
Matahari sudah berada di atas kepala, tapi belum ada kabar dari Leo. Untuk itu, Steven meminta James untuk melacak keberadaan Leo dan memberikan kejutan pada pria itu.
Daripada mereka menunggu diundang, lebih baik mereka datang memberi kejutan. Dan tentu saja rencana sudah mereka susun dengan rapi. Mereka juga tahu bantuan apa yang di berikan Jack pada Leo.
Dan jika kalian bertanya apa yang terjadi pada Jack? Jawaban nya adalah, Jack baik-baik saja karena Steven bukan orang yang suka mengingkari janjinya. Dia membiarkan Jack hidup di tengah pulau terpencil tempat pengasingan keluarga Archilles. Di sana, dia bisa menciptakan berbagai macam penelitian dan bisa mengujinya langsung pada binatang buas peliharaan keluarga Archilles. Steven baik, bukan?
James mempersiapkan pasukan yang akan mereka bawa untuk melakukan misi penyelamatan pada Ibu Kate. Mereka membawa berbagai macam senjata api, granat dan senjata otomatis jika di perlukan.
Sedangkan Steven dan Kate sedang berdiskusi dengan apa yang akan mereka lakukan nanti untuk menyelamatkan Ibu Kate. Mereka harus melawan dari dua arah dan mengecoh Leo agar bisa masuk dan menyelamatkan Ibu Kate.
Tapi tetap saja, Steven merasa khawatir pada Kate. Dia takut Kate akan melakukan sesuatu yang nekat karena terdesak. Untuk itu, Steven membawa Jennifer dan Chip yang sudah ia tukar isi nya sebagai alat penukaran sandera nantinya.
"Apa tidak sebaiknya kau di rumah saja, Kitty? Aku khawatir terjadi sesuatu padamu." seru Steven
__ADS_1
"Aku baik-baik saja, Steve. Kau tahu kan aku siapa? Dan apa yang sudah aku lalui selama ini. Jadi kau tidak perlu khawatir."
"Baiklah!! Tapi berjanjilah untuk tidak melakukan hal nekat. Dan kau harus tetap di sisi ku apapun yang terjadi."
"Siap Bos."
"Good. Kalau begitu, beri aku ciuman." Steven memonyongkan bibirnya. Tapi bukan ciuman yang dia dapat tapi justru sebuah tamparan ringan di bibir pria itu.
"Jangan mengambil kesempatan dalam kesempitan." gerutu Kate
Kate melototkan kedua matanya. Tapi bukannya takut, Steven justru terkekeh gemas melihat ekspresi kekasihnya.
Kekasih? Kapan mereka resmi menjadi sepasang kekasih? Bagi Steven, setelah malam panjang yang mereka lalui kemarin, Kate adalah miliknya. Kekasihnya dan juga calon istrinya. Bahkan setelah misi ini selesai, dia akan langsung meminta restu pada Ibu Kate untuk menikahi Kate secepatnya.
__ADS_1
Steven memakaikan rompi anti peluru pada Kate. Dia mengecup sekilas bibir Kate yang di balas decakan pelan. Tapi Steven seolah tidak perduli. Dia kembali menempelkan bibirnya, mencium Kate dengan mesra. Decapan dari keduanya terdengar begitu nyaring. Bahkan sebuah lenguhan keluar dari bibir Kate di sela-sela ciuman mereka.
"Ekhm.."
Steven dan Kate melepas ciuman mereka dan menatap seseorang yang sudah mengganggu kesenangan mereka.
"James!!" geram Steven
"Maaf Tuan. Tapi saya mau melaporkan jika bodyguard sudah siap. Jika anda ingin bercinta terlebih dahulu, saya sarankan untuk melakukannya di kamar karena di sini sangat rawan di lihat oleh jomblo seperti saya." seru James santai
Steven mendengus kesal. Dia menyimpan dua senjata api di belakang punggungnya dan pergi melihat kesiapan anak buahnya.
Kate menggeleng pelan. Dia juga menyimpan senjata api dan juga senjata andalan nya, belati.
__ADS_1
"Baiklah!! Saatnya beraksi. Tunggu aku, Mom. Aku akan segera menyelamatkan mu. Jadi aku harap kau baik-baik saja saat aku tiba di sana. Atau jika tidak, kau akan melihat sisi lain dari putrimu."