
Lanjut bestie.
Rombongan keluarga Wen masuk.
Dan tampak suasana rumah Tyson sangat lah rame, dan juga sangat lah terang.
Alina yang melihat pemandangan itu hari nya sangat sakit.
Malam ini ia datang ke acara pertunangan orang yang sangat ia cintai, dan ia harus pura pura terlihat biasa aja seakan akan tidak terjadi apa-apa.
Setelah masuk, Alina memilih untuk menyendiri dia pergi ke taman belakang yang ada di kediaman Tyson, karena hanya di sana tempat yang tidak akan di tempati malam ini.
Tempat itu salah satu favorit nya di kediaman Tyson.
Dulu dia sering ke sana hanya untuk melihat bintang di langit, tapi sekarang dia datang bukan untuk menikmati bintang di langit.
Tapi untuk menikmati rasa sakit yang ia rasakan malam ini,
Alina harus bisa terlihat tegar di hadapan semua orang.
Harus bisa bersikap sebagaimana seorang Alina bersikap, jika dia bersedih bukan hanya dia yang akan merasakan sakit, tapi semua nya terutama daddy, dan mommy nya.
''Kak," ucap Alina dengan menatap foto yang ada di layar hand phone nya.
''Kenapa tiba tiba menjauhi ku, apakah aku ada salah ," ucap nya.
Karena semenjak ia pulang ke Indonesia Axcel tidak pernah lagi membalas pesan atau pun mengangkat telpon nya.
Alina tidak tau apa salah nya, jika ia tau Alina akan meminta maaf terlebih dahulu.
Dulu saat diri nya merasa sedih seperti sekarang ini, Axcel akan memeluk nya seakan-akan ia berlian yang sangat berharga.
Tapi sekarang tidak lagi, jangan kan memeluk membalas pesan nya pun tidak.
Akina tidak bodoh ia tau sang kakak sedang menjauhi nya.
Tapi entah kenapa sekarang ia merasa sendiri.
Ia menangis menumpahkan semua yang ia rasa, mengeluarkan semua rasa sakit dengan airmata nya.
Alina termenung, karena malam ini tak pernah terpikir kan oleh nya.
Jika pun Billy bukan jodoh nya, setidaknya jangan secepat ini.
Alina masih belum siap untuk menerima nya.
Di taman itu cukup lah gelap, tidak akan ada yang tau jika ada orang di sana.
Alina menghapus air mata nya, dan detik berikut nya ia memblokir kontak sang kakak.
Karena di saat seperti ini ia hanya butuh pelukan, tapi sekarang tidak lagi.
Alina akan memenuhi keinginan Axcel.
Dan mulai malam ini Alina tidak akan pernah menghubungi nya, dan di masa depan Alina tidak akan meminta maaf.
__ADS_1
Jika pun harus ada kata maaf maka Axcel lah yang harus meminta maaf.
Di saat se seorang sedang patah hati maka akan sangat sulit untuk berpikir jernih.
Yang benar saja bisa salah, apalagi yang salah.
Setelah di rasa cukup tentang Alina memilih untuk duduk.
Alina kembali merenung, dia sedang memikirkan apa yang harus ia lakukan.
Apa yang akan dia berbuat setelah ini.
Sikap apa yang harus ia tunjukkan pada semua orang.
Karena semua orang pasti tahu jika diri nya menyukai Billy.
Tapi sekarang semua nya sudah tidak sama.
Harus kah ia berpura pura bahagia setelah ini.
Harus kah ia memperjuangkan cinta nya kembali sebelum janur kuning melengkung.
Atau ia harus mundur secara perlahan untuk menghargai diri nya sendiri.
Alina tidak tahu harus berbuat apa pikiran nya sangat kosong, hati nya tak bisa di ajak kompromi. Alina sangat menyukai Billy dari kecil Alina.
Bahkan Alina selalu menyebut nama Billy di sepanjang doa nya.
Berkhayal jika kisah cinta nya, dan Billy akan semudah percintaan orang tua nya.
''Ya Tuhan,'' ucap Alina dengan menengadah kan kepala nya menatap langit dengan air mata yang selalu keluar tanpa bisa Alina cegah.
''Apakah ini jalan untuk ku?''
''Apakah ini petunjuk mu untuk ku?''
''Apakah engkau juga menginginkan aku, dan Billy tidak bersama dalam kehidupan ini?''
''Harus kah aku mengubur rasa cinta ku mulai sekarang?''
''Apakah aku akan sanggup melewati nya sendiri?'' ''Kenapa harus aku yang merasakan sakit Ini.''
''Kenapa tidak kau tunjuk kan pada ku lebih awal, agar aku bisa menerima nya berlahan.''
''Apakah aku akan siap, sanggup melihat dia bergandeng dengan perempuan lain.''
''Sedangkan, hati ini sudah menjadi milik nya.''
''Aku sudah menyerahkan semua nya untuk nya.''
''Aku sudah mengklaim diri ku menjadi milik nya, tapi sekarang aku harus menghadapi semua ini.''
''Aku di paksa untuk menghapus semua khayalan yang selama ini aku mimpi kan, aku tidak ingin menyalakan siapa-siapa, tapi boleh kah aku masih berharap untuk bisa memiliki nya.''
''Tapi jika itu mustahil, aku hanya minta untuk di kuat kan, dan menerima nya dengan lapang dada.''
__ADS_1
''Karena aku tau engkau tidak akan memberikan cobaan begitu saja, pasti ada hikmah di balik semua nya.''
''Ya Tuhan, aku hanya ingin semua nya berjalan sesuai dengan kehendak mu,'' ucap Alina dengan sangat tulus.
Alina mengajukan banyak pertanyaan tapi tidak ada yang bisa menjawab nya.
Dan setelah itu Alina pergi untuk mencari kamar mandi, karena ia harus merapikan penampilan nya.
Alina merapikan make up nya.
Setelah di rasa cukup Alina keluar.
Dan ternyata di luar sudah banyak tamu yang datang.
Dan ada sebuah podium yang Alina yakini akan di gunakan untuk Billy, dan juga calon istri nya untuk bertukar cincin.
''Kuat kan aku ya Tuhan,'' pinta Alina.
Mikha yang melihat ada Alina tentu sangat bahagia apalagi Alina terlihat sangat cantik.
Sekalipun Mikha tau, Alina sedang tidak baik-baik saja, tapi penampilan Alina malam ini sudah jauh lebih dari kata cukup.
Pesona Alina memang tidak perlu di ragukan lagi.
Kehadiran Alina sangat lah menghipnotis, membuat siapa saja yang melihat nya, akan langsung jatuh hati pada pandangan pertama.
Alina sedikit risih dengan tatapan semua orang.
Banyak karena yang menyoroti nya.
Dan bisa di pastikan jika Alina lah yang akan menjadi bintang utama malam ini.
Mommy Luna yang melihat itu hanya tersenyum misterius.
Tidak ada se orang ibu yang rela jika anak nya tersakiti.
Mommy Luna sangat paham dengan apa yang di rasakan oleh putri semata wayangnya tersebut.
Hati ibu mana yang tidak sakit melihat anak nya harus berpura pura tegar di hadapan semua orang.
''Sekalipun malam ini bukan milik putri ku, tapi aku yakin bintang utama dalam acara ini adalah Alina Cath,'' batin Mommy Luna.
Alina tersenyum pada semua orang untuk menutupi rasa sakit yang ia rasakan.
Sampai di sini dulu bestie .
...Jangan lupa dukungan ya bestie...
...Jangan koment and vote dan juga jangan lupa klik favorit nya ya agar tak ketinggian update terbaru dari author ya...
...Koment yang positif ya bestie kasih saran boleh memberikan ide agar cerita ini terus berkembang...
...Jangan koment yang bikin mood author down dan menjadi males untuk nulis karena baca koment kalian...
...šššš...
__ADS_1