
Hay bestie.
Selamat siang.
Saat ini Alina sedang berada di sebuah Cafe menemui beberapa asisten dari rekan kerja yang sudah bekerja sama dengan perusahaan mama Sea yang saat ini di pimpin oleh Billy.
''3 jadwal sudah aku selesai kan, dan sekarang tinggal menghubungi beberapa orang lagi untuk membahas jadwal, aku harap mereka memiliki waktu, dan setelah itu aku bisa pulang. Aku akan menghabiskan waktu ku bersama dengan kedua orang tua ku karena bagaimana pun aku sangat jarang menghabiskan waktu ku bersama mereka,'' ucap Alina.
''Aku harap kamu baik baik kak, aku gak tahu apa yang sebenar nya terjadi, apa yang membuat mu menjauh dari ku, apa yang kakak pikirkan tentang ku, sampai sampai kakak tidak pernah merespon panggilan ku, tapi bagaimana pun hubungan kita Kakak akan selalu menjadi saudara yang terbaik untuk ku, aku gak tahu apa salah ku, tapi yang pasti jika kakak bertanya aku akan menjawab, jika aku salah aku akan meminta maaf, tapi untuk sekarang biar kan kita menjalani hidup ini masing-masing,'' batin Alina yang merasa terluka dengan sikap nya Axcel.
''Baik lah fokus Alina, karena kamu sengaja meninggalkan hand phone mu di ruangan mu, maka sekarang kita pergi ke perusahaan mereka satu satu,'' ucap nya dengan penuh semangat.
Dan setelah itu Alina memilih untuk pulang.
Sampai di rumah Alina mendengar Mommy Luna sedang mengobrol riang dengan se se orang lewat hand phone.
Alina yang sudah sangat capek tidak menghiraukan sang mommy.
Alina hanya mencium kening sang Mommy, dan setelah itu ia Alina langsung melangkah kan kaki nya menuju ke kamar.
Alina sudah tidak tahan karena capek yang ia rasa.
Sedang kan orang yang sedang mengobrol dengan sang Mommy hanya menatap Alina dengan datar.
Entah apa yang membuat nya se akan akan ia sangat membenci Alina.
Padahal sebelum nya orang itu sangat menyayangi nya.
Tapi sekarang untuk mengangkat telepon dari Alina ia se akan enggan untuk melakukan nya.
Apa yang terjadi.
Ada yang tau?
Koment di bawah ya.
__ADS_1
Sedangkan di kamar Alina langsung menuju ke ranjang dan beristirahat tanpa membersihkan diri terlebih dahulu.
Karena tujuannya saat ini adalah menyiapkan kepergian nya dengan sebaik mungkin dan juga bersikap seolah-olah ia sedang baik-baik saja dan untuk berpura pura itu membutuhkan tenaga yang sangat-sangat ekstra.
Sedang kan di bawah sang mommy masih berbicara dengan salah satu anak nya.
"Selesaikan urusanmu dengan nya nak, tanyakan apa yang sebenar nya terjadi. Jangan hanya memandang dan menilai dari satu arah, kamu masih belum mendengarkan penjelasan dari adik mu, berikan dia kesempatan untuk menjelaskannya karena Mommy yakin adik mu tidak akan melakukan hal di luar batas,'' jelas sang Mommy.
''Seharus nya kamu paham dengan sikap adik mu, jangan hanya perasaan yang tidak jelas itu kamu mengorbankan persaudaraan mu,'' lanjut sang Mommy.
''Itu aja saran Mommy, jangan sampai kamu menyesali nya di kemudian karena Mommy yakin saat itu semua nya sudah terlambat.''
''Axcel paham Mom, jangan cemas kan itu,'' jawab Axcel yang tak lain dan tak bukan adalah kembarang Alina.
''Jika kamu memang ingin mengejar nya silahkan lagian sekarang dia sudah sendiri,'' jawab sang mommy Luna.
''Apakah aku masih memiliki kesempatan setelah hati dan jiwa nya sudah pernah pergi,'' balas Axcel.
''Dan kamu tau jelas siapa yang membuat nya bangkit dari keterpurukannya dan bisa melewatinya badai itu dengan tersenyum,'' ucap sang Mommy.
''Kita semua tau Axcel dari kecil Mikha lebih menurut ke Alina dari pada orang tua nya, apakah kamu pikir Alina mampu melakukan hal tercela seperti itu ke Mikha?''
''Kamu hanya mendengar kan sebagai dari cerita nya jangan langsung menyimpulkan, karena sampai detik ini kita hanya tau sebagian dari cerita yang sebenarnya, jika memang benar apa yang kamu dengar pada waktu itu Mommy yakin pasti ada sesuatu.''
Mendengar itu Axcel jadi terdiam.
Karena memang benar apa yang di katakan oleh sang mommy tapi bagaimana pun Axcel tidak akan luluh secepat itu.
''Kamu langsung membuat jarak dengan adik kembar mu sebelum kamu memastikan semua nya, apakah itu adil sayang?'' tanya Mommy Luna.
''Mommy hanya memberikan bisa memberimu nasehat bukan untuk menghakimi semua keputusan ada di tangan kamu nak, Mommy hanya ingin semua nya baik baik saja Mommy sedih karena ada tembok di antara kalian ,'' lanjut Mommy Luna.
''Axcel tau mom, dan Axcel akan menyelesaikan semua nya,'' jawab Axcel sekalipun ia masih kekeh jika Alina lah yang harus bertanggung jawab atas apa yang terjadi pada Mikha pada waktu itu.
Setelah itu mereka mengakhiri semua nya.
__ADS_1
Mommy Luna ingin melihat keadaan Alina, karena sejak ia bekerja di kantor bersama dengan Billy Alina nampak membatasi diri dengan orang orang di sekeliling nya.
Saat Mommy Luna masuk ia langsung menyalakan lampu di kamar itu, dan mommy Luna dapat melihat ada beberapa koper yang sudah bersejarah dengan rapi.
''Apakah sedalam itu rasa yang Alina miliki untuk Billy,'' gumam sang mommy.
Alina yang kuat, Alina yang ceria, Alina yang bisa tersenyum di dalam keterpurukan nya, dalam kondisi apapun sekarang ia nampak berbeda.
Sekalipun Alina masih tetap bertingkah seperti biasa nya tapi itu sudah tidak se asyik dulu sebab apa yang Alina lakukan tidak selepas seperti biasa nya.
''Mommy akan memperjuangkan apa yang membuat nya bahagia sayang, tidak peduli bagaimana cara nya Mommy pasti kan kamu akan bahagia lagi, Mommy janji untuk itu, jika kamu tidak bahagia maka dia juga tidak bisa bahagia,'' ucap Mommy Luna.
''Mommy tau Mommy salah, tapi se orang ibu mampu melakukan apapun untuk buah hati nya,'' ucap Luna mencium kening Alina.
''Berjanjilah kamu akan bahagia di sana, mari kita jalan kan tugas masing masing, kamu pergi untuk melupakan nya, dan Mommy akan membuat orang orang itu tidak bisa melupakan mu, sejauh apa mereka melangkah mereka tidak akan bisa lari pikiran mereka sendiri,'' ucap Mommy Luna dengan serius.
Memang benar kasih ibu sepanjang masa.
Untuk hari ini cukup sekian ya besti lanjut besok.
Maaf jika author lama tidak update.
Banyak hal hal yang tidak bisa di tinggal kan.
Dan semoga mulai hari ini author bisa rutin lagi seperti dulu ya bestie.
Jangan lupa koment like.
Mohon bantuan nya ya bestie
Doakan juga semoga author sehat selalu amin.
Semoga kalian semua sehat selalu.
Amin.
__ADS_1