PENDEKAR YANG HILANG

PENDEKAR YANG HILANG
BAGIAN 86


__ADS_3

"Wiro Sabrang telah mati!" kata Brewok yang masih ingat peristiwa 1000 tahun silam. Pendekar bertubuh tinggi besar itu menaikkan alisnya sambil mendengus.


    Bagaimana mungkin manusia dari sekte Naga Putih yang telah mati bisa hidup kembali 1000 tahun kemudian? Pendekar Brewok merasa tidak yakin bila yang berdiri didepan matanya adalah manusia dari sekte Naga Putih yang pernah dibunuhnya sepuluh abad silam. Lagi pula Wiro Sabrang waktu itu bukanlah seorang pendekar sakti yang ditakuti banyak orang termasuk 7 Brewok yang telah berhasil membunuh manusia itu.


      "Huhh!" lenguh Brewok sambil memandang remeh kepada Wiro Sabrang. Ia hanya mengandalkan tongkat kayu dari Kahyangan untuk memukul mundur manusia seperti Wiro Sabrang. Sedang Wiro yang sudah terbawa emosinya langsung mengayunkan golok Setan di tangannya sambil mengerahkan ilmu Bumi Saketi.


      "Hiiiiiiaaaaaaattttt"


       "Wuuuuuuuzzzzzz!"


      Hembusan badai api yang tersembur dari telapak tangan Wiro disusul kobaran api yang sangat besar hingga menerangi seluruh luasnya langit dan semesta. Badai api yang sangat dahsyat itu membuat seluruh alam berubah menjadi terang benderang. Namun di saat yang sama suasana makin tegang ketika terdengar suara ledakan yang sangat dahsyat menggelegar di atas langit.


      "Glegeerrrrr!!"


     Mendadak langit seperti ditelan makhluk gelap dan makin menakutkan karena tak lagi terlihat awan dan bintang.

__ADS_1


     "Ha ha ha ha..ayo Wiro keluarkan seluruh ilmu dan ajianmu untuk melawan aku." kata Brewok sesumbar kepada Wiro Sabrang yang dianggapnya  seperti manusia biasa yang tidak memiliki kesaktian. Langit gelap sempat membuat Wiro Sabrang tidak bisa melihat apapun selain dengan indera ke 7 yaitu kekuatan gaib.


     Wiro memejamkan mata sambil satukan dua telapak tangan di dadanya, kemudian terdengar suara ledakan yang sangat dahsyat diatas langit hitam


     "Bluuuaaaaarrrr"


     "Jleggg!!"


     Bersamaan dengan kembalinya sinar yang menerangi alam semesta, seorang bocah kecil turun dari langit menjejakkan kaki ke tanah yang diinjak Wiro Sabrang. Bocah kecil itu sangat mirip dengan Wiro Sabrang saat ia dikejar- kejar kelompok sekte Naga Wulung. Wiro Seketika terkesima karena bocah kecil itu perlihatkan jurus silat yang sangat hebat.


     "Hiiiiiaaaaatttt!!"


    Pendekar Brewok itu tak mampu mengelak dan tubuhnya terdiam tak berdaya ketika mendapat serangan dari bocah itu. Wiro Sabrang yang habis meditasi untuk meminta petunjuk dewa Brahma, mendapat jawaban munculnya bocah sakti itu.


     "Ayah tenanglah. Hamba Wira Sabrang. putra raja Agung Salaka Negara" kata bocah sakti itu sambil menyembah Wiro Sabrang. Tentu saja Wiro Sabrang sangat terkejut mendengar kata bocah itu telah menyebut namanya. Apakah bocah itu adalah bayi yang ada dalam kandungan putri Domas sehingga bisa mengatakan sebagai putra dari raja Salaka Negara? gumam Wiro Sabrang yg seolah berada di alam mimpi.

__ADS_1


      Bocah kecil itu sangat kuat ketika menyerang Brewok dengan jurus- jurus yang sangat mematikan. Jurus yang tidak pernah dilihatnya seumur hidup. Sehingga dalam tempo singkat Pendekar Brewok roboh dengan tubuh terbakar.


     "Aduh..ampuun..aaack"


     "Matilah kau iblis laknat! Kembalilah ke asal kalian di dalam api neraka" kata bocah itu sambil terus mengakhiri pertarungan itu. Pendekar Brewok tewas dan lenyap tinggalkan sisa asap hitam tebal yang membubung ke langit. Kemudian bocah kecil itu kembali bersimpuh dan hormat kepada Wiro Sabrang.


     "Siapa sesungguhnya engkau kisanak?" tanya Wiro Sabrang yang masih dalam keterkesimaan.


      "Hamba akan kembali masuk ke dalam Garba kandungan kanjeng ibu Putri Domas." kata bocah kecil itu yang sesaat kemudian menghilang dari tatapan mata Wiro Sabrang. Masih dalam ke tidak percayaan Wiro memejamkan mata ketika mendengar bisikan dari gurunya Antaboga.


     "Bocah itu adalah anakmu yang kelak melanjutkan perjuangan ayahnya. Berikan nama seperti yang ia sebutkan tadi. Wiro Sabrang. Karena sesungguhnya kamu kan sudah mati. Dewa Brahma yang menciptakan kekuatan kalian." bisik Antaboga.


***


     Bahagianya Wiro Sabrang saat istri tercintanya melahirkan bayi laki- laki yang sangat tampan dan cerdas. Seluruh ponggawa istana dan kerabat dari Pejajaran yang telah terbebas dari cengkraman raja iblis Brewok ikut datang untuk bersyukur. Kebahagiaan putri Domas juga milik Wiro Sabrang yang kelak telah punya generasi untuk melanjutkan perjuangan pendekar abadi.

__ADS_1


      "Bayi kita ini kuberi nama Anom Wiro Sabrang"


     


__ADS_2