
Kate keluar dari ruang arena pelatihan dengan kaki yang terkilir. Dia berjalan dengan tertatih dan sesekali meringis kesakitan.
Dari arah berlawanan, Jennifer mendekati Kate dan berdiri tepat di hadapannya. "Bagaimana rasanya dihukum? Apa enak?" ledek Jennifer
Kate memutar kedua bola matanya jengah. Dia sedang malas berdebat dengan Annabelle saat ini. Jadi lebih baik dia kembali ke kamar nya dan mengobati kakinya. Ah.. Dia juga harus menutupi tanda yang Steven cetak di leher nya. Jangan sampai orang-orang tahu tanda itu. Bisa-bisa mereka akan curiga.
"Hei.. mau kemana? Aku belum selesai bicara." teriak Jennifer
Kate menatap malas Jennifer. Dia mengangkat telapak tangannya tepat di depan wajah Jennifer dan berkata, "Bicara dengan tangan ku, Aku jamin kau akan merasa panas di wajahmu."
Jennifer terdiam dan menatap Kate yang berjalan menjauh. Dia merasa kesal karena Kate begitu berani dengan nya. Tapi tiba-tiba pandangannya tertuju pada pergelangan tangan Kate, dia bisa melihat sesuatu yang berkilauan di sana.
"Apa itu tadi?" gumam Jennifer.
...****************...
Di dalam kamar, Kate mengambil salep untuk mengobati kakinya yang terkilir. Dia memberikan pijatan ringan karena kakinya benar-benar sakit.
"Aw... Ini benar-benar sakit. Ini semua gara-gara pria gila itu. Bukannya menolong tapi dia malah menertawakan ku." sungut Kate
Dia teringat ciuman panasnya dengan Steven di ruang pelatih. Dia memegang bibirnya dan turun ke lehernya. Entah mengapa dia merasa merinding dan berkedut di bawah sana. Jantungnya berdebar dan rasanya dia ingin mengulangi nya lagi.
__ADS_1
"Aish.... Apa yang kau pikirkan, Kate? Apa kau sudah gila? Dia pasti hanya menjadikan mu pelampiasan saja." Kate menepis perasaan yang ia rasakan saat ini. Dia tidak mau terlalu berharap karena bagaimanapun mereka tidak mempunyai hubungan apa-apa. Tapi ucapan James tempo hari, membuat nya bingung.
Flashback On
"Ada yang ingin aku bicarakan dengan anda, nona." seru James.
Kate menoleh menatap James yang terlihat sangat serius. "Apa?"
"Diluar sana ada mantan kekasih Tuan Steven. Dia baru saja kembali beberapa hari yang lalu dari Paris."
deg
Mendengar mantan kekasih Steven kembali, entah mengapa hati Kate terasa sesak. Tapi dia mencoba untuk tetap tenang agar James tidak menyadarinya. "Lalu?" tanya Kate
"Bisa langsung pada intinya saja? Aku tidak mempunyai waktu untuk mendengar kisah cinta mereka." seru Kate
James tersenyum. Dia merasa jika ada kecemburuan dalam ucapan Kate. Dia semakin yakin ada hubungan diantara keduanya. Dan dia mendukung jika Steven dengan Kate si pencuri daripada Jennifer si pengkhianat.
"Anak buah ku melapor jika selama di Paris, Nona Jenny tidak benar-benar menjalani pekerjaannya sebagai modeling. Tapi dia menjadi wanita simpanan orang-orang besar di sana."
"WHAT??" pekik Kate. "Are you kidding me?"
__ADS_1
"Aku serius nona. Sekarang tiba-tiba dia kembali. Aku yakin dia mempunyai niat buruk pada Tuan Steven. Jadi, sebagai pelayan pribadinya, aku ingin Anda menjauhkan Tuan Steven dari nya."
Kate melipat kedua tangannya di depan dada. "Apa imbalannya?" tanya Kate. Dia tidak mungkin melakukan sesuatu tanpa imbalan. Apalagi dia harus memisahkan kembali dua insan yang baru saja di pertemuan setelah bertahun-tahun terpisah. Bukankah dia akan terlihat kejam? Untuk itu dia ingin imbalan yang setimpal dengan apa yang akan dia lakukan.
"Pengobatan Ibumu." jawab James singkat.
Kate berdecak pelan. Dia pikir James akan membantunya bebas dari Steven, tapi ternyata tidak. Tapi bukankah itu imbalan yang sangat menggiurkan? Ibunya bisa mendapatkan perawatan intensif, dengan begitu ibunya akan cepat pulih. Lalu yang harus dia lakukan adalah mencoba lepas dari tahanan Steven. Dia tidak perlu memikirkan Ibunya karena jika Ibunya sembuh, mereka bisa langsung pergi dari kota ini.
"Jadi bagaimana, nona?" tanya James
"Ok, deal. Sekarang, ayo kita lihat wanita rubah itu."
Flashback Off
Kate menghela nafasnya. Bagaimana caranya menjauhkan Steven dari si Annabelle, sedangkan wanita itu terus saja bergelayut Manja pada Steven.
"Bagaimana caranya aku memisahkan mereka? Apa Aku harus membuat Steven menyukaiku? Tapi....
"Aish .. lama-lama aku bisa gila. Tapi selama ini dia suka sekali mencium ku. Dia juga ....
Ucapan Kate terhenti karena mengingat apa yang baru saja Steven lakukan padanya. Dia mengambil cermin dan mengarahkan nya pada lehernya.
__ADS_1
"Satu, dua, tiga, empat? Empat? Kenapa dia membuat tanda begitu banyak? Sekarang bagaimana caranya aku menutupi tanda ini?" Kate mengambil foundation dan mengoles di lehernya. lumayan untuk menyamarkan tanda-tanda itu.
Sekarang yang harus dia lakukan adalah mencari cara untuk membuat Steven berpaling dari Annabelle dan hanya melihat nya saja. Setelah tugas nya berhasil, dia akan mencari cara untuk keluar dari neraka ini.