
"Kaisar Han Qin, Keberadaan yang sangat menyedihkan" Ucap Yun Tianxie dengan jujur
"Kau benar, dia sangat menyedihkan" Lu Yao setuju dengan Yang Yun Tianxie katakan
Yun Tianxie Kembali melihat danau, sejak awal Yun Tianxie merasa ada yang aneh dengan air terjun yang ada disana, dia lalu bertanya kepada Lin Feng [Katakan padaku, Tuan Lin Feng, apa kau juga merasa ada yang aneh dengan air terjun itu?]
[Hebat juga kau bisa menyadarinya, air terjun itu adalah sebuah formasi. Itu adalah formasi yang sangat simpel, hanya saja cukup sulit untuk ditemukan]
[Apa ada cara untuk memecahkan formasi ini?]
[Ada, jika aku tidak salah seharusnya ada sebuah daratan kecil di tengah danau.]
[Daratan ya?]
Yun Tianxie memang melihat beberapa air terjun, tetapi dia sama sekali tidak melihat sebuah daratan.
"Apa ditengah danau ini ada sebuah dataran, Lu Yao?"
"Jika aku tidak salah ingat, memang ada sebuah dataran kecil disana. Apa yang ingin kau lakukan?" Lu Yao sedikit penasaran
"Melihat mahkam kaisar Han Qin"
Yun Tianxie lalu terbang dan menuju bagian tengah danau
"Apa menurutmu dia serius, senior?" Ji Luoxue yang dari tadi hanya diam mulai berbicara
"Entahlah, tapi jika dia memang menemukan mahkam kaisar Han Qin, Bukankah ini akan sangat menarik!" Ada sebuah senyuman diwajah Lu Yao, senyuman itu selalu muncul ketika dia menemukan sesuatu yang menarik
Lu Yao lalu segera pergi menyusul Yun Tianxie
"Haa." Ji Luoxue menghelakan nafasnya "Sepertinya aku tidak memiliki pilihan lain" dia lalu segera menyusul mereka berdua
Seperti yang Lu Yao katakan, Yun Tianxie dapat melihat sebuah daratan kecil. Yun Tianxie lalu segera menuju daratan itu. sesampainya disana Yun Tianxie tidak melihat ataupun merasakan sesuatu yang special. Daratan itu hanya ditumbuhi rerumputan saja.
[Tidak ada apa apa disini, Tuan Lin Feng.]
[Itu karena kau melihat kearah yang salah. Lihat arah sebaliknya]
Yun Tianxie segera berbalik, dia melihat 7 air terjun dengan ketinggian yang berbeda. Air terjun itu jelas cukup jauh, tetapi entah kenapa terlihat dekat
__ADS_1
[Apa yang sebenarnya terjadi?]
[Itu adalah sebuah ilusi, cobalah untuk pergi kedepan kau mungkin akan menemukan daratan yang lain]
Yun Tianxie segera terbang Kembali, dia Kembali melihat sebuah daratan. Yun Tianxie berhenti didaratan itu. kini air terjun yang terlihat hanya 5.
'Ini cukup aneh, Aku yakin belum ada melewati 1 pun air terjun' meski begitu 2 air terjun telah menghilang dari pandangan Yun Tianxie
[Terus lakukan hal yang sama]
Yun Tianxie segera melakukannya, dia Kembali menemukan daratan. Kini dari daratan itu, Yun Tianxie hanya melihat 3 air terjun saja. Berikutnya Yun Tianxie hanya melihat 1 air terjun saja.
[Masuk kedalam air terjun itu] ucap Lin Feng
Air terjun itu sangat deras, Yun Tianxie harus bergerak dengan cepat jika tidak ingin terdorong oleh air terjun. Dengan sangat cepat dan kuat, Yun Tianxie menabrak air terjun itu.
Yun Tianxie berada disebuah goa, didalam goa itu terdapat sebuah pintu gerbang yang besar. Di depan gerbang terdapat 2 patung raksasa yang berdiri dengan kokoh.
'Patung ini sangat bebahaya'
Patung itu berbentuk manusia, yang satu memegang sebuah lonceng kecil dan yang satu lagi memegang sebuah tombak. Yun Tianxie tidak tau dengan pasti. hanya saja, dia merasa patung itu pasti akan menyerang dirinya jika dia mendekati gerbang itu.
Dia lalu pergi dari goa itu. Yun Tianxie pergi ke daratan pertama, disana Yun Tianxie dapat melihat, Lu Yao dan Ji Luoxue terlihat cukup kebingungan.
"Apa yang kalian lakukan?" Yun Tianxie mendekati mereka dan segera bertanya
"Dari mana kau muncul?" Jawab Lu Yao dengan sedikit bingung
"Makam kaisar."
"Apa kau serius?"
"Iya, bagaimana jika kita pergi Bersama?"
Lu Yao terdiam untuk sesaat. Makam kaisar Han Qin telah lama dicari, tetapi hingga kini masih tidak pernah ditemukan. Namun pria yang ada didepannya ini dapat dengan mudah menemukannya meski baru pertama kali mencarinya.
"Apa yang kau rencanakan?"
Lu Yao sama sekali tidak dapat menebak apa yang Yun Tianxie rencanakan, karena itu Lu Yao secara alami menjadi sedikit waspada.
__ADS_1
"Yah, kau tau. Di pintu gerbang makam itu terdapat penjaga yang cukup kuat. Jadi aku ingin meminta bantuan kalian untuk mengalahkannnya."
"Kalau begitu kutolak ajakkkan mu."
Meski Lu Yao tertarik dengan makam kaisar Han Qin, tetapi dia sama sekali tidak ingin dijadikan tumbal. Bagi Lu Yao hidupnya masih jauh lebih penting.
Yun Tianxie tau apa yang Lu Yao pikirkan, dia lalu mencoba untuk menghilangkan kesalahpahaman itu.
"Aku sama sekali tidak ingin menumbalkan kalian, aku hanya ingin bekerja sama saja."
"Apa Ucapanmu bisa dipercaya?"
"Itu tergantung dirimu, Lu Yao. Kau ingin mempercayaiku atau tidak"
Lu Yao dan Yun Tianxie saling memandang, tidak lama kemudian Lu Yao tersenyum kecil
"Baiklah, aku akan mempercayaimu."
Itu adalah jawaban yang biasa, hanya saja Yun Tianxie merasa sejak awal dia telah berjalan pada jalur yang telah Lu Yao tetapkan.
Mereka lalu segera pergi, Lu Yao dan Ji Luoxue terus mengikuti Yun Tianxie. Lu Yao melihat daerah sekitarnya, dia jelas merakan sesuatu yang sangat aneh. Dia yakin sama sekali tidak pernah melihat daratan yang lainnya. Lagi pula sudah ribuan tahun orang orang mencari mahkam kaisar Han Qin, tetapi sama sekali tidak ada petunjuk.
Kini Lu Yao melihat Yun Tianxie dengan begitu mudahnya bisa menemukannya, juga Yun Tianxie terlihat cukup akrab dengan jalan rahasia itu.
'Apa mungkin dia kaisar itu sendiri?' tanpa disadari, pemikiran itu muncul di benak Lu Yao. Hanya saja dai segera menghilangkan pemikiran itu. lagi pula jika Yun Tianxie, memang reinkarnasi Kaisar Han Qin, tetap tidak mungkin untuk menemukan makam ini, karena kaisar Han Qin tidak mengubur dirinya sendiri.
Setelah cukup lama, Lu Yao melihat sebuah air terjun. Lu yao mengikuti Yun Tianxie memasuki air terjun itu. Lu Yao melihat sebuah gerbang besar, dan 2 buah patung raksasa.
'Jadi begitu ya'
Melihat patung itu Lu Yao langsung mengerti. Kedua patung itu mungkin sekuat ranah dewa, dengan kukuatan Yun Tianxie tidak mungkin untuk bisa melewati kedua patung itu. karena itulah dai meminta bantuan dari mereka berdua.
"Jika kita bekerja sama bukankah kesempatan untuk berhasil menjadi lebih tinggi"
Yun Tianxie hanya tersenyum kecil, menanggapi Yun Tianxie, Lu Yao hanya tersenyum masam
"Dasar licik"
"Bagaimana bisa kau menyebutku licik? Padahal dalam hal ini kita saling diuntungkan."
__ADS_1