
Seperti yang sudah direncanakan sejak awal, hari ini Robert akan pergi menemui Kate. Dia mengendarai mobilnya dengan kecepatan sedang dan berhenti tidak jauh dari rumah Steven.
Robert turun dari mobil. Dia mengeluarkan teropong kecilnya dan melihat aktivitas di rumah Steven. Sepertinya si pemilik sudah pergi, jadi ini kesempatan bagus. Dia akan menyamar menjadi penjaga dengan menggunakan seragam penjaga yang pernah dia pakai.
Tidak mau berlama-lama, Robert segera mengganti bajunya di dalam mobil. Tidak lupa dia membawa peralatan yang dibutuhkan untuk masuk kesana nanti nya.
Seragam sudah dipakai, topi ia gunakan untuk menutupi kepala plontos nya dan tidak lupa senjata untuk berjaga-jaga. Robert mengeluarkan grappling hook launcher sebagai alat untuk masuk ke sana. Dia mencari sudut yang bagus dan setelah itu dia menembakkan nya ke dinding pagar rumah Steven.
"Huft... Aku harap ini akan cepat selesai." Robert menaiki dinding pagar yang menjulang tinggi mengelilingi rumah Steven dengan tali yang keluar dari senjatanya.
Ini cukup menegangkan apalagi dia pernah hampir tertangkap dan Kate justru menertawakan nya.
Robert berhasil masuk. Dia bersikap biasa dan mulai berpatroli seperti penjaga pada umumnya. Ekor mata Robert melirik ke dalam rumah Steven dan berharap Kate segera keluar sebelum ia ketahuan. "Cepatlah keluar Kate!!" gumamnya dalam hati.
Sepertinya Dewi Fortuna berpihak padanya, dia melihat Kate yang keluar dari rumah yang entah akan kemana. Robert mengikuti Kate dan memanggilnya. "Psstt..."
Kate berhenti karena mendengar suara seseorang yang dia kenal. Dia menoleh dan melihat penjaga yang berjalan mendekatinya. Tidak! itu bukan penjaga. Jika di lihat lebih teliti dia seperti...
"Akhirnya kau keluar juga, Kate."
"Bolam lampu!! " pekik Kate. Dia menarik Robert dan membawanya ke tempat yang terlepas dari pengawasan kamera cctv. Bukan karena dia ingin melindungi Robert, tapi dia berharap kedatangan Robert kali ini membawa kabar baik. Untuk itu dia ingin leluasa membahasnya.
"Ada apa kau datang kemari? apa ada kabar baik?" tanya Kate.
"Maaf Kate. Aku tidak bisa membantumu. Aku sudah meminta bantuan pada teman-teman ku. Bahkan aku menemui Jack dan meminta bantuannya." seru Robert
"Jack?"
__ADS_1
"Yes. Dia adalah ilmuwan gila. Kau pasti mengenalnya kan."
Kate terdiam. Dia tidak menyangka jika Robert mengenal orang mengerikan seperti Jack. Semua orang tahu jika Jack adalah ilmuwan gila yang menciptakan sesuatu diluar nalar manusia. Untuk itu Kate berusaha untuk tidak terlibat dengan orang seperti dia. Karena Jack bisa menciptakan mesin pembunuh yang mematikan.
"Maafkan Aku, Kate. Tapi Jack juga tidak bisa membantu kecuali jika kau menemuinya. Akan lebih mudah jika Jack melihat secara langsung gelang itu."
"Apa kau gila? Belum sempat aku terlepas dari gelang sialan ini, nyawaku sudah melayang lebih dulu. Bahkan kau juga akan mati, Robert."
"Untuk itu aku datang kemari. Aku memang tidak bisa membantu mu. Tapi aku punya rencana." seru Robert.
Rencana? Dia tidak yakin dengan rencana Robert. Walaupun kepala pria itu terlihat seperti lampu bersinar tapi tetap saja isinya kosong. Tapi tidak ada salahnya dia mendengarkan rencana pria plontos di depannya ini.
"Katakan!!! apa rencanamu?"
"Sebelumnya aku ingin tanya, kenapa kau masih hidup sampai sekarang? Maksud ku, kau tahu kan Steven orang yang seperti apa? Pasti dia mempunyai alasan membiarkan mu hidup. Bahkan dia menjadikan mu pelayan pribadinya. Kau tahu arti dari kata pribadi, bukan?"
"Kau tahu kenapa?" tanya Robert
"Entahlah. Mungkin Dewi Fortuna berpihak padaku."
"Kau benar. Dewi Fortuna selalu berpihak pada penjahat seperti kita. Dia begitu baik sampai-sampai keberuntungan itu datang pada kita. Buktinya sekarang Aku bisa berdiri di sini berbicara dengan mu. Dan aku harap, Dewi Fortuna melindungi ku sampai aku bisa keluar dari sini."
"Ck... Kau terlalu berbelit-belit, Robert." gerutu Kate
"Aku hanya tidak menyangka jika Dewi Fortuna begitu baik pada kita."
"Ck... Sekarang katakan apa rencana mu?"
__ADS_1
"Kau bisa menggunakan kesempatan ini untuk menjerat Steven. Buat dia tergoda padamu dan kau bisa lepas dari nya dengan mudah."
Kate melebarkan kedua matanya. Menggoda? apa ayah tirinya baru saja memintanya menjadi jalan9? Setelah dia menjadikan nya seorang pencuri, sekarang dia ingin Kate menjadi Jalan9? Gila!!! Kalau begini, lebih baik dia mencari cara sendiri untuk lepas dari Steven.
"Bagaimana menurutmu?"
Kate mendengus kesal. Dia menarik Robert dan membawanya ke gerbang. Banyak penjaga yang melihatnya. Tapi mereka hanya diam saja.
"Hei.. Apa yang kau lakukan? Bagaimana jika mereka menangkap ku?" Robert memberontak. Dia melirik menjaga yang hanya diam saja. Ini terlihat aneh untuk nya. Kenapa mereka tidak bereaksi sama sekali?
"Lain kali jika ingin menemui ku, kau bisa masuk lewat pintu ini. Tidak perlu kau mengendap-endap seperti pencuri. Sampai kapanpun aku tidak akan melakukan apa yang kau katakan. Jadi sekarang, lebih baik kau pergi dari sini sebelum mereka menembak kepala mu." Kate melirik penjaga yang melihat kearah mereka. Dia juga tidak tahu kenapa para penjaga itu hanya diam saja. Tapi biarlah, yang terpenting Robert bisa pergi dengan selamat. Anggap saja Dewi Fortuna lagi-lagi menolong mereka. Hah... Sepertinya benar yang di katakan Robert. Dewi Fortuna adalah Dewi penolong untuk orang-orang seperti mereka.
"Tu_tunggu dulu!!! Pikirkan baik-baik ucapan ku tadi. Kau bisa keluar dari neraka ini tanpa kehilangan nyawamu. Dan kau bisa terbebas dari gelang sialan ini." Robert berbicara pelan agar penjaga tidak mendengar pembicaraan mereka.
"Sampai kapanpun, aku tidak akan mau. Biar saja gelang ini berada di tangan ku seumur hidup dari pada aku menjadi jalan9." Kate mengangkat tangannya hingga gelang itu terlihat berkilauan di bawah sinar matahari.
Menyadari hal itu, Robert menarik tangan Kate dan meneliti lebih dalam gelang yang melingkar di pergelangan tangan Kate.
"Ada apa?" tanya Kate.
Robert tidak menjawab, dia mengeluarkan ponselnya dan mencari foto yang tersimpan di galeri dan mencocokkan nya dengan gelang Kate.
Deg
"I_ini... Ge_gelang ini...
"Hei.. Jangan membuatku takut. Ada apa dengan gelang ini?"
__ADS_1
Robert tidak menjawab. Dia masih terkejut dengan fakta tentang gelang yang melingkar di pergelangan tangan Kate. Tidak !! bukan karena gelangnya tapi karena berlian yang menempel di gelang tersebut. "Apa ini asli?" batin Robert.