
Pembatas tempat tinggal antara murid dalam dan murid luar hanyalah sebuah dinding, tetapi jika kita mengatakan tentang perbedaan kekuatan maka hasilnya akan cukup jauh, itulah normalnya. Ketika seorang murid luar ingin menjadi seorang murid dalam, maka dia harus ikut bertarung didalam kompetisi yang selalu diadakan 1 tahun sekali.
Pada saat itu akan sangat banyak murid luar yang berkumpul, mereka yang bisa menjadi murid dalam tentu saja bukan orang biasa. Namun, dalam beberapa kasus tetap selalu saja kehadiran yang sangat tidak biasa.
Terkadang ada seorang murid luar yang jelas lebih kuat dari murid dalam, meski begitu orang itu tidak memiliki ketertarikan untuk menjadi murid dalam. Tentu saja itu adalah kasus yang sangat jarang ditemukan
"Kasus yang tidak biasa ya? Saya rasa saya tidak seperti yang anda pikirkan, saya hanya beruntung saja" Yun Tianxie sedikit tersenyum ke gadis itu
"Sampai kapan kau akan memakai topeng itu?" tiba tiba gadis itu mengatakan sesuatu yang jelas sama sekali tidak Yun Tianxie harapkan
"Aku tidak tau kau berasal dari keluarga besar mana, hanya saja kau terlalu penuh kepalsuan" senyuman Yun Tianxie mulai menghilang "meski kau tidak menyukai sikapmu itu tetapi kau terus saja melakukannya. Kurasa ada yang salah dengan….." sebelum gadis itu selesai berbicara Lu Yao dengan cepat menutup mulutnya
"Maafkan gadis ini, dia sedikit peka terhadap sesuatu yang seperti ini. hanya saja, seperti yang dia katakan bukankan sudah saatnya kau berhenti bersikap formal disetiap saat."
"Berhenti bersikap formal ya" yun Tianxie memejamkan matanya, sejak kecil dia selalu hidup dengan kepalsuan seperti itu. bagi Yun Tianxie kepalsuan itu seperti bagian dari hidupnya. Mungkin akan sedikit sulit baginya untuk menghilangkan kepalsuan itu
"Kurasa aku akan melakukannya"
"Baguslah, sebagai permulaan kau bisa memanggilku Lu Yao, dan gadis ini adalah Ji Luoxue." Umur mereka tidaklah berbeda jauh, karena itu Lu Yao secara alami menyarankannya
"Ji…" mendengar nama gadis itu Yun Tianxie jadi teringat dengan seseorag perempuan bermarga 'Ji' Yang lain
"Sepertinya kau memikirkan sesuatu"
"Tidak ada. Hanya saja kurasa sudah saatnya kita pergi"
"Kau benar"
Mereka bertiga lalu pergi menuju hutan yang ada di barat sekte, hutan itu berjarak sekitar 100 km. itu bisa dibilang cukup dekat untuk orang seperti mereka. Setelah beberapa saat mereka akhirnya sampai di hutan terlarang Romu.
"Rusa langit biasanya ada disekitar danau Romu, mereka memiliki gerakan yang cepat."
"Apa kau sudah pernah menangkapnya?" Tanya Yun Tianxie
"Iya, aku telah melakukan misi ini beberapa kali" Jelas Lu Yao
__ADS_1
"Kalau begitu kau pasti mengetahui kelemahannya bukan?" Yun Tianxie menatap Lu Yao
"Rusa langit memang memiliki kecepatan yang cukup bagus. Hanya saja mereka sangat lemah terhdapat serangan kejutan, itu bisa membuat mereka binggung dan menjadi diam untuk beberapa saat."
"kalau begitu para rusa langit itu sangatlah bodoh."
"Yah aku tidak menyangkalnya. Hanya saja ketika mereka telah kabur akan sedikit merepotkan untuk mengejarnya."
"Karena itulah kau ingin seseorang membuat serangan kejutan dan yang lainnya akan langsung membunuh rusa itu" sebelum Lu Yao memintanya Yun Tianxie telah memahaminya
"Jadi kurasa kita harus melakukan pembagian."
"Aku yang akan melakukan serangan kejutan, karena kau pernah membunuh rusa langit maka mungkin akan lebih mudah bagimu"
"Benar juga, kalau begitu mari kita lakukan."
"Tunggu sebentar, mengapa kalian berdua memutuskan sesuatu tanpa diriku" tiba tiba Ji Luoxue berkata dengan sedikit kesal
"Itu tidak benar, faktanya kami telah memperhitungkan dirimu." Kali ini Lu Yao yang berbicara
Mereka lalu dengan hati hati pergi menuju danau romu, danau itu memiliki air berwarna biru seperti air laut, juga ada beberapa air terjun disekitar danau itu.
"kita cukup beruntung, ada cukup banyak rusa langit yang sedang berkumpul."
Seperti yang Lu Yao katakan ada cukup banyak rusa langit disana, ada sekitar 15 ekor. Beberapa rusa sedang mandi dan beberapa lagi sedang duduk dengan tenang.
"Ini adalah kesempatan kita" Yun Tianxie mengeluarkan pedangnya "Teknik pedang: Jalan keilahian"
pedang Yun Tianxie mengelurkan bilah gelap yang cukup besar, tentu saja kerusakan yang dibuat juga cukup besar. Akibatnya suara ledakan yang cukup besar dapat terdengar, para rusa langit itu menjadi sangat terkejut.
Mereka terdiam untuk beberapa detik, lalu para rusa langit itu seperti Kembali mendapatkan kesadaran mereka. Para rusa langit dengan cepat ingin pergi dari tempat itu. Namun, mereka sudah terlambat.
Tanpa para rusa itu sadari Lu Yao sudah ada didekat mereka, Lu Yao tidak akan membiarkan kesempatannya hilang begitu saja. Lu Yao segera mengayunkan pedangnya, dalam beberapa kali tebasan ada sekitar 6 rusa langit yang telah mati.
Lu Yao merasa itu sudah cukup, dia lalu hanya melihat rusa yang lainnya kabur.
__ADS_1
"Apa perlu membunuh sebanyak ini?" Tanya Yun Tianxie
Yun Tianxie ingat kalau permintaanya hanyalah 1 tanduk rusa langit, karena itu bagi dirinya 6 rusa mungkin akan terlalu banyak.
"Tentu saja tidak, kita bisa menukarkan sesuatu untuk ke 5 sisanya."
Tentu saja Yun Tianxie tau kalau mereka memiliki pilihan seperti itu, hanya saja dia tidak terlalu tau tentang nilai dari rusa langit ini
"Rusa langit bukanlah hewat yang langka, meski mereka cukup sulit untuk ditemukan tetapi jumlah mereka ada cukup banyak"
Ini adalah sesuatu yang tidak terduga, Yun Tianxie pikir rusa langit adalah hewat yang cukup langka. Namun, Lu Yao mengatakan kalau Rusa langit bukanlah hewan langka
"Meski bukan hewan langka, tetapi tanduknya sendiri memiliki nilai yang cukup tinggi. Juga ada sangat banyak orang yang menginginkan tanduknya"
"Hee" Yun Tianxie tidak mengetahui hal itu. itu adalah sesuatu yang normal mengingat kalau ini adalah pertama kalinya Yun Tianxie melakukan hal ini
Yun Tianxie lalu melihat kea rah danau, itu adalah danau yang besar dan juga indah. Disekitar danau ada beberapa air terjun yang mengalir deras.
"Apa ada yang menarik perhatianmu?" Tanya Lu Yao
"Aku hanya penasaran, apakah danau ini hanya terlihat indah saja."
"Maksudmu?" Lu Yao sedikit tidak mengerti tentang apa yang Yun Tianxie katakan
"Apa ditempat ini sama sekali tidak ada tempat rahasia?"
"Entahlah, aku juga tidak terlalu tau" Lu Yao menggelengkan kepalanya, dia lalu lanjut berkata "Hanya saja berdasarkan buku yang telah kubaca dikatakan kaisar Han Qin dikuburkan disini"
Kaisar Han Qin, dikatakan 1000 tahun yang lalu dia menyatukan benua ini. pada saat itu hanya ada 1 kekaisaran saja, apa yang kaisar Han Qin lakukan bukanlah sesuatu yang mudah. Ada harga besar yang harus dia bayar, pada saat itu Kaisar Han Qin melakukan pertarungan yang tidak terhitung jumlahnya.
Ketika dia berhasil menyatukan benua ini, dia telah memiliki banyak luka ditubuhnya. Umurnya juga diperkirakan tidak lama lagi. Kaisar Han Qin lalu mewariskan gelarnya kepada anaknya.
Dikatakan ketika Kaisar Han Qin meninggal, Tubuhnya dimakamkan di sekitar danau itu Bersama dengan sejumlah besar harta miliknya.
Sekitar 10 tahun kemudian, kekaisaran yang dibangun oleh kaisar Han Qin hancur. Benua menjadi terpecah Kembali, dan juga sejak saat itu banyak orang yang mencari makan kaisar Han Qin. Namun tidak ada yang pernah menemukannya, karena itu hingga hari ini tempat kaisar Han Qin dimakamkan masih menjadi sebuah misteri
__ADS_1