PENDEKAR YANG HILANG

PENDEKAR YANG HILANG
BAGIAN 58


__ADS_3

Pernikahan Wiro Sabrang atau Gusti Anom Wira Kusumah menjadi momentum bagi sejarah Wiro Sabrang yang ingin menjadi manusia berjiwa pendekar langit. Kedatangan makhluk raksasa berkepala dua yang tidak lain adalah Suro Geni sahabatnya hanya ingin mengingatkan resiko Wiro menjadi manusia biasa. Manusia itu tidak sempurna, selalu punya sifat yang berubah - ubah.  Manusia selalu ingin sempurna seperti malaikat yang bisa melakukan terbaik tanpa kekalahan. Sedang manusia itu selalu diberikan sifat- sifat buruk seperti serakah, ingin menang, menguasai, berperang, lapar, haus, marah, iri,dan sakti. Sedang Wiro Sabrang sekarang adalah manusia yang kemasukan roh seorang pendekar sakti yang dihidupkan kembali oleh dewa karena sifat baiknya sebagai ksatria pembela kebenaran dan pelindung kaum lemah.


     Tetapi Wiro belum tahu jika yang datang itu adalah Surogeni yang menjelma menjadi dewa perang.  Tentu saja seluruh pasukan Salaka Negara minggir tak mampu menghadapi monster sebesar itu.


      "Bluaaaaarrrrrr!!"


     Ledakan dahsyat di atas langit itu jelas sangat merisaukan para undangan dalam acara pernikahan Wiro Sabrang dengan Gusti ayu Domas Pitasari. Kepanikan para tamu terlihat ketika ledakan dahsyat di langit itu mencurahkan percikan api bagai butiran bitang kecil yang menabur ke bumi. Hanya Wiro Sabrang yang kemudian melompat ke alun- alun sambil acungkan pusaka golok Setan ke atas langit dan kirimkan tenaga dalam.


      "Hiiiiiaaaaaaatttt!!!"


      "Bluuuaaaaarrrr!!!"


    Ledakan yang terakhir adalah benturan golok Setan dengan tangan monster berkepala dua. Wiro Sabrang terpental ke belakang hingga 50 meter dan terjatuh. Saat itulah putri Domas yang duduk disamping Wiro Sabrang bergegas melompat ke hadapan monster sambil ayunkan pedang di tangannya ke leher monster berkepala dua itu.


      "Hiiiiiaaaaaaattttt!!!"

__ADS_1


     "Crasss!!!"


      Semua hadirin terkejut bila melihat putri Domas telah menjelma seorang pendekar pedang yang menakutkan. Kepala monster itu putus satu hingga terjatuh menimpa tanah rumput.  Wiro Sabrang yang hari itu harus malu karena terkalahkan oleh monster, tetapi terkejut melihat putri Domas menjadi seorang pendekar pedang yang sangat hebat.


     "Putri Domas!" Gumam Wiro ketika menyaksikan sendiri betapa kuat dan tangkas wanita pendamping hidupnya itu memenggal leher monster.


     "Heeeaaaaatttttt!!!"


     "Wuuuuuuzzzzzz!!"


     Badai api yang sangat dahsyat kembali berkobar membuat acara hajatan makin tegang saja. Zui Shen sang guru bela diri hingga undangan Jaka Bledek hanya sebagai penonton yang baru tahu betapa Wiro Sabrang juga seorang pendekar langit yang luar biasa. Putri Domas yang menjelma menjadi pendekar pedang itu juga mengejutkan sang ayah tentunya.


     Tetapi putri Domas tidak menjawab peringatan dari Wiro Sabrang. Ia tetap menyerang dengan terbang dan memainkan pedang dengan jurus pedang 1000 yang sangat menakutkan.


      "Hiaaat hiaaaatt hiaatt! hiaaaattt!!'

__ADS_1


     Tubuh monster berkepala dua itu terpotong potong hingga berkeping- keping dan akhirnya lenyap berubah menjadi asap putih yang menggulung ke atas awan.


      "Jlegg!!" sosok bayangan seorang pendekar yang tidak asing bagi Wiro Sabrang telah berdiri di depan matanya.


     "Kakang Surogeni!"


     "Maafkan aku Wiro. Ternyata istrimu juga seorang pendekar pedang"


     Wiro sangat terkejut bila lenyapnya monster itu ditangan istrinya putri Domas yang telah menjelma menjadi seorang pendekar pedang. Tapi kemudian teenyata monster itu adalah jelmaan dari sahabatnya sendiri Surogeni yang pergi meninggalkan Singosari.


      Putri Domas yang sudah duduk bersanding diatas singgasana ikut menyalami kedatangan Surogeni , sahabat suaminya.


       "Ini adalah sahabatku dari kahyangan saudara. Surogeni namanya." kata Wiro Sabrang perkenalkan temannya yang jadi monster itu.


       Para Bajak Laut anak buah pendekar golok Emas tentu ikut kagum dengan kehebatan Wiro Sabrang yang berhasil mengalahkan pendekar langit. Begitu pula para tamu undangan yang kebanyakan para bangsawan serta pendekar dari tanah Pasundan merasa kagum dengan kesaktian yang dimiliki Wiro Sabrang maupun istrinya. Hanya Wiro Sabrang yang mengetahui kenapa istrinya tiba- tiba berubah menjadi seorang putri pedang yang sangat sakti.

__ADS_1


      "Ayah tidak mengira jika putriku seorang pendekar yang sangat hebat." puji raja Pejajaran itu. Putri Domas hanya tersenyum polos seperti tidak pernah terjadi apa2.


       "Maaf Wiro Sabrang, aku lakukan ini demi cintaku padamu" bisik Batari Durga di dalam pikiran Wiro. Yah kini Batari Durga sudah terlaksana bisa menjadi istri Wiro Sabrang lewat tubuh suci Putri Domas.


__ADS_2