Pelabuhan Hati Alina

Pelabuhan Hati Alina
Detik detik


__ADS_3

Hari ini Alina akan pergi untuk yang ke dua kali nya.


Jika dulu ia pergi untuk meraih gelar yang ia inginkan, maka sekarang ia pergi untuk menata hidup yang baru, kehidupan yang penuh dengan perjuangan.


Dan untuk kehidupan yang ke dua ini, Alina akan memperbaiki kesalahan yang pernah ia buat di masa lalu, ia berjanji akan pulang membawa kemenangan, bukan hanya gelar tapi juga dengan kemenangan hati, kemenangan jiwa, dan juga kemenangan untuk kedua orang tua nya.


Karena bukan hanya diri nya yang berjuang toi juga kedua orang tua nya


Perjalanan yang akan Alina tempuh tidaklah mudah, tidak akan sama seperti dulu lagi, tapi ia harus terus maju demi kemenangan yang ia inginkan.


Karena ada misis tersembunyi ya g sedang Alina jalan kan.


Alina ingin membuat semua orang yang berpaling hari akan memeluk nya yang paling erat.


Entah Alina mampu atau tidak untuk melepaskan perasaan nya untuk Billy.


Tapi yang pasti ia sudah berusaha.


''Daddy sama Mommy jangan bersedih, Alina pergi bukan untuk bertarung, Alina pergi untuk menjadi pemimpin yang kuat di masa depan,'' ucap Alina.


''Janji sama, Alina setelah ini akan ada tawa, jangan pernah pikiran bagaimana kehidupan Alina di sana, di mana pun Alina berada, Alina janji akan baik baik saja,'' ucap Alina.


''Jangan tunjuk kan kesedihan kalian pada mereka yang ingin menjatuhkan kalian, angkat kepala kalian, dan juga jaga nama Alina supaya tetep utuh,'' jelas nya.


''Cukup untuk hari ini air mata ini keluar karena kesedihan, setelah nya jangan,'' pinta nya lagi.


Setelah itu mereka bertiga berpelukan.


''Mommy hanya berharap kamu cepat pulang sayang, jangan terlalu memaksa kan diri sendiri, buat lah diri mu nyaman,'' linta sang Mommy.


''Akan Alina kabulkan,'' jawab Alina tersenyum.


''Daddy jangan terlalu lelah, jika Alina kembali Daddy kurusan Alina akan marah,'' ucap nya penuh dengan ancaman.


Daddy Al hanya mengangguk.


Daddy Al sangat menyayangi ke dua anak nya, karena ia tahu bagaimana rasa nya tidak pernah di pedulikan, begitu pun juga dengan Mommy Luna.


Dan sekarang ke dua manusia itu ingin yang terbaik untuk ke dua buah hati nya, jika perlu nyawa pun akan mereka berikan.


Setelah semua nya gak tenang baru lah Alina pergi.


''Hati hati sayang,'' teriak Mommy Luna saat Alina sudah berada di dalam mobil.

__ADS_1


''I love you, Mom, Dad,'' teriak Alina karena mobil sudah jalan.


''I love you more.''


''Nanti Alina kabari kalau sudah sampai,'' jelas nya.


Akhir nya Alina benar benar pergi.


Sedangkan ke dua orang itu masih tidak bergeming dari posisi nya.


''Ini yang terbaik, Mom,'' ucap Daddy Al.


''Iya, Mommy tau tapi agak berat,'' jawab Mommy Luna.


''Percayalah di akan menang,'' balas Daddy Al.


''Setelah ini mari kita lupakan semua nya, demi kebaikan putri kita, anggap saja dia tidak pernah pulang itu lebih baik untuk kita,'' linta Daddy Al.


''Sulit,'' hanya itu yang keluar dari mulut Mommy Luna.


''Akan ada pelangi setelah hujan.''


Mendengar itu Mommy Luna langsung tersenyum.


Setelah memperbaiki riasan nya mereka pergi kekediaman Tyson.


Billy sudah memakai pakaian yang sudah disiapkan, Sintya pun sudah di rias secantik mungkin sedangkan para orang tua mempelai sudah berada di bawah.


Di sini terlihat sangat jelas jika anggota keluarga tidak ada yang menunjukkan ekspresi bahagia karena mereka tahu pernikahan Ini seharus nya tidak pernah terjadi, bukan ingin menyalahkan papa Sean tidak, tapi rasa nya ini tidak adil.


Ingin rasa nya, Mama Sea menggagalkan pernikahan putra nya, Mama Sea tidak peduli dengan nama baik nya jika tercoreng bagi nya kebahagiaan sama putra adalah hal yang paling utama.


Dari dulu memang begitu, mereka tidak pernah gila hormat.


Axcel duduk bersama dengan Mikha, sedangkan sedari tadi Mikha terlihat sangat gelisah karena dia tahu Alina pasti tidak akan baik-baik saja hari ini, sebagai sahabat, sebagai saudara Mikha ingin selalu ada di dekat Alina tapi sampai detik ini Mikha tidak melihat keberadaan sang sahabat.


Mikha bahkan sudah cari di berbagai tempat, di berbagai sudut di kediaman Tyson tapi ia tetap tidak menemukan Alina.


Mikha masih berpikir positif karena Mommy Luna, dan Daddy Al pun baru datang.


Karena yang ia tahu dari Axcel, keluarga Wen menggunakan mobil sendiri sendiri, dan besar kemungkinan Alina masih berada di belakang.


Mikha duduk dengan gelisah, dan Axcel merasa sedikit terganggu dengan itu.

__ADS_1


''Kami kenapa sih?" tanya nya heran.


''Alina,'' hanya itu yang keluar dari mulut nya.


Sedangkan Alfan jangan di tanya ia masih kerap kali terbengong, apalagi sampai detik ini Alina belum kelihatan.


''Aku yakin jika Billy sadar, Alina tidak datang pernikahan ini tidak akan pernah terjadi,'' gumam Alfan.


Karena Alfan tahu sesuatu tentang Billy, hal yang tidak pernah di ketahui oleh orang lain dengan pasti.


Sedangkan, Mommy Luna, dan juga Daddy Al sudah terlihat biasa-biasa saja.


Sebelum acara pemberkatan di lakukan Billy sengaja turun lebih dulu, dia hanya ingin melihat anggota keluarga yang datang, tapi ada satu hal yang ia cari tidak datang.


''Di mana Alina kenapa dia belum datang?'' tanya nya pada dirinya sendiri.


Tiba-tiba Billy merasa ada yang janggal.


Tidak ingin pikiran nya dikuasai oleh hal yang negatif ia melangkah kan kaki nya menuju ke arah Daddy Al, dan Mommy Luna


''Di mana Alina?''


Mendengar itu ke dua orang itu tidak bisa menjawab.


Al tidak ingin mengacaukan acara sang ponakan, tapi berbeda dengan Mommy Luna.


Anggap saja ia adalah manusia egois, tapi kali ini ia setuju dengan mama Sea ia juga tidak suka dengan acara hari ini.


Jika mempelai wanita nya dari keluarga baik baik mungkin Mommy Luna tidak akan melakukan nya, tapi ia, dan mama Sea sudah tau maksud dari pernikahan ini.


Tanpa di duga Mommy Luna meneteskan air mata nya, Daddy Al yang berada di samping nya juga tidak bisa buat apa apa.


''Di mana Alina?'' tanya Billy sekali lagi.


''Dia ke bandara,'' jawab Mommy Luna.


''Apa,'' teriak Billy.


Dan itu adalah awal mula dari keributan yang akan terjadi hari ini.


Bagaimana selanjutnya akan kah pernikahan itu terjadi atau malah tidak.


Menurut kalian gimana?

__ADS_1


Enak nya bagaimana?


Koment di bawah.


__ADS_2