
Alina tidak langsung mengangkat nya ia masih menyiapkan mental dengan apa yang akan Mommy nya itu katakan.
Mommy nya tidak akan pernah menelpon pagi pagi jika itu tidak penting.
Dan Alina tahu itu.
Dengan membuang nafas nya Alina memberanikan untuk mengangkat nya, sekalipun tangan nya sedikit gemetaran.
''Morning Mommy ku sayang,'' sapa Alina dengan ceria.
''Kamu sedang apa, Sayang?'' tanya Mommy Luna basa basi.
''Lagi menikmati pemandangan alam," jawab Alina jujur.
''Ada apa gerangan ibu negara menelpon diriku pagi-pagi sekali ini," ucap Alina.
''Ini sudah siang Alina bukan pagi," jelas sang Mommy.
Mendengar itu Alina hanya tersenyum.
''Pulang lah ada acara keluarga," jelas Mommy Luna.
''Acara keluarga apa Mom ?" tanya Alina penasaran.
Dan entah kenapa ia yakin jika firasat nya memang bener.
Dan Mommy nya juga mengatakan akan ada acara keluarga?.
Dan itu sangat dadakan jika pun ada pasti ada pembicaraan sebelum nya.
''Kamu harus kuat setelah mendengar berita ini, Mommy minta kamu jangan pernah memiliki niat jahat pada siapapun, suka boleh, sayang juga boleh. tapi di dunia ini tidak semua apa yang kita ingin kan bisa terwujud ," jelas Mommy Luna.
''Ada apa Mom, kenapa perasaan ku tiba tiba tidak enak," jujur Alina.
''Jika kamu ingin tahu pulang lah, jika tidak Mommy yakin kamu pasti akan menyesal seumur hidup mu, dan Mommy minta kamu baik baik dalam berkendara, kamu juga harus tiba di rumah sebelum jam delapan malam," ucap mommy Luna.
Dan setelah itu Mommy Luna mematikan sambungan telpon nya.
Tanpa mendengar jawaban dari Alina.
Alina merasa takut dengan apa yang akan ia dengar tapi ia juga harus tahu apa yang sedang terjadi.
Awal nya mommy Luna ingin memberitahu hal yang sebenar nya pada Alina, tapi tidak ia lakukan, karena takut terjadi apa-apa dengan putri nya tersebut, dan yang bisa di lakukan nya adalah untuk memancing nya pulang semoga saja itu berhasil.
''Mommy apa-apaan sih. Kenapa harus main teka-teki seperti itu, apa segitu kangen nya mommy sama aku.'' Ucap Alina untuk menenangkan hati nya.
__ADS_1
Tapi jauh di lubuk hati nya Alina tahu, jika memang ada hal yang serius, dan mau tidak mau dia harus menghadapi nya, siap atau tidak.
''Aku harap ini bukan hal buruk,'' gumam Alina pelan.
Alina memandangi pemandangan yang di suguhkan kepada nya.
Baik dari samping, depan semua nya sangat indah.
Alina memilih untuk membersihkan diri nya, dan ia akan makan.
Setelah itu Alina akan mengunjungi beberapa tempat, dan akan membagikan sedikit rezeki pada orang orang yang ada di sekitar sana.
Alina berkeliling di temenin dengan BI asih orang yang menjaga villa tersebut.
BI asih memperkenal kan Alina kepada penduduk yang ada di sana, tak lupa juga Alina memberikan sedikit rezeki pada orang di sana lewat Bi asih.
Setelah itu Alina langsung pulang tanpa membersih diri nya terlebih dahulu, karena ia sangat penasaran dengan berita penting itu.
Alina memberikan beberapa yang pad BI asih, sebagai ucapan rasa terima kasih karena ia sudah merawat nya dengan baik.
Alina mengendarai mobil itu dengan kecepatan sedang, sedangkan pikiran nya tak bisa berhenti untuk berpikir, dan kemungkinan terburuk tentang apa yang akan Mommy nya sampaikan.
Alina tau, dan yakin jika itu ada sangkut pautnya dengan nya, atau tidak dengan Billy.
''Baru juga di tolak masak udah mau di tinggal nikah.''
Alina membuang nafas nya dengan kasar.
Sampai di mansion ia sudah di tunggu oleh sang Mommy.
''Sebenar nya ada apa Mom?" tanya Alina to the poin sebelum ia duduk.
''Jadi nanti malam ada acara di mansion mama Sea, dan papa Sean," jelas Mommy Luna.
''Acara apa?" tanya Alina
Dan mu tidak mu Mommy Luna harus menjelas kan yang sebenar sebenar nya, dan itu membuat Alina sangat syok.
Setelah berhasil menguasai diri nya sendiri Alina pergi ke kamar nya untuk bersiap siap, karena keluarga inti harus datang lebih dulu dari pada tamu undangan.
Sampai di kamar Alina langsung mengunci pintu kamar nya, karena tidak ingin ada yang mengetahui apa yang sebenar nya terjadi pada nya setelah berita itu sampai di telinga nya.
''Mungkin ini jawaban di Tuhan untuk ku,'' gumam Alina.
''Aku, dan Bi hanya di takdir kan untuk menjadi sahabat.''
__ADS_1
Alina mencoba untuk kuat tak lupa ia juga menyemangati diri nya sendiri dengan menghapus air nya yang terus saja mengalir tanpa bis ia cegah.
''Jangan cengeng Alina, ingat kamu itu perempuan yang kuat, kamu pasti bisa melewati nya dengan mudah," ucap Alina mencoba untuk tegar.
Alina tidak bisa menerima berita itu dengan lapang dada, rasa untuk Billy bukan lah main main.
Dan setelah tenang Alina memilih untuk berendam, dan segera bersiap-siap.
Karena ia pasti akan di tunggu oleh ke dua orang tua nya, karena tidak mungkin ia akan pergi ke rumah Billy se orang diri.
Dan Alina menyiapkan diri nya dengan baik malam ini
Dia ingin menunjukkan jika ia baik baik saja di depan Billy.
Sekalipun, itu sangat bertolak belakang dengan apa yang ia rasa kan saat ini.
Alina berdandan sedikit berbeda kali ini, dia ingin menjadi lebih dewasa kali ini, tapi tetap dengan make up yang natural.
Alina berharap penampilan nya saat ini bisa menutupi rasa sedih nya.
Setalah selesai Alina turun, karena sudah di tunggu oleh orang tua nya.
''Ya ampun sayang kamu cantik sekali,'' puji Mommy Luna.
''Terima kasih Mom ," jawab Alina.
Dan setelah beberapa menit Alina sampai di rumah Billy.
''Ya Tuhan kenapa nasib ku sial sekali?" ," ucap Alina dengan membuang nafas nya dengan kasar.
Alina kembali menghela napas, karena menang se sesak itu yang Alina rasakan saat ini.
Sudah dua kejadian tidak enak yang ia alami, pertama pernyataan cinta nya di tolak oleh Billy dan yang ke dua mendapatkan kabar jika sebenar nya Billy sudah memiliki calon istri.
"Hari ini akan aku tandai sebagai hari berkabung untuk hati ku." Gumam Alina yang terdengar sangat menyedihkan.
...Jangan lupa dukungan ya bestie...
...Jangan koment and vote dan juga jangan lupa klik favorit nya ya agar tak ketinggian update terbaru dari author ya...
...Koment yang positif ya bestie kasih saran boleh memberikan ide agar cerita ini terus berkembang...
...Jangan koment yang bikin mood author down dan menjadi males untuk nulis karena baca koment kalian...
...šššš...
__ADS_1