PENDEKAR YANG HILANG

PENDEKAR YANG HILANG
BAGIAN : 54


__ADS_3

Pendekar golok Emas yang disewa Jaka Baron bukanlah manusia biasa seperti pasukan pelaut dari Pantura. Golok Emas adalah pusaka andalan dari pendekar Jaka Bledek yg telah bertapa di gunung Utara lebih dari sepuluh tahun. Walau begitu Wiro Sabrang tidak peduli jika Jaka Bledek bukan manusia yang berjiwa iblis seperti Jaka Baron yang serakah dan arogan. Jaka Baron yang sengaja mengumpulkan pendekar iblis yang datang dari luar tanah Jawa seperti lewat kapal laut yang bersandar di pelabuhan Cirebon.Jaka Baron yang merasa kaya karena memiliki hasil laut yang melimpah tentu bisa membayar para penjahat dari sebrang untuk membantu pasukannya menakhlukkan semua kerajaan di tanah Pasundan.


      "Hamba siap menghadapi pasukan dari Pantura Gusti." Kata Rangga Lawe maha Patih Salaka Negara.


      "Ampuun Gusti, pendekar Golok Emas itu sangat sakti Gusti. Dia adalah ketua bajak laut di Pantura" kata Zui Shen.


      "Iya. Tapi kalau mereka hanya pendekar manusia bumi, kita bisa hadapi dengan ilmu manusia bumi." kata Rangga Lawe.


      "Kalian semua benar paman. Jangan lupa berhati- hati dengan Jaka Bledek. Golok Emasnya itu yang harus diwaspadai"


Senang sekali Wiro Sabrang memiliki ponggawa yang ksatria dan berani menghadapi pendekar asing. Setidaknya ada Zui Shen sang suhu yang sangat mahir dalam mengajarkan ilmu bela diri kungfu dan tenaga dalam.


***


     Jaka Baron di atas singgasana emas istana Semenanjung Cirebon sedang berpikir tentang kekuatan Wiro Sabrang yang harus menjadi perhitungan. Karena kekalahan pendekar Naga Hitam kemaren membuat Jaka Baron ikut berduka.


      "Bagaimana pendapat Ageng Satiaki tentang pendekar dari tanah Jawa itu?"


      "Beliau bukan manusia biasa Raden, Beliau adalah manusia yang sudah mati, tapi hidup kembali setelah dimasuki roh atau reinkarnasi oleh seorang pendekar jaman purba yang jadadnya membeku di dasar laut Utara. Roh pendekar Wiro Sabrang, pendekar legenda 1000 tahun silam."

__ADS_1


      "Seribu tahun?"


       "Batul sekali Raden."


       "Bagaimana jika dengan tipu muslihat? Kalau nanti pendekar golok Emas kalah, kita bisa ajak Wiro Sabrang untuk berdamai. "


       "Hamba sangat setuju dengan paduka Raden."


       "Tapi, mudah-mudahan bisa menang, kan kita tinggal punya musuh Pajajaran saja yang paling kuat di tanah Pasundan."


       "Sebenarnya kalau dari awal kita tidak menyerang dengan kekuatan otot, maka kita pasti menang di akhirnya jika berhadapan dengan pendekar Wiro Sabrang. "


        "Jaka Bledek!"


     Orang yang dipanggil namanya itulah yang dikenal pelaut dan nelayan Pantura sebagai perompak atau bajak Laut. Selain wajahnya tampan dengan rambut panjang diikat, Jaka Bledek adalah seorang ksatria yang merompak untuk dibagikan kepada kaum miskin. Sehingga hanya para pedagang dan pelaut saja yang takut padanya. Tetapi para nelayan sangat segan dan mendukung Jaka Bledek agar bisa menjadi raja.


      "Hamba Gusti." jawab pemuda itu sambil berjalan jongkok menghadap Sultan Jaka Baron.


       "Apakah kamu sudah siap bertarung melawan raja tanah Pasundan ini?"

__ADS_1


       "Siap Gusti. Dengan siapapun hamba tidak takut kecuali kepada sang pencipta kehidupan"


       "Bagus. Mulai hari ini siapkan wadyo bolo Kasultanan untuk menyerbu kerajaan Salaka Negara. Jangan kendor!!"


     Hari yang sangat cerah dan angin sepoi- sepoi menyertainya saat pasukan Jaka Bledek maju ke perbatasan menantang untuk yang kedua kali kekuatan Wiro Sabrang.


     ****


     Wiro Sabrang tidak terburu- buru ketika berjaga dalam istana. Sudah ada Rangga Lawe dan Zui Shen yang memimpin barisan terdepan bila mungkin pasukan dari Jaka Bledek atau pendekar Golok Emas datang. Dari begawan Sentanu yang sudah menerawang kepada pendekar Golok Emas, dia itu memang seorang bajak laut yang sangat sakti, tetapi ia berjiwa ksatria dan dermawan sehingga tidak mungkin mudah dikendalikan oleh Sultan yang berjiwa serakah. Apalagi sultan Jaka Baron itu berambisi mengusai seluruh tanah Jawa.


      "Tetapi kita lihat saja apa yang akan dilakukan bajak laut itu Gusti" kata Sentanu.


      Jiu Tong yang sudah menjadi pengawal barisan sekarang sudah ingin berbakti untuk kerajaan. Karena itu ia bersama pasukan Kraton dan tamtama lulusan perguruan Elang Putih  bertekad bulat melawan musuh yang datang.


       Pasukan kungfu murid Zui Shen sudah berjaga di gerbang Beteng paling depan ketika rombongan  prajurit dari Pantura sudah tiba.  Pasukan kungfu itu sudah dipersenjatai pedang dan tameng besi. Tapi itu saja tidak cukup tanpa kekuatan dan ilmu kungfu tingkat tertinggi.


      "Hiiiiaaaaatttt!!'"


      "Brakkk!!"

__ADS_1


      Kuda- kuda pasukan musuh sudah terhalang oleh sabetan tongkat dari penjaga gerbang.


__ADS_2