Pendewaan

Pendewaan
#40 Monyet Gila


__ADS_3

Tanah telarang Vajra bukanlah sesuatu yang baru. Tanah terlarang ini sudah ada sejak zaman dahulu. Dulu tanah terlarang ini tidak memiliki banyak larangan. Tempat ini adalah bekas medan perang mahluk kuat, ada banyak dari mereka yang jatuh dalam perang itu.


Tentu saja pasti ada banyak harta di tempat ini. harta itu menarik perhatian banyak orang. Dari dalam tempat ini, pria kuat itu telah banyak melihat orang kuat. Baik dari ranah dewa ataupun hidup dan mati.


Namun, dalam beberapa ribu tahun terakhir pria kuat itu hanya melihat ranah bencana. Sekarang pria itu akhirnya tau, alasan mengapa hanya ranah bencana yang dia lihat.


“Mengapa bisa?”


Pria kuat itu bertanya, dari yang dia ketahui ada banyak pintu masuk ketempat ini. Namun sekarang hanya ada satu, dan hanya ranah bencana yang bisa lewat.


Pria itu sedikit bingung. Dia yakin sekitar lima ribu tahun lalu ada pria yang sangat kuat datang. Pria itu jauh lebih kuat dari dirinya. Itu adalah saat terakhir dia melihat orang yang ada di atas ranah bencana.


“Dengan kekuatan ranah bencana akan sulit untuk bisa menghapuskan kutukan kamu. Kamu harus masuk ke ranah hidup dan mati,” Kata pria itu


“Bukan berarti tidak ada kemungkinan, akan tetapi ini mungkin akan membuat kamu sedikit enggan untuk melakukannya.”


“Apa yang harus kulakukan?”


Liu Yu bertanya dengan sedikit penasaran. Tidak banyak peluang yang bisa dia miliki, sekarang pria kuat itu mengatakan ada cara yang lain. Liu Yu secara alami ingin mengambil jalan itu


“Tinggal disini hingga kau memasuki ranah hidup dan mati!”


Itu syarat yang mudah. Liu Yu bisa langsung menyetujuinya. Namun, Liu Yu langsung teringat. Dia kesini Bersama dengan Yun Tianxie dan Xia Shuang. Meski dia ingin segera mengambil keputusan, Liu Yu masih ingin melihat reaksi Yun Tianxie dan Xia Shuang.


Disisi lain, Xia Shuang hanya melihat Liu Yu. Dia menunggu keputusan apa yang akan diambil Liu Yu. Jika Liu Yu memutuskan untuk tinggal disini, maka dia juga akan melakukan hal yang sama. Ini berbeda dengan Yun Tianxie, dia merasa tidak ada alasan baginya untuk menghapus kutukan pengikat.


Yun Tianxie adalah orang luar, tidak ada kutukan pada dirinya. Karena itu dia bisa saja meninggalkan benua ini. Namun, ada satu masalah. Yun Tianxie tidak tau cara untuk pergi dari benua ini.

__ADS_1


Jika dia memilih untuk Kembali ketempat ras Elf berada, dia akan berada disituasi yang cukup buruk. Tidak ada banyak sumber daya yang bisa dia gunakan, jika itu terjadi maka dia pasti akan mengalami kemacetan.


Tempat ini sendiri bukalah tempat yang buruk, ada banyak sumber daya yang bisa digunakan. Selain itu ada pria kuat yang bisa membantunya, pria itu tau banyak hal ditempat ini, sangat berbeda dengan Lin Feng. Tinggal di tempat itu mungkin akan menjadi pilihan yang baik untuk dirinya.


“Jika kau ingin tinggal disisi, aku juga akan melakukan hal yang sama.” Kata Yun Tianxie melihat Liu Yu


Xia Shuang juga mengangguk setuju. Liu Yu sedikit senang, karena Xia Shuang memutuskan untuk tinggal.


“Kalau begitu kami akan tinggal dan berlatih disini. Berharap senior dapat memberikan bimbingan kepada kami.” Liu Yu menundukkan kepalanya, memberikan hormat kepada pria itu.


“Baiklah. Nama aku adalah Ye Xuan. Untuk sementara aku akan menjadi master kalian. Bersiaplah!”


Pria itu tersenyum, sudah lama dia tidak melihat bibit unggul. Apalagi mereka bertiga bisa menahan rasa takut yang diberikan oleh mata hitam ketakutan.


Waktu terus berjalan, sekarang sudah lima hari sejak mereka memasuki tanah terlarang Vajra. Hingga kini mereka masih berlatih, Ye Xuan melarang mereka bertiga untuk pergi dari ruangan itu.


Apa yang Ye Xuan katakan bukanlah tanpa alasan, tanah Vajra terbuka selama satu minggu. Dalam skala waktu itu petir yang ada akan terus mengila, akan sedikit berbahaya bagi mereka untuk berlatih diluar.


Beberapa hari kemudian, tenah terlarang Vajra telah tertutup. Hanya mereka bertiga yang tidak Kembali. Ye Xuan menyuruh mereka untuk pergi ke daerah tengah, disana ada sekumpulan monyet gila.


Mereka bertiga segera pergi, mereka sampai ketempat para monyet itu berada. Mereka menyembunyikan hawa keberadaan mereka. Monyet gila merupakan sekumpulan monster tanpa akal, mereka tidak bisa merasakan keberadaan Yun Tiaxnie dan yang lainnya.


Selama priode waktu tanah terlarang tertutup, selain daerah pusat, petir didaerah lainnya jarang turun. Meskipun petir itu turun daya hancurnya juga tidak terlalu besar. Tidak berbahya untuk mereka yang berada di ranah bencana.


“Jumlah mereka ada sangat banyak.” Kata Yun Tianxie


“Dengan jumlah sebanyak ini, apa mungkin bagi kita untuk membunuh mereka semua?”

__ADS_1


Liu Yu sedikit ragu, Monyet gila memang tidak memiliki akal, tetapi jumlah mereka yang lebih dari seratus jelas merupakan masalah. Jika kekuatan para monyet itu setara ranah peningkatan jiwa jelas akan menjadi mudah. Para monyet itu memiliki kekuatan setara ranah bencana awal hingga menengah.


“Kelebihan mereka adalah kecepannya.”


Tubuh monyet gila di kelilingi oleh petir, kecepatan mereka juga sangat cepat.


“Melawan mereka satu persatu akan menjadi pilihan terbaik.”


Liu Yu mengangguk setuju dengan apa yang Xia Shuang katakan.


“Hanya saja, dengan jumlah sebanyak ini apa mungkin untuk melawan mereka satu persatu?” Meski Liu Yu setuju dengan Xia Shuang, dia masih memiliki keraguan


“Itu mungkin bisa dilakukan.” Kata Yun Tianxie. Liu Yu dan Xia Shuang penasaran dengan rencana yang akan diusulkan Yun Tianxie


“Salah satu dari kita akan menjadi umpan, buat mereka marah dan terus mengejar. Dalam waktu itu dua dari kita akan terus membunuh mereka satu persatu.”


Itu adalah rencana yang bagus, hanya saja apakah akan berjalan selancar itu? baik Liu Yu ataupun Xia Shuang bertanya tanya


“Tentu saja mungkin tidak akan selancar apa yang telah direncanakan.” Jelas Yun Tianxie, “Jika lancar akan bagus, jika tidak lancar kita hanya perlu bertindak berdasarkan situasi.”


Saat ini mereka tidak perlu khawatir terhadap petir yang ada di langit. Bahkan jika rencana Yun Tianxie tidak berjalan dengan lancar, mereka hanya perlu bertarung dengan monyet gila itu.


Tidak ada pilihan lain, mungkin itu adalah rencana yang terbaik. Liu Yu dan Xia Shuang mengangguk, mereka akan mengikuti rencana yang dibuat Yun Tianxie.


“Aku yang akan menjadi umpannya.”


Diantara mereka, Yun Tianxie adalah yang paling cepat. Dia mengambil peran sebagai umpan, sementara itu mereka berdua akan membunuh monyet gila satu persatu.

__ADS_1


Yun Tianxie berdiri, berjalan mendekati para monyet gila sambil mengeluarkan auranya.


__ADS_2