
"para jenius ya?" Yun Tianxie melihat sekitarnya, kebanyakan orang disini hanya beberapa tahun lebih tua dari dirinya. Namun Kultivasi mereka jelas lebih tinggi dari dirinya.
"Perempuan bernama Liu Yu itu, sepertinya cukup terkenal, dari mana dia berasal?"
"Hahaha, kau sepertinya memang tidak mengetahui apapun. Dari semua orang disini Liu Yu dianggap yang paling jenius. Juga reputasinya tidaklah kecil, bagaimanapun dia adalah penerus selanjutnya dari sekte bulu ilahi."
"Penerus? Apa maksudmu master sakte? Diusia yang semuda itu?"
Yun Tianxie tidak bisa menghilangkannya rasa terkejutnya, Liu Yu ini jelas lebih muda dari yang lainnya. Namun dengan usia semuda itu dia telah dipastikan akan menjadi master sekter selanjutnya.
"Ya, dia adalah murid dari master sakte saat ini, Tidak mengherankan jika dia menjadi master sakte selanjutnya. Entah berapa banyak sumber daya sekte yang diberikan kepadanya."
"Itu pasti sangat banyak."
Chu Que hanya menghelakan nafasnya, dia bahkan tidak bisa membayangkan berapa banyak sumber daya yang diterima Liu Yu.
Sebagai murid biasa dari sekte, Chu Que hanya menerima sedikit sumber daya, itupun harus bukan hal yang mudah untuk didapatkan.
Yun Tianxie terus menerus berbincang dengan Chu Que, pada akhirnya hari mulai gelap. Yun Tianxie memesan sebuah kamar di penginapan itu.
"Harga nya sangat mahal, tetapi ini sangat sepadan."
Ruangan itu terlihat mewah, meski tidak semewah ruangan miliknya saat menjadi putra mahkota dahulu.
"Jadi ini benua kerajaan dewa ya, sepertinya aku telah terlempar cukup jauh."
Yun Tianxie pernah membaca beberapa hal tentang benua kerajaan dewa. Benua kerajaan dewa adalah tempat dengan energi murni terpadat didunia ini.
Dibenua ini seniman bela diri ranah dewa adalah sesuatu yang biasa. Sangat berbeda dengan benua tempat dirinya berasal.
Pada akhirnya Yun Tianxie berhenti berfikir terlalu banyak. Dia memejamkan matanya dan tertidur dengan lelap.
Keesokan harinya, Yun Tianxie kembali ketempat pertarungan kemarin. Seperti sebelumnya, tempat itu masih cukup ramai. Hanya saja kali ini Yun Tianxie sama sekali tidak melihat Liu Yu.
__ADS_1
Perempuan yang Bernama Liu Yu u itu sangat membuat Yun Tianxie tertarik. Bukan dalam hal percintaan, melainkan dalam hal latar belakang.
Sebelumnya Yun Tianxie mendengar kalau perempuan itu adalah seorang penerus dari sebuah sekte. Yun tianxe sangat tertarik dengan hal itu. Liu yu jelas masih sangat muda, apa yang membuat perempuan itu terliahat istimewa? Yun tianxie sama sekali tidak mengetahuinya.
Yun tianxie menunggu cukup lama, pada akhirnya dia sama sekali tidak dapat melihat Liu Yu.
[dari pada terus menunggu perempuan itu, bukankah lebih baik jika kau Kembali berlatih? Ditempat ini kau terlihat seperti seekor kucing diantara para harimau] pada akhirnya Lin Feng cukup terganggu dengan apa yang yun tianxie lakukan saat ini
[kau benar, aku yang saat ini benar benar sangat lemah]
[kau mengatakan seperti kau akan menjadi kuat suatu hari nanti]
[dengan adanya dirimu, bukankah pada akhirnya aku akan menjadi kuat?] Yun Tianxie sedikit tertawa
[Kau benar, semua ini tidak akan ada gunanya jika kau tidak bertambah kuat. Karena itulah aku akan terus membantumu.]
[kau seperti sedang dikejar oleh waktu, apa perlu aku menjadi kuat dalam waktu singkat?]
[Aku sedang tidak terburu buru, hanya saja jika kau bisa menjadi kuat dalam waktu seingkat maka itu adalah hal yang baik]
[tentu saja untuk kita berdua]
Yun tianxie pergi meninggalkan penginapan itu.
[ngomong ngomong, apakah ada acara untuk menjadi kuat dalam waktu singkat?]
[tidak ada, tapi ada satu cara dimana kau bisa mencapai puncak pondasi awal kultivasi.]
[puncak? Apakah itu adalah akhir dari kultivasi?]
[tentu saja tidak, seperti yang kubilang itu hanya puncak dari pondasi. Kau bisa menyebutnya memasuki ranah dewa dunia dalam waktu singkat.]
[Itu cara yang cukup prakstis, bisakah kau mengajariku?]
__ADS_1
[jika bisa aku mungkin telah mengajarimu, aku sama sekali tidak mengetahui caranya. Bagaimanapun itu adalah sesuatu yang kudengar dari seorang kenalan]
Pengetahuan yang Lin Feng ketahaui bukanlah pengetahaun yang sempurna, pengetahuan itu hanyalah sebuah teori dari seorang kenalannya. Lin Feng sendiri belum pernah menguji hal itu.
Juga, meski Lin Feng ingin mencoba teori itu kepada yun tianxie, dia tidak memiliki pemaham yang lengkap. Hanya ada sedikit pemahaman yang Lin Feng ingat.
[bersabarlah Yun Tianxie, bagaiamanapun kau adalah harapan kami. Tentu saja aku akan membuatmu memiliki pondasi terbaik yang ada.]
[untuk itulah kau membuatku memiliki pohon dunia.]
[Iya]
Pohon dunia adalah pohon asal muasal, bisa dibilang sebagai awal dari segalanya. Mau itu dunia, manusia, hewan, bisa juga dibilang semua yang hidup didunia.
Memiliki pohon dunia adalah keuntungan yang tidak terhingga, dengan pohon dunia pondasi kultivasi tertinggi bisa direalisasikan dengan baik.
Hanya saja merealisasikan hal itu butuh pengetahuan yang mendalam, jika tidak memilikinya maka pohon itu hanya akan seperti pohon yang ada dialam liar.
[untuk mulai bisa menggunakan pohon dunia kau perlu memasuki ranah dewa. Karena itu cepatlah mulai tingkatkan kultivasi mu yun tainaxie]
[kau mengatakan seolah olah itu adalah hal yang mudah]
Yun tianxie sedikit kesal, saat ini dia hanya berada dialam peningkatan jiwa. Bahkan jika dia berusaha dengan keras dia tidak yakin bisa memasuki alam dewa dengan waktu yang singkat.
Hanya saja ada satu hal yang Yun Tianxie lupakan, dia saat ini tidak lagi berada dibenua dongchen. Dia saat ini berada di benua dewa, disini segala hal jauh lebih baik dari benua dongchen. Perbedaan itu dapat dilihat dimana saja, bahkan dibenua ini seseorang yang belum mencapai usia 20 tahun bisa memiliki kultivasi dialam dewa.
Tentu saja hal itu bisa dibilang sesuatu yang mustahil jika sedang berada di benua dongchen.
Yun tianxie memang tidak menyadari hal itu itu, hanya saja Yun Tianxie menyadari sesuatu. Untuk memenuhi keinginan Lin Feng dia tidak bisa berkultivasi dengan cara yang biasa dia lakukan.
Yun Tianxie perlu memasuki sebuah sekte dimana dia bisa memiliki sumber daya dalam jumlah yang besar.
Sejak datang kebenua ini tidak banyak hal yang Yun Tianxie ketahui tentang sekte yang ada. Hanya saja ada sebuah sakte yang membuat Yun Tianxie tertarik. Sekte bulu ilahi, Yun Tianxie ingin mengetahui sekte seperti apa itu hingga bisa menghasilkan monster seperti Liu Yu.
__ADS_1
Ketertarikan itu membuat Yun Tianxie tanpa berfikir banyak pergi menuju ketempat sekte bulu ilahi berada. Lin Feng dengan jelas mengetahui niat Yun Tianxie, tetapi dia tiak berniat untuk menghentikannya. Selama apa yang Yun Tianxie lakukan adalah untuk kebaikannya sendiri, Lin Feng tetap hanya akan diam dan mengamati dari dalam dirinya.