedangkan Billy sendiri saat ini merenungi semua kesalahan nya.
Sudah dua hari ia mencari keberadaan Alina, tapi tidak ada hasil.
Billy seperti mayat hidup.
Ia tidak bisa berhenti memikirkan Alina.
Billy ingin mengembalikan semua milik Alina.
Untung saja ia memiliki nam Tyson di belakang nya jadi semua keinginan nya bisa terwujud sekalipun tidak instan.
Malam ini Billy merasa Alina sedang memanggil nama nya.
Ia tak bisa memejamkan mata nya sedetik pun.
Billy merasa hidup nya berhenti.
Sampai akhir nya ia teringat dengan buku diary yang Alina berikan.
Dan saat ini buku itu ada di kantor nya.
Jam 02.00 pagi Billy keluar dari mansion nya hanya itu yang Alina tinggalkan untuk nya.
Tiba tiba Billy langsung tersenyum, karena tanpa sengaja Alina sudah memberikan nyawa baru untuk nya, semangat baru sekalipun itu hanya sebuah diary.
''Terima kasih alien,'' gumam nya.
Billy mengendarai mobil nya dengan kecepatan tinggi, karena jalan masih sepi.
__ADS_1
Billy ingin sesegera mungkin membaca buku itu
Sesuai dengan keinginan Alina ia akan membaca setelah hari pernikahan nya, dan itu sudah terlewati beberapa hari sekalipun pernikahan itu tidak jadi.
Saat sampai di kantor Billy langsung masuk, karena i memiliki jalur tersendiri tanpa harus lewat pintu utama.
Billy langsung menghidupkan beberapa lampu untuk menerangi nya, dan ia langsung mencari buku itu, karena ia lupa mencari nya di mana.
Setelah beberapa menit, Billy masih belum menemukan apa yang ia cari padahal ruangan nya sudah seperti kapal pecah.
Sampai akhirnya Billy pergi melangkah kan kaki nya menuju ruangan rahasia nya.
Di mana itu adalah tempat persembunyian nya bersama dengan Alina saat ia masih kecil.
''Aku sangat menyukai ruangan ini, sekalipun kecil tapi tempat ini tidak pernah di sentuh oleh orang lain sekali kita, dan mama,'' gumam Billy.
Di mana ruangan itu adalah sebuah perusahaan kecil yang memang di desain khusus oleh mama Sea.
Ruangan yang biasa nya menjadi tempat kabur paling cepat jika i sudah merasa lelah dengan pekerjaan, di dalam nya ada sebuah kasur besar lengkap dengan kulkas, dan jug satu set kursi untuk di jadikan tempat membaca.
Sampai akhir nya Billy teringat sesuatu, dan ia sangat menyesali.
Kejadian yang tidak pernah ia ingat sebelum nya, kejadian yang mengharuskan ia memilih untuk menerima perjodohan semua berawal dari ruangan itu.
''Maaf akan aku Sintya,'' gumam Billy merasa sangat bersalah.
Setelah itu ia membaringkan tubuh nya sejenak, karena perjuangan nya masih panjang.
Dan benar saja ia langsung terlelap, karena hanya tempat itu yang bisa membuat nya tenang, kenangan nya bersama dengan Alina utuh di dalam ruangan itu.
Saat Billy tertidur pulas ada seseorang yang masuk, ia hanya bisa menghela nafas.
''Aku tau ini berat untuk mu sayang, tapi ini proses yang harus kamu jalani, jika kamu menghadapi nya dengan emosi yang stabil kelak kamu akan menjadi orang yang sukses, dan tidak akan pernah di provokasi oleh orang,'' gumam nya dengan mencium kening Billy.
Orang itu adalah Mama Sea, sebagai seorang ibu ia tidak akan meninggalkan putra nya berjuang sendiri, tidak akan melewat kan bagaimana gerak gerik sang putra.
Mama Sea selalu mengawasi Billy kemana pun ia melangkah kan kaki nya.
Seperti malam ini, ia mendapat kan laporan jika Billy keluar, tanpa banyak pikir ia langsung menyusul nya.
''Mama tau, mama sangat berdosa dengan mu, tapi percayalah ini semua demi kebahagiaanmu di masa depan, menjadi laki laki sejati harus tahu kemana langkah mu akan berhenti, kemana tujuan hati mu, agar kelak di masa depan kamu tidak akan goyang dengan segala rintangan yang akan kami hadapi.''
''Ini bukan hanya sebuah perjuangan, tapi ini masalah hati, bukan hanya kamu yang berjuang tapi Alina juga.''
''Sebelum ada orang yang menguji kesetiaan kalian, lebih baik seorang ibu yang akan menguji terlebih dahulu, setelah kalian mampu melewatinya, mama yakin di masa depan sebesar apapun badai yang akan menghampiri kalian, kalian akan tetep kokoh berdiri untuk satu sama lain.''
Lanjut nanti ya bosqoe.
__ADS_1