Pendewaan

Pendewaan
#47 Wilayah Pusat


__ADS_3

Tidak ada lagi yang perlu di takutkan, saat ini kemungkinan untuk pemimpin monyet gila menang adalah NOL persen. Itu ada angka yang pasti, tidak akan berubah.


Yun Tianxie Kembali memukul pemimpin monyet gila. Terus melakukannya, hingga pada pukulan ke tujuh tubuh pemimpin monyet gila terjatuh. Yun Tianxie berdiri di dada pemimpin monyet gila. Dengan kakinya menekan dada dengan sangat kuat.


Mencoba untuk lolos? Takutnya sama sekali tidak ada kemungkinan itu. Cara cepat untuk membunuh pemimpin monyet gila dengan memotong kepalanya. Yun Tianxie segera mengayunkan pedangnya, mengarahkannya ke leher.


Sayang itu gagal. Petir dalam jumlah besar berkumpul di bagian kepala. Membentuk sebuah penghalang yang kuat.


“Sepertinya akan memakan waktu yang lama.”


Penghalang petir itu kuat, untuk menghancurkannya di butuhkan serangan yang kuat. Bagi Yun Tianxie itu sedikit merepotkan, dia berniat untuk menggunakan cara lain. Yun Tianxie melihat dada pemimpin monyet gila, tidak ada penghalang disana.


“Pedang Ilahi : Gerakan pertama!”


Pedang itu menusuk dada pemimpin monyet gila, bekas tusukan terlihat sangat jelas. Mata penuh amarah pemimpin monyet gila menatap Yun Tianxie. Dia mencoba untuk melepaskan diri dari Yun Tianxie.


Namun, kekuatan pemimpin monyet gila telah banyak berkurang. Dibawah tekanan kaki Yun Tianxie, pemimpin monyet gila sama sekali tidak berkutik.


“Tatapan yang menjengkelkan.”


Mata Yun Tianxie melihat wajah pemimpin monyet gila, Yun Tianxie melihatnya seperti sedang melihat sampah. Yun Tianxie terus menggunakan Teknik pedang ilahi : Gerakan pertama. Setelah tujuh kali menggunkannya, Yun Tianxie merasakan aura membunuh pemimpin monyet gila mulai menghilang.


Hingga akhirnya semua aura itu menghilang. Meski telah mati, mata pemimpin monyet gila itu masih melihat kearah Yun Tianxie.


“Cih…” Yun Tianxie mendecakkan lidahnya, dia merasa sedikit kesal


Sampai akhir pemimpin monyet gila memiliki keinginan untuk membunuh Yun Tianxie, walaupun dia sama sekali tidak bisa mewujudkannya.


“Apa gunanya keinginan itu?”

__ADS_1


Yun Tianxie secara alami tidak memahaminya. Segalanya sesuatu di dunia ini membutuhkan kekuatan, jika tidak ada kekuatan hanya akan berada di pihak yang di pijak.


Monyet gila adalah monster dengan kecerdasan yang rendah, karena itu seharusnya insting mereka menjadi lebih tajam. Dengan insting tajam itu, pemimpin monyet gila pasti menyadari kalau dia bukanlah lawan dari Yun Tianxie.


Lalu mengapa dia masih tetap saja berusaha begitu keras?


“Apa karena harga diri?” guman Yun Tianxie


Tidak, jelas bukan karena harga diri. Pemimpin monyet gila bukan manusia, apa mungkin dia mememiliki harga diri? Jawabannya jelas tidak.


Yun Tianxie adalah manusia dengan kecerdasan, secara alami sulit baginya untuk memahami pikran mahluk dengan kecerdasan kecil.


Yun Tiaxnie mengambil kristal milik pemimpin monyet gila. Itu adalah krital yang besar, dengan petir kecil di sekitarnya. Saat Yun Tianxie menyentuhnya dia merasakan sedikit setruman.


[Apa ini yang kau inginkan?]


[Iya.] Lin Feng mengangguk [Jangan lupa untuk mengambil yang lainnya.]


[Kurasa ini sudah semuanya, apa ini sudah cukup?]


[Entahlan. Aku sendiri juga tidak tau jumlah pasti yang dibutuhkan. Untuk saat ini aku akan menyimpan kristal ini.]


Kristal itu mengandung kekuatan jiwa, Yun Tianxie ingat kalau Lin Feng membutuhkan kekuatan jiwa yang banyak untuk membangunkan saudaranya yang lain. Hanya saja Lin Feng tidak tau dengan pasti jumlah kekuatan jiwa untuk membangunkan satu saudaranya.


Tidak ada yang perlu Yun Tianxie butuhkan lagi dari tempat itu. selain itu para monster dihutan mungkin juga sudah merasakan kematian pemimpin monyet gila. Dengan begitu pasti akan ada beberapa monster yang akan bertarung untuk mengambil alih wilayah itu.


Berada terlalu lama disana bukanlah hal yang bijak, apalagi jika sampai terlibat pertarungan antar monster.


Yun Tianxie segera pergi, dia menuju bagian pusat. Seperti sebelumnya petir disana masih sangat banyak. Kali ini Yun Tiaxnie tidak terlalu takut, Tubuh tirani hitan sudah cukup kuat untuk dapat menahan petir itu.

__ADS_1


Selain itu, ada sebuah jalan di sana, pada jalan itu petir hanya jatuh sesekali saja. Yun Tianxie tidak ingin terlalu mengambil resiko. Dia memilih untuk mengikuti jalan itu. Yun Tianxie terus berjalan sambil sesekali menghindari petir yang turun.


Sekitar setengah hari kemudian, Yun Tiaxnie berada di depan sebuah gunung. Itu adalah gunung yang cukup besar.


[Gunung ini cukup besar, bukankah seharusnya aku bisa melihatnya dari wilayah tengah?] kata Yun Tianxie


Jarak gunung ini dengan ujung wilayah tengah hanya beberapa puluh km saja, seharusnya Yun Tianxie bisa melihatnya dari sana. Apalagi gunung ini bukanlah sebuah gunung yang mati, Gunung ini sangat hidup.


[Gunung ini….] Lin Feng meilihat gunung itu. jelas bahwa gunung itu sangat tidak biasa. [Ada penghalang yang mengelilinginya, kemungkinan gunung ini hanya bisa dilihat dari dekat saja.]


Ada banyak pepohonan hijau disini. Bahkan juga ada beberapa tanaman langka, yang bisanya hanya di miliki oleh ranah hidup dan mati, dan para ranah dewa.


[Apa kau tau cara membuat pill, Tuan Lin Feng?]


[Aku tidak terlalu tau, hanya saja tidak ada salahnya untuk menyimpan tanaman itu. mungkin akan berguna di kemudian hari.]


Yun Tianxie mengangguk setuju, dia mengambil tanaman obat langka yang ada didepannya, dan langsung menyimpannya.


Di tempat itu ada jalan yang menuju puncak gunung, ada juga jalan yang memutari gunung, yang terakhir ada sebuah gerbang yang menuju masuk ke gunung.


Yun Tianxie melihat jalan menuju puncak, itu terlihat seperti jalan biasa yang sama sekali tidak ada tantangan. Yun Tianxie lalu melihat gerbang didepannya, jelas pasti ada sesuatu di balik gerbang ini.


Setelah berfikir beberapa saat, Yun Tianxie memutuskan untuk mengambil jalan yang mengitari gunung. Yun Tianxie terus berjalan, hingga dia melihat sebuah gerbang lagi, dan sebuah jalan yang menuju puncak gunung.


Yun Tianxie Kembali memutuskan untuk mengitari gunung. Dalam perjalannnya itu Yun Tianxie telah melihat hal yang sama sebanyak tiga kali. Hingga akhirnya dia Kembali ketempat awalnya.


Kali ini Yun Tianxie melihat gerbang, dia mencoba untuk membukanya. Gerbang itu sangat ringan, Yun Tianxie bisa membukanya dengan mudah. Ada jalan setapak di sana, dengan banyak obor api hijau di sisi kanan dan kiri.


Jalan satu tapak itu tidak memiliki persimpangan, hanya sebuah jalan lurus. Hingga akhirnya Yun Tianxie sampai di sebuah aula. Di aula itu ada banyak pilar, dan di aula itu ada tiga jalan lainnnya yang juga merupakan jalan setapak.

__ADS_1


Begitu kaki Yun Tianxie memijak lantai aula, dia langsung merasakan aura membunuh yang sangat besar.


‘Tempat ini…. sangat berbahaya!’ Tanpa Yun Tianxie sadari tubuhnya mengeluarkan keringat dingin.


__ADS_2