
Pemimpin monyet gila meraung dengan sangat keras, dia tidak bisa lagi melihat ataupun merasakan keberadaan Yun Tianxie ataupun Liu Yu. Pemimpin monyet gila itu memang kuat, akan tetapi hutan ini sendiri memiliki banyak mahluk aneh dan kuat lainnya.
Bagi pemimpin monyet gila, meninggalkan wilayahnya adalah sebuah keputusan yang bodoh, begitu dia meninggalkannya dia mungkin saja akan langsung mati. Sekarang pemimpin monyet gila hanya bisa meraung, melampiaskan kemarahannya.
Berjarak jauh dari tempat monyet gila, Yun Tiaxnie dengan cepat terus mengendong Liu Yu. Mereka telah memasuki daerah luar, tidak ada bahaya yang besar di daerah sini, tidak ada yang perlu mereka takutkan.
“Kemana kita akan pergi sekarang?” Xia Shuang sudah cukup kelelahan, dia ingin segera beristirahat.
“Kembali ke goa!” kata Yun Tianxie.
Di daerah luar ini memang tidak ada yang perlu di takutkan, hanya saja Yun Tianxie merasa dia harus mengistirahatkan Liu Yu lebih cepat.
Mereka segera pergi ke goa, tidak butuh waktu yang lama mereka telah sampai. Mereka segera memasukinya, jauh didalam mereka bisa melihat Ye Xuan terduduk di kursi miliknya. Duduk dengan begitu sombongnya.
“Penampilan yang sangat buruk.” Kata Ye Xuan.
“Ini tidak seperti yang kau katakan, ada ranah hidup dan mati menengah disana.” Yun Tiaxnie terlihat sedikit kesal.
“Dan kalian dikalahkan olehnya?” Ye Xuan tersenyum dengan sombong.
“Perbedaan kekuatan terlalu besar, juga jumlah para monyet itu sangat banyak.”
“Begitu.”
Yun Tianxie dan yang lainnya jelas kalah telak, jika dilihat sekilas ini adalah hasil yang buruk. Namun, tidak bagi Ye Xuan. Hasil ini jauh lebih baik dari yang dia perhitungkan.
Sebelumnya dia berfikir kalau mereka akan kabur setelah melihat pemimpin monyet gila, akan tetapi Yun Tianxie dan yang lainnya tidak melakukan itu. Terlebih lagi mereka bisa membuat pemimpin monyet gila menggunkan kartu as nya.
Ini adalah hasil yang baik, meski cukup disayangkan mereka tidak mambawa kristal milik monyet gila.
Yun Tianxie kemudian membawa Liu Yu kesebuah tempat dan menaruhnya disana.
[Apa fungsi dari kristal monyet gila itu, Tuan Lin Feng?]
Sejak awal Yun Tianxie merasa ada yang aneh dengan Ye Xuan, dia jelas sangat menginginkan kristal dari pemimpin monyet gila. Ketika Yun Tianxie bertanya ke Lin Feng, Lin Feng sama sekali tidak mengetahuinya, dan ini juga pertama kalinya dia melihat mahluk itu.
__ADS_1
Ada saat dimana Yun Tianxie secara diam diam mengambil kristal dari monyet gila, dan memberikannya kepada Lin Feng.
[Kristal ini mengandung kekuatan jiwa yang besar, ini bisa menyembuhkan jiwa yang rusak, bisa juga untuk meningkatkan ranah jiwa.]
Sama seperti kultivasi, jiwa juga memiliki ranah tersendiri. Saat ini jiwa Yun Tiaxnie berada di ranah Jade.
Berbeda dengan kultivasi, meningkatkan ranah jiwa jauh lebih sulit. Karena sumber dayanya yang sangat terbatas.
[Yun Tianxie, ada yang ingin kuminta darimu.]
[Apa itu?] Yun Tianxie sedikit terkejut, ini ada pertama kalinya Lin Feng meminta sesuatu darinya.
[kumpulkan kristal ini sebanyak mungkin. Jika bisa dapatkan juga kristal milik pemimpin monyet gila itu.]
[Baiklah.]
Itu adalah permintaan yang sulit, Yun Tianxie sedikit kurang yakin untuk bisa memenuhinya. Namun, dia memutuskan untuk menerimanya. Dia ingin melihat apa yang akan Lin Feng lakukan dengan kristal itu.
________
_____
___
“Dengarkan aku dengan baik, Liu Yu. kurasa kita tidak perlu untuk terus percaya dengan Ye Xuan itu.”
Mereka ada di daerah bebatuan, ada banyak batu besar disana. Yun Tianxie duduk diatas batu besar itu. sedangkan dibawannya ada Liu Yu dan Xia Shuang.
“Aku tau apa yang kau maksud, Yun Tianxie!”
Sejauh ini, hanya Xia Shuang yang tidak meragukan Ye Xuan. Sejak beberapa hari lalu, Liu Yu telah meragukan Ye Xuan. Hanya saja Liu Yu tidak bisa pergi begitu saja.
“Aku berbeda denganmu, Yun Tianxie. Kau tidak memiliki kutukan.”
“Bisa saja dia membohongimu, kau tau itu, Liu Yu?”
__ADS_1
“Aku tau dengan baik. Namun, selama ada kemungkinan, aku akan melakukannya!” Liu Yu menegaskannya, dia sama sekali tidak memiliki niat untuk mengambil jalan Kembali.
“Jalan yang kita pilih sangat berbeda.” Kata Yun Tianxie dengan tenang.
“Aku tau!" Liu Yu sama sekali tidak menyangkalnya.
Yun Tianxie berdiri dan mulai berjalan meninggalkan mereka berdua. Baik Liu Yu Atapun Xia Shuang hanya melihat saja, Hingga akhirnya mereka tidak lagi bisa melihat Yun Tianxie
“Bagaimana menurutmu, Xia Shuang?”
“Apa yang dia katakan sebelumnya, saya rasa anda harus mempertimbangkannya Kembali, Putri!”
Liu Yu mengerti maksud, Xia Shuang. Hanya saja dia telah berjalan cukup jauh, dia tidak ingin Kembali. Dia ingin mencoba bertaruh pada apa yang dia Yakini. Bahkan jika pada akhirnya itu merupakan sesuatu yang salah, bagi Liu Yu itu bukanlah sebuah masalah.
Mereka berdua lalu berdiri dan Kembali.
Disisi lain, Yun Tianxie bergerak dengan sangat cepat. Dia menuju wilayah pusat. Itu memang tempat yang berbahaya, Yun Tianxie tidak memperdulikannya. Selain itu Yun Tianxie tau, semakin berbahya sebuah tempat maka bisa jadi akan semakin besar keuntungan yang bisa di dapatkan.
Tanah terlarang ini sendiri tidaklah terlalu luas, dalam beberapa saat perjalanan Yun Tianxie sudah berada di pinggiran wilayah dalam. Dari sana Yun Tiaxnie melihat ada banyak petir, petir dengan ganasnya menyambar, interval waktunya tidak terlalu lama.
Dalam waktu singkat, sudah ada lebih dari ratusan petir yang jatuh.
[Tempat ini benar benar berbahaya!]
Yun Tianxie menelan ludahnya, dia yakin dengan kekuatan fisiknya. Hanya saja setelah melihat banyaknya petir yang ada dia manjadi sedikit ragu.
[Petir ini bagus untuk kau berlatih, Yun Tianxie!]
[Pelatihan apa yang membutuhkan petir sekuat ini?]
[Tubuh abadi Hitan memerlukan petir sebagai bahan penempanya. Meski petir ini masih belum cukup, setidaknya bisa membuat sedikit pondasi yang baik.]
Ada banyak cara untuk menjadi kuat, melatih fisik merupakan salah satu caranya. Yun Tianxie melatih Tubuh Abadi Hitan, dengan menggunkan petir sebagai penempa. Teknik tubuh ini membuat orang yang melatihnya harus terus menerus dihujani oleh petir, petir yang ada di tubuh akan di sebarkan ke seluruh bagian.
Mulai dari darah, saraf, organ dalam dan juga tulang. Petir didalam tubuh itu akan menempa semua bagian tubuh, tentu saja rasa sakit yang akan dirasakan cukup sulit untuk dikatakan. Bagaimanapun tubuh abadi Hitan termasuk kedalam salah satu tiran tubuh fisik. Ketika berhasil melatihnya, kekuatan fisik akan mencapai tahap yang sulit untuk dibayangkan.
__ADS_1