Pencuri Cantik Milik CEO Arogan

Pencuri Cantik Milik CEO Arogan
Bab 29 : Pria Misterius


__ADS_3

"Bagaimana? Apa kau menemukan sesuatu dari gelang itu?" tanya Robert. Saat ini dia berada di laboratorium milik salah satu temannya. Dia tengah mencari cara untuk membantu Kate lepas dari Steven dengan mencari tahu tentang gelang yang saat ini melingkar di pergelangan tangan Kate. Sudah berapa orang Robert datangi hanya untuk hal yang sama. Tapi mereka menyerah karena tidak menemukan cara untuk melepas gelang itu tanpa sidik jari si pemilik. Dan sekarang, adalah satu-satunya harapan Robert. Dia mendatangi temannya yang seorang ilmuwan yang biasa melakukan penelitian.


"Maafkan aku, Robert. Jika hanya dari foto, aku tidak akan tahu apa kelemahan dari gelang ini. Tapi mungkin akan berbeda jika kau membawa gelang itu kemari." seru Jack


"Bagaimana aku membawa Kate kemari, sedang dia di tahan di rumah Steven." tanpa Jack katakan pun jika dia bisa, dia akan membawa Kate kemari. Tapi jangankan membawanya, untuk bertemu dengan Kate saja Robert harus melewati bahaya.


"Kalau begitu aku tidak bisa membantu. Maaf."


Robert mengusap wajahnya kasar. Dia seolah putus asa untuk menolong Kate. Tapi mau sampai kapan Kate menjadi tawanan Steven? Sepertinya dia harus menemui Kate lagi. Mungkin dia bisa menyarankan pada Kate untuk memotong jari Steven disaat pria itu lengah agar dia bisa melepas gelang itu dan dia yakin setelah itu Kate hanya tinggal nama.


Tapi ada hal yang membuat Robert bingung. Kenapa Kate masih hidup? Maksudnya, kenapa Steven membiarkan Kate hidup dan justru menjadikannya pelayan pribadinya? Pria itu dikenal sangat kejam. Melakukan sedikit kesalahan saja, nyawa melayang. Tapi Kate? apa dia begitu beruntung? atau jangan-jangan, Steven menyukai Kate Itu sebabnya Steven membiarkan Kate hidup.


Sepertinya dia harus mencari tahu lagi. Kali ini dia harus mencari tahu apa hubungan Steven dengan Kate. Jika benar Steven menyukai Kate, dia bisa memanfaatkan hal itu untuk mendapatkan keuntungan. Ya itu benar. Daripada dia di pusingkan dengan gelang sialan ini, lebih baik dia mencari keuntungan lain dari kedekatan Steven dan Kate.


Robert mengambil kembali foto yang sempat ia perlihatkan pada Jack dan pergi begitu saja. Setelah ini dia akan menyamar dan menemui Kate. Dia akan menghasut Kate untuk mendekati Steven dengan iming-iming agar bisa terbebas dari pria itu dan jika itu berhasil, Robert akan meminta Kate untuk merayu Steven untuk mendapatkan keuntungan. Ide yang bagus bukan.


Robert keluar dari laboratorium milik Jack. Dia memarkirkan mobilnya cukup jauh dari sana karena dia takut ada yang curiga dengan nya karena bagaimanapun Jack adalah ilmuwan gila yang suka menciptakan sesuatu di luar nalar manusia.


Robert menoleh kesana-kemari dan berjalan dengan buru-buru. Sampai-sampai dia tidak sengaja menabrak seorang pria.


"Apa kau tidak punya mata, Hah?" teriak Robert. Dia menatap pria yang memakai topi yang hampir menutupi wajahnya. Sungguh terlihat sangat mencurigakan. Tapi Robert tidak mau ambil pusing. Dia kembali berjalan tanpa memperdulikan pria itu.


"Tunggu!!" seru pria misterius itu. Robert berhenti dan menoleh. "Ada apa?'' tanya nya ketus.

__ADS_1


Pria misterius itu mendekat dan memberikan foto Robert yang terjatuh. "Ini milik anda, Tuan." serunya


Robert mendengus dan mengambil foto dari tangan pria misterius itu. Dia pergi begitu saja tanpa mengucapkan terimakasih.


Pria misterius itu menatap punggung Robert yang semakin menjauh. Setelah Robert tidak terlihat lagi, pria misterius itu menyeringai. Dia harus segera pergi untuk menemui teman lamanya.


Pria misterius itu sampai di depan laboratorium milik Jack yang terlihat seperti rumah biasa jika di perhatikan dari luar. Dan tanpa mengetuk pintu terlebih dahulu, pria misterius itu masuk begitu saja dan membuat si pemilik terkejut dengan kedatangan nya.


"Apa kabar Jack?"


Deg


Jack mendongak menatap pria yang baru saja menyapanya. " Kau? Kau kembali kawan?" Jack memeluk pria misterius itu. Jack sangat senang karena setelah sekian lama pergi, akhirnya temannya itu kembali juga.


"Seperti yang kau lihat, aku baik-baik saja. Lalu bagaimana dengan mu? apa kau masih suka menciptakan hal gila?"


Jack tertawa, hal gila yang biasa orang katakan adalah hobinya. Tentu dia akan terus melakukannya.


"Apa yang membuat mu kemari?" tanya Jack


"Hei.. Kita sudah lama tidak bertemu. Aku merindukan mu, kawan."


"CK.. aku tidak percaya." Jack kembali melakukan penelitiannya. Dia sedang mencipta obat yang bisa membuat orang berhalusinasi dan melakukan apa yang kita perintahkan. Dia pernah mencobanya pada seorang teman. Tapi efek dari obat itu hanya bersifat sementara sehingga baru beberapa jam, orang tersebut sudah sadar. Dan sekarang dia mulai mengembangkan obat tersebut.

__ADS_1


Bahkan dia pernah menciptakan racun pesanan dari seorang klien. Dia membuat racun yang bisa membunuh secara perlahan dan tidak meninggalkan jejak kematian. Seolah korban mati mendadak karena serangan jantung dan bukan karena racunnya.


"Aku tadi tidak sengaja bertemu dengan seorang pria berkepala botak. Siapa dia?"


"Oh.. Dia Robert Wilson. Dia meminta bantuan ku untuk mencari kelemahan dari gelang yang berada di foto yang ia bawa." seru Jack


"Gelang?"


"Yes.. Putrinya menjadi tawanan seseorang dan putrinya di beri gelang itu agar tidak bisa melarikan diri. Tapi aku tidak bisa membantu karena itu hanya foto. Mungkin jika dia membawa putrinya kemari, aku bisa membantu nya."


"Siapa nama mereka?"


"Aku lupa. Tapi kalau tidak salah, Robert tadi sempat berkata Steven. Yah, seperti nya pria yang menahan putrinya bernama Steven. Kenapa tiba-tiba kau bertanya? Apa kau mengetahui sesuatu?" tanya Jack


"Hei.. Aku baru saja kembali dari Paris. Bagaimana mungkin aku langsung tahu apa yang terjadi disini."


"Oh iya.. Kau benar juga. Baiklah, karena kau kembali. Bagaimana jika kita merayakannya." ajak Jack


"Kau tidak mengajakku mencoba hasil penemuan mu kan?" seru pria itu


"Hei.. Tentu saja tidak. Aku akan mengajak mu ke bar. Kita bisa bersenang-senang di sana."


Pria itu tertawa dan menerima ajakan Jack. Dia akan membuat Jack mabuk agar bisa mengorek informasi mengenai gelang tersebut. Walaupun Jack seorang ilmuwan gila, tapi dia tidak akan membocorkan rahasia tentang kliennya. Untuk itu Pria misterius itu menerima ajakan Jack ke Bar. Dia tahu jika Jack sangat payah dalam hal minum. Dan dia bisa memanfaatkan hal itu untuk mendapatkan apa yang dia inginkan.

__ADS_1


Dari awal melihat foto gelang itu, Dia sudah tertarik dengan gelang tersebut. Tapi mendengar jika gelang itu di pakai seorang wanita untuk menahannya agar tidak melarikan diri membuat Pria itu penasaran. Apa keistimewaan gelang tersebut?


__ADS_2