Pendewaan

Pendewaan
#63 Seorang Wanita


__ADS_3

Mata Wanita itu memang ditutup kain, meski begitu dia masih bisa merasakan sesuatu dengan jelas. Dia terlihat seperti bisa melihat dengan normal sehingga dia tau yang masuk adalah seorang pemuda.


“Yun Tianxie.”


“Mengapa kau datang kesini?”


“Aku ingin berterima kasih atas pertolongan senior yang sebelumnya.”


“Kau tidak perlu berterima kasih. Lagi pula monster abyss itu tidak akan memakanmu.”


Makanan monster abyss adalah dunia mati, Monster itu masih kecil dan belum terlalu tertarik untuk memakan manusia. Kesendirian monster itu membuatnya ingin bermain dengan Yun Tianxie.


“Meski begitu tekanan yang dia berikan sangat mengerikan, jika bukan karena pertolongan senior aku mungkin telah pingsan. Jika aku memiliki kesempatan untuk membalas kebaikan ini maka aku akan mencoba untuk yang terbaik.”


“Kau cukup keras kepala. Aku ingin bertanya satu hal, mengapa kau tidak memiliki kutukan?”


Wanita itu sama seklai tidak merasakan ada rantai yang mengikat tubuh Yun Tianxie. Dia merasa sedikit aneh, saat ini satu satunya pintu masuk tanah terlarang Vajra ada di Kunlun Mountain. Semua orang yang masuk ke tempat ini seharusnya memiliki kutukan.


“Aku orang luar, dikatakan orang luar tidak akan memiliki kutukan.”


“Kalau begitu saluran teleportasi mereka sudah bagus. Hingga orang luar bisa datang ketempat ini.”


“Aku tidak tau, aku dikirim ke sini secara paksa dari mahkam kaisar Han Qin!”


Meski Yun Tianxie meyebutkan nama Kaisar Han Qin, tentu saja Wanita itu tidak menunjukkan respon. Dia telah berada di tempat ini dalam waktu yang tak terhitung jumlahnya. Dia tidak terlalu apa yang ada di luar tanah vajra ini.


Waniat itu sesekali mendapatkan informasi dari orang tertentu yang masuk ke tanah Vajra ini.


“Aku tidak tau seberapa lama senior berada di tempat ini, tetapi nama kaisar Han Qin terkenal di masa kejayaannya sekitar dua ribu tahun lalu. Juga jika aku tidak salah ingat ada seorang perempuan Bernama Luo Yan yang mendukung kaisar Han Qin!”


Pada kenyatnnya nama Luo Yan tidak pernah terkenal satu kali pun, hanya saja ada satu hal yang membuat Yun Tianxie penasaran. Dia secara alami ingin memastikannya.


“Luo Yan?”


Wanita itu menunjukkan sedikit respon.


“Apa dia perempuan berambut pink yang terlihat seperti anak umur enam belas tahun?” Tiba Tiba Wanita itu menunjukkan ketertarikannya.


Yun Tianxie mengangguk, waniat itu lalu tersenyum kecil. Senyuman yang penuh kebahagiaan.


“Walau telah sangat lama berlalu, Nona aku masih belum Kembali juga.”


‘Nona?’ Yun Tianxie merasa Wanita ini memiliki hubungan yang dekat dengan Luo Yan. Dia memanggilnya nona, bukankah itu berarti Wanita ini adalah pelayan Luo Yan?

__ADS_1


“Apa kau tau dimana keberadaan Perempuan Bernama Luo Yan itu sekarang?”


“Dia berada di sekte bulu ilahi yang berada di benua tengah dunia.”


Perempuan itu sedikit mengangguk dan berkata, “Bukankah kau ingin membalasku? Temukan seseorang untukku.”


“Siapa orang itu?”


“Namanya Ye Xuan. Dia ada di dalam tanah terlarang ini.”


“Jika dia seorang pria berambut biru yang Bernama Ye Xuan aku pernah melihatnya.”


“Apa kau serius? Di mana dia sekarang?”


“Dia berada di tempat domain petir ungu.”


Wanita itu berdiri, dia membuka sebuah lemari dan mengambil token kecil. Meski tidak terlalu jelas, Yun Tianxie dapat melihat ada banyak token berbentuk kupu kupu di dalam lemari itu.


“Apa kau menginginkannya?” Wanita itu melihat Yun Tianxie tertarik dengan token kupu kupu itu.


Yun Tianxie hanya mengangguk. Ini adalah keberuntungan yang besar baginya.


“Ambillah sebanyak yang kau inginkan.”


Wanita itu lalu menjentikkan jarinya, tiba tiba mereka telah berada di sebuah tempat yang cukup gelap. Yun Tianxie melihat kebawahnya, disana ada sebuah peta yang besar.


Tanpa perlu dikatakan Yun Tianxie tau kalau itu adalah peta tanah terlarang Vajra.


“Dia ada disana!”


Tidak banyak gunung yang ada di bagian luar, juga gunung itu memiliki warna yang berbeda. Yun Tianxie segera tau kalau gunung itu adalah domain petir ungu.


Wanita itu Kembali menjetikkan jarinya, memunculkan sebuah pintu kecil. Mereka berdua masuk kedalam pintu itu.


Mereka berada di sebuah batu besar, itu adalah jalan masuk tempat Ye Xuan berada. Mereka berdua masuk kedalam. Dengan mata yang tertutup Wanita itu melihat sekitarnya.


“Bahasa sankerta.”


“Senior bisa membacanya?”


“Iya. Ini hanyalah Bahasa sederhana. Bukan hal sulit untuk membacanya.”


Lin Feng hanya mendengarkan, dia berfikir perempuan itu terlalu sombong. Bahkan dia sendiri tidak berani untuk mengatakan Bahasa sankerta itu sederhana. Perempuan itu memberikan Lin Feng perasaan tertekan membuat Lin Feng ingin tahu dari mana perempuan itu berasal.

__ADS_1


Setelah beberapa saat mereka akhirnya sampai di sebuah gerbang besar, tanpa keraguan sedikitpun Wanita itu membuka pintu gerbang.


“Ye Xuan!!!”


Ada kemarahan dari suara itu, Wanita itu melihat Ye Xuan duduk dengan sebuah senyuman.


Disisi lain, Yun Tianxie juga merasa marah. Dia melihat Xia Shuang dan Liu Yu pingsan sambil terikat oleh rantai.


“Apa maksudnya ini?”


Ketenangan yang lembut Wanita itu berubah menjadi kemarahan. Membuat situasi terasa cukup panas.


“Sebelumnya aku merasakan kehadiramu saat berjalan ke sini, Ling Qingxuan!”


Sebelum Ling Qingxuan sampai ketempat itu Ye Xuan terlah lebih dulu membuat Liu Yu dan Xia Shuang menjadi sandera.


“Siapa kedua gadis itu?”


Ling Qinxuan tidak mengenal mereka berdua, seharusnya tidak ada alasan untuk menggunakan mereka sebagai sandera.


“Kau memang tidak mengenalnya, tetapi pemuda itu mengenalnya.” Sebuah senyuman yang sangat licik terlihat di wajah Ye Xuan.


Dengan menggunakan sandera dia bisa membuat pergerakkan Ling Qingxuan menjadi terbatas.


Ling Qingxuan menghelakan nafasnya, “Apa menurutmu itu berguna?”


Ye Xuan menjadi diam, kemarahan Ling Qingxuan telah menghilang. Dia Kembali menjadi tenang.


“Apa kau tau alasan aku baru bergerak sekarang, Ye Xuan?”


“Bukankah sudah jelas? Itu karena kau baru saja mengetahui keberadaanku!”


Ling Qingxuan mengelengkan kepalanya. Itu bukanlah alasannya. Alasan utamanya karena Ling Qingxuan terlalu malas, dia juga tidak memiliki alasan untuk keluar dari tanah terlarang ini.


Dia membiarkan Ye Xuan tetap hidup, dengan begitu dia tidak akan pergi dari tanah terlarang ini dengan alasan bahwa misinya belum selesai. Sekarang Ling Qingxuan memiliki alasan untuk pergi, dia telah mengetahui keberadaan nonanya.


Setelah waktu yang tak terhitung jumlahnya dia akan Kembali lagi ke hadapan nona nya. Sekarang dia akan menyelesaikan misinya.


Tidak ada suara ataupun angin yang bergerak, tanpa mereka sadari Ling Qingxuan telah berada di depan Liu Yu, memegang rantai itu dan menghancurkannya.


“Meski kau menyelamatkannya, masih ada yang satunya lagi.”


Ye Xuan melihat Xia Shuang, Xia Shuang telah tergeletak di lantai. Tidak ada rantai yang mengikatnya.

__ADS_1


__ADS_2