
"Lihat, bukankah itu si jenius Xie Yan?"
Orang orang disana menjadi sangat berisik, Xie Yan adalah jenius yang bisa dibandingkan dengan para peringkat 10 besar. Alasan dia masih berada di peringkat 190 karena dia sangat jarang melakukan pertarungan. Dia juga jarang menerima tantangan dari orang lain
Karena itulah, katika dia menaiki aula pertarungan, dia secara alami menarik perhatian banyak orang
"Sepertinya kau sangat terkenal"
"tidak tidak, mereka itu selalu tertarik dengan pertarungan yang ada"
'Dasar kau pembohong' Ucap Yun Tianxie dalam hati
Dia merasa seperti telah ditipu, Yun Tianxie ingin sekali turun dari tempat itu dan mengundurkan diri. Sejujurnya dia sangat ingin menghindari bertarung melawan para jenius sekte ini, Yun Tianxie tidak menyangka akan bertemu secepat ini dengan seorang jenius sekte.
'Haa, sepertinya tidak ada pilihan lain'
Pada akhinya Yun Tianxie tidak bisa mengundurkan diri. Dia hanya bisa melanjukan pertarungan bahkan tanpa tahu kemungkinan dirinya untuk menang. Lagi pula jika dibandingkan dengan jenius sekte siapa Yun Tianxie itu? dia hanyalah seseorang yang datang dari benua lemah, yang mana terkuat dibenua itu sama dengan sampah di benua ini
"Apa kau sudah siap saudara Yun?"
Xie Yan telah sangat siap, dia telah memegang pedang ditangannya
"Iya, aku siap"
'Aku ingin segera pergi'
Kata kata yang diucapkan Yun Tianxie tidak sejalan dengan napa yang dia pikirkan
Dia mengeluarkan pedang yang Luo Yan beriakan sebelumnya
"Kalau begitu, aku datang saudara Yun"
Xie Yan dengan cepat menyerang Yun Tianxie
__ADS_1
"Tebebasan kilat"
Pedang Xie Yan bergerak dengan cepat. Pedang itu juga terlihat seperti dilapisi oleh sebuah petir. Itu Teknik yang kuat, Teknik itu juga merupakan Teknik berpedang yang diwariskan secara turun temurun di keluarga Xie
'Apa pria ini sedang mempermainkan ku?'
Yun Tianxie tidak mengerti, kultivasi Xie Yan 1 tingkat lebih tinggi dari dirinya. Akan menjadi normal jika dia lebih kuat dari Yun Tianxie. Namun apa yang terjadi saat ini seperti sebuah lelucon, Dari pandangan Yun Tianxie terlihat seperti Xie Yan sedang mempermainkan dirinya
Gerakan Xie Yan itu memang cepat, hanya saja bagi Yun Tianxie masih terlihat lambat. Meski begitu serangannya terlihat cukup kuat, Yun Tianxie tidak ingin menahan serangan itu. dengan cepat Yun Tianxie segera menghindarinya.
"Seperti yang diharapkan, saudara Yun bisa menghindarinya dengan mudah"
'Apa yang pria ini katakan. Sejauh mana dia ingin mengolok-olokku.'
Pertama, Xie Yan bersikap seperti orang biasa yang mencoba menawarkan bantuan. Setelah beberapa saat diketahui dia adalah seorang jenius. Kedua, dia menyerang Yun Tianxie dengan sangat lambat, begitu Yun Tianxie bisa menghindarinya, Xie Yan memuji dirinya.
Setelah diperlakukan seperti itu, bahkan meskipun Yun Tianxie dikenal sebagai pangeran ramah yang tidak pernah marah juga tidak dapat menahan emosinya.
Yun Tianxie memusatkan tenaganya kepedang, Yun Tianxie lalu menyerang Xie Yan. Itu bukanlah sebuah Teknik yang hebat, itu hanyalah sebuah ayuanan pedang yang biasa.
'Serangannya tidak normal' Pikir Xie Yan
Xie Yan lalu dengan cepat segera mengambil jarak dari Yun Tianxie. Disisi lain, Yun Tianxie sedikit kebingungan. Dia tidak tau alasan mengapa Xie Yan menjadi mundur
Lagi pula apa yang dirinya gunakan hanyalah serangan biasa tanpa Teknik apapun, dari sudut pandang Yun Tianxie, itu adalah serangan yang bisa digunakan oleh siapapun. Hanya saja apa yang Yun Tianxie pikirkan sangat berbeda dengan orang orang disana.
Bagi mereka serangan Yun Tianxie terlihat sangat cepat dan kuat, sangkin cepatnya mereka sampai kesulitan untuk dapat melihat Gerakan pedangnya.
Tidak jauh dari arena itu, terdapat bangunan 3 tingkat, para peringkat tinggi biasanya beristirahat di dalam Menara itu. Dilantai 2 bangunan, 10 peringkat teratas sedang berkumpul. Mereka melihat pertarungan yang sedang dilakukan oleh Yun Tianxie dan Xie Yan.
Salah satu orang lalu berkata "Aku yang salah lihat, atau memang Xie Yan sedang terpukul mundur?"
"Kau tidak salah lihat, Xie Yan memang sedang terpukul mundur" Jawab yang lainnya
__ADS_1
"Apanya yang aneh dari hal itu, sejak awal Xie Yan itu memang lemah" seorang pria dengan temperamen yang buruk mengatakannya dengan santainya
"Jika Xie Yan lemah, maka sejak awal dirimu tidak ada bedanya dengan seorang serangga" seorang perempuan muda membalas perkataan pria itu
"Apa katamu?" pria itu menjadi sangat kesal
"Apa aku salah? Sejak dulu kau tidak pernah bisa mengalahkanku dan merebut peringkatku, sedangkan disisi lain, jika sejak awal Xie Yan selalu serius dia akan bisa merebut posisiku dengan sangat mudah."
Perempuan itu kembali teringat, hari dimana dia baru saja memasuki Menara ini untuk yang pertama kalinya. Pada saat itu dia bertarung dengan Xie Yan, dan pada saat itu dia merasakan perbedaan kekuatan yang sangat besar dengan Xie Yan.
Baru 2 tahun berlalu sejak hari itu, perempuan itu bahkan tidak pernah berfikir kalau dirinya yang sekarang sudah lebih kuat dari Xie Yan
"Jika Kuingat dengan benar, bukankah pernah ada seseorang yang menantang Xie Yan diluar? Dari yang kudengar hasilnya adalah kekalahan Telak"
Perempuan itu sedikit tersenyum, tentu saja dia tau orang yang kalah adalah pria itu, hanya saja dia ingin sedikit menyindirnya.
'tch"
Pria itu mendecakkan mulutnya, dia ingin segera menghanjar perempuan itu tetapi dia tau kalau dirinya sama sekali bukanlah lawannya.
Perempuan itu lalu melihat Kembali kearah Xie Yan 'Sekarang mari kita lihat apa yang akan kau lakukan'
"Aku mengaku kalah" Kata Xie Yan
Itu adalah kata kata yang tidak pernah dibayangkan oleh siapapun, Xie Yan seorang Jenius sekte dalam urusan berpedang mengaku kalah dari seorang murid baru.
Jika mereka hanya mendengar adegan ini dari orang lain, maka mereka pasti akan menganggap ini sebagai sebuah lelucon. Xie Yan adalah seorang jenius yang selalu santai, dia terlihat jarang tertarik dengan sesuatu.
Banyak dari murid dalam sekte yang telah menantangnya, pada akhinya mereka kalah dengan sangat memalukan.
"Apa kau serius?" dari semua orang, Yun Tianxie adalah yang paling dikejutkan
'Apa pria ini bercanda? Setelah hanya menerima 1 seranganku dia langsung menyerah begitu saja?'
__ADS_1
"Iya, aku bukanlah lawan yang tepat untukmu saudara Yun"
Yun Tianxie sedikit kesal, bagaimanapun kata kata Xie Yan dapat menimbulkan kesalahpahaman. Yun Tianxie dengan cepat turun dari arena dan pergi ketempat dia mendaftar sebelumnya