Pendewaan

Pendewaan
#36 Tanah Terlarang Vajra


__ADS_3

Kunlun Mountain, sebuah tempat yang terisolasi. Ditengah tengah tempat ini terdapat sebuah pohon mati, itu bukan pohon biasa. Di dalamnya terdapat banyak lantai yang memisahkan orang orang. Jika ingin memasuki tempat ini dengan normal, maka harus melewati pegunungan, yang mana hanya ada satu jalan saja.


Yun Tianxie, Liu Yu, dan Xia Shuang memasuki pohon mati itu. tempat ini adalah tempat yang sebelumnya Yun Tiaxnie kunjungi, hanya saja dia masuk melalui saluran teleportasi. Karena itu Yun Tiaxnie tidak pernah melihat kota yang ada disekitar pohon


Mereka langsung menuju ke lantai enam. Ada banyak orang yang melihat mereka, Liu Yu dan Yun Tiaxnie sangat menarik perhatian.


Tempat itu terlihat seperti sebelumnya, tidak ada bagian yang hancur, meskipun pertarungan Yun Tianxie dan Liu Yu jelas menghancurkan tempat itu.


“Apa ada orang yang memperbaiki tempat ini?” Tanya Yun Tianxie


Dia jelas sangat tertarik dengan hal ini, karena dia belum pernah mengalami hal ini sebelumnya.


“Jika ada bagian lantai yang rusak tempat itu akan langsung di perbaiki,” Kata Xia Shuang


“Ras mana yang akan memperbaikinya?”


“Bukan ras manapun,” Ujar Liu Yu. “Pohon mati ini secara alami akan memperbaiki bagian yang rusak.” Lanjutnya.


Pohon besar ini memang terlihat mati, hanya saja ada bagian yang hidup di dalam pohon. Bagian itu seperti jiwa dari pohon, keberadaan yang mengatur semua yang ada di Kunlun Mountain


Jiwa itu seperti tidak memiliki kesadaran sendiri, hanya melakukan tugas seperti yang telah ditanamkan ke dalamnya.


Keberadaan jiwa itu sendiri masih belum pasti, sejauh ini tidak ada yang tau dengan pasti apakah jiwa itu benar benar ada atau tidak. Namun, karena tempat ini seperti hidup, semua ras berfikir kalau jiwa itu benar benar ada.


“Itu luar biasa.”


Tidak hanya luar biasa, itu jelas berada di luar nalar. Siapa yang bisa menciptahan hal seperti ini, selain bisa memperbaiki tempat sendiri, pohon ini juga menciptakan saluran teleportasi yang tersebar dibeberapa tempat.

__ADS_1


Siapa yang bisa menciptakan hal seperti ini? Yun Tiaxnie jelas tidak mengetahuinya. Bahkan ranah dewa tidak akan bisa menciptakan sesuatu seperti ini.


Yun Tianxie terus melihat pertandingan yang ada, dari semua pertarungan taruhan yang paling banyak adalah dua puluh poin. Sekarang Yun Tiaxnie merasa taruhannya saat itu benar benar sangat gila. Mengingat dia langsung mempertaruhkan dua ratus poin


____________


________


Hari demi hari telah berlalu, sekarang tanah terlarang Vajra akan terbuka. Semua orang yang memiliki token masuk dikumpulkan. Di depan mereka semua terdapat perwakilan dari semua ras, dari semua perwakilan hanya perwakilan ras manusia yang berada di ranah dewa.


Seperti menunjukkan posisi mereka sebagai ras terkuat. Itu mungkin disebut sebagai kesombongan, jelas bukan kesombongan yang buruk. Lagi pula apa salahnya menjadi sombong? Situasi di benua ini cukuplah buruk, mereka terus bersaing dengan sumber daya yang terbatas.


Untuk menghasilkan orang diranah dewa sangatlah sulit, sumber daya yang dihabiskan juga tidak sedikit, sedikit kesombongan adalah harga yang murah untuk bisa mendominasi benua. Dengan begitu kemungkinan untuk bisa mendapatkan lebih banyak sumber daya lebih besar.


“Tetua kelima ras manusia netral, tuan Gu Xin.”


Xia Shuang menyebut nama manusia itu, seperti yang Yun Tianxie pikirkan manusia itu berasal dari ras manusia netral.


Tidak perlu banyak perkataan, beberapa kalimat dari Gu Xin sudah cukup untuk memberikan peringatan.


Setelah itu ke seratus orang dibawa ke puncak pohon. Itu adalah tempat yang besar, lebih besar dari lantai enam. Yang ada di sana hanyalah sebuah gerbang kecil, dengan sebuah cahaya biru yang terus berputar. Tanpa perlu dikatakan, Yun Tianxie tau kalau itu adalah saluran teleportasi.


Mereka memasuki saluran teleportasi itu, begitu masuk mereka semua tidak terpisah, melainkan tetap Bersama. Liu Yu dan Xia Shuang segera mendekati Yun Tianxie. Baik Liu Yu ataupun Xia Shuang adalah orang yang penurut, mereka mendengarkan apa yang orang tua mereka katakan.


Tetap Bersama Yun Tiaxnie adalah pilihan yang terbaik, mengingat kekuatan yang dia miliki.


Yun Tiaxnie melihat sekitarnya, seperti yang kakek Xia Shuang katakan tempat ini memiliki banyak petir. Sesekali akan ada petir yang menyambar daratan, kekuatan yang dihasilkan selalu berubah ubah.

__ADS_1


[Medan perang yang ditinggalakan ya!...] Ucap Lin Feng


[Medan perang? Apa tempat ini merupakan medan perang?]


[Mungkin saja] Lin Feng sedikit ragu, [Kawan lama aku pernah mengatakan, di tempat kecil seperti ini sering kali ada peninggalan perang. Karena fluktuasi energi yang besar dunia tidak sanggup untuk menahannya. Energi dalam jumlah besar itu akan berubah menjadi petir yang tiada habisnya.]


Jika Harus dikatakan, Lin Feng sendiri juga tidak mengetahui dengan pasti. Lin Feng tidak banyak mengetahui sesuatu mengenai dunia kecil, apa yang dia ketahui sebagian besar dia dapatkan dari kawan lamanya.


[Coba kau tanya gadis kecil itu, dia mungkin mengetahui sesuatu!]


Yun Tianxie mengangguk, dia melihat kedua perempuan itu, “Apa tempat ini bekas medan perang?”


“Iya.” Xia Shuang mengangguk kecil, “Dikatakan tempat ini dulunya berada di luar pohon, akan tetapi terjadi pertarungan sengit antara banyak master.”


“Apa ranah mereka?”


“Tidak diketahui. Itu terjadi puluhan ribu tahun lalu, semua petunjuk telah menghilang. Namun, ranah mereka dikatakan jauh diatas ranah dewa.”


Di benua ini memang sangat sulit untuk menciptakan ranah dewa, akan tetapi bukan berarti tidak pernah ada ranah dewa dalam jumlah yang besar. Sekitar dua ribu tahun lalu, tiba tiba muncul lebih dari dua ratus ranah dewa.


Para ranah dewa itu berasal dari berbagai ras, mereka datang ke benua ini karena mereka kabur dari benua dewa. Mereka merasa benua dewa tidaklah lagi aman, mereka lalu berkerja sama dan membuat susunan teleportasi ke benua ini.


Lima tahun pertama mereka semua tampak damai, akan tetapi begitu memasuki tahun ke enam situasi menjadi berubah. Sumber daya di benua ini sangat sedikit, satu satunya tempat dengan sumber daya yang melimpah adalah Kunlun Mountain.


Banyak ras ingin menguasai dan memonopoli semua sumber dayanya, hingga mereka melakukan perperangan dalan skala yang sangat besar. Seruluh benua menjadi kacau, ada banyak kultivator ranah dewa yang terlibat.


Meski begitu dampak kehancuran yang dihasilkan tidak sampai seperti tanah terlarang Vajra, karena itulah diputuskan kalau tanah terlarang Vajra medan perang para Kultivator yang lebih kuat dari ranah dewa tingkat akhir.

__ADS_1


“Kakek kamu memintaku untuk mengambil sebuah token berbentuk kupu kupu. Apa kau tau dimana tempat itu?”


Xia Shuang menggelengkan kepalanya, “Tidak tau. Keberadaan token itu sendiri masih sebuah misteri. Karena itu menurutku akan percuma bagi kita untuk mencarinya.”


__ADS_2