Pendewaan

Pendewaan
#17 Mengambil Misi


__ADS_3

Beberapa hari kemudian, Yun Tianxie mengikuti apa yang Xie Yan sarankan. Dia berdiri diatas arena pertandingan dan menantang seseorang yang berada di peringkat 9000. Lawan di peringkat 9000 adalah seorang pria yang terlihat tidak jauh berbeda dari Yun Tianxie.


Seorang pria dengan penampilan yang biasa saja dan seperti tidak terlalu memikirkan banyak hal. Pria itu menaiki arena pertandingan, dia dengan santainya mengangkat pedangnya. Meskipun pria itu terlihat sangat membosankan, tetapi pria itu ingin sekali bertarung melawan Yun Tianxie.


Bagaimanapun Yun Tianxie adalah seseorang yang bisa mengalahkan Xie Yan dihari pertama dia memasuki Menara pedang.


"Dimana pedangmu?"


Pria itu bertanya kapada Yun Tianxie, Hingga saat ini Yun Tianxie masih belum mengeluarkan pedangnya


"Apa aku harus menggunakan pedang?" Jawab Yun Tianxie dengan tenang


"Tidak, tidak ada peraturan yang mengatakan kau harus menggunakan pedang"


Meski tempat ini disebut sebagai Menara pedang, tetapi tempat ini sendiri hanya tempat Latihan para kultivator pedang. Bukan berarti kalau dia arena pertandingan harus menggunakan pedang.


"Kalau begitu aku tidak akan menggeluarkan pedangku." Yun Tianxie sedikit tersenyum


'Betapa sombongnya' itulah yang pria itu pikirkan. Meski begitu, pria itu sama sekali tidak marah ataupun kesal. Mengingat kekuatan yang Yun Tianxie miliki, pria itu merasa tidak ada yang aneh jika Yun Tianxie memiliki temperamen sebagai seorang pria yang sedikit sombong


Pria itu tidak terlalu memikirkan banyak hal, tanpa mempertimbangkan kekuatan penuh Yun Tianxie, pria itu dengan cepat menyerangnya. Ayunan pedangnya tampak lambat, tetapi sebenarnya cukup cepat. Tipe pedang yang pria ini gunakan sangat berbeda dengan pedang yang Yun Tianxie gunakan


Pedang pria itu memiliki bilah yang tipis, pedang itu sangat ringan. Itu adalah pedang yang biasanya sering dipakai oleh Wanita muda. Ayunan pedang pria itu terlihat cukup bagus, terlihat teratur dan penuh ketelitian. Namun, apa gunanya semua Gerakan bagus itu?


Pria itu bahkan tidak sanggup untuk memberikan goresan pada baju Yun Tianxie.


'Gerakan yang bagus, tetapi tidak ada kekuatan'


Yun Tianxie terus menghindari serangan pria itu, Yun Tianxie terlihat seperti sangat bosan. Meski Yun Tianxie bertarung dengan pria itu, tetapi mata Yun Tianxie sesekali melihat kearah yang lain. Yun Tianxie terus mencari keberadaan perempuan yang Bernama Ji Qianfan.

__ADS_1


Sejak pertama kali melihatnya Yun Tianxie selalu ingin mencoba beradu pedang dengannya. Namun hingga kini Yun Tianxie belum pernah lagi melihat perempuan itu.


'Sudah saatnya mengakhiri ini'


Yun Tianxie dapat melihat pria itu mulai kelelahan, nafas dan gerakannya menjadi sangat tidak teratur. Yun Tianxie lalu memukul perut pria itu, itu adalah pukulan yang biasa, hanya saja kekuatan dari pukulan itu sudah cukup untuk membuat pria itu menjadi tidak sadarkan diri.


'Benar benar sebuah lelucon, meski diranah yang sama dia sangatlah lemah'


Dahulu Yun Tianxie berfikir kalau ranah bencana itu memiliki kekuatan yang sangat besar, dan merupakan keberadaan yang sulit untuk di capai. Namun itu adalah Yun Tianxie yang dulu, ketika dia seperti seekor burung yang ada didalam sangkar


Kini burung itu telah keluar melihat dunia, Yun Tianxie menjadi tersadarkan. Ranah Bencana bukanlah akhir dari jalan seni beladiri. masih ada banyak hal yang manarik diluar sana yang tidak dia ketahui.


--


- - - -


- - - - - - - - - - -


Ada banyak orang yang waspada dengan Yun Tianxie, hingga kini mereka tidak pernah melihat Yun Tianxie bertarung dengan semua kekuatannya. Hal itu membuat mereka jadi tidak bisa mengukur seberapa kuat Yun Tianxie


"Haaa"


Yun Tianxie menghelakan nafasnya. Selama 3 bulan ini dia sering mendatangi Menara pedang. Dia hampir tidak pernah mengambil misi di aula kontribusi. Karena hal itu poin yang Yun Tianxie miliki tinggal sedikit lagi


Tidak hanya itu, Yun Tianxie merasa telah mengalami hambatan. Hingga kini dia masih tidak mendapatkan tanda tanda akan mengalami penerobosan. Yun Tianxie merasa sudah saatnya baginya untuk pergi keluar sekte dan menambah pengalaman


Yun Tianxie pergi menuju aula kontribusi, dia melihat lihat misi yang ada. Meski Yun Tianxie masih murid luar, mengingat dia berada di peringkat 500 besar dalam aula pertarungan Menara pedang, Yun Tianxie jadi diizinkan untuk mengambil misi para murid dalam.


'Mengambil tanduk rusa langit' Yun Tianxie berfikir untuk sesaat 'Jika aku tidak salah ingat, rusa langit itu'

__ADS_1


Yun Tianxie mengingat Kembali tentang Rusa langit. Rusa langit adalah seekor monster dengan tanduk yang memiliki 7 warna. Tidak hanya itu, Rusa langit juga bisa membuat udara sebagai pijakan, meskipun dia tidak bisa berjalan diatas ketinggian 100 meter.


'kurasa ini bukan misi yang buruk'


Misi itu dikhususkan untuk 3 orang, Yun Tianxie pergi untuk mendaftarkan dirinya. Yun Tianxie lalu pergi menemui 2 orang lainnya. Begitu sampai disana, Yun Tianxie sedikit terkejut dengan apa yang dilihatnya, disana ada 2 orang perempuan.


'Jika aku tidak salah, nama perempuan itu adalah Lu Yao'


Yun Tianxie mengenal salah satu dari mereka, perempuan itu adalah orang yang akan bertarung dengan Ji Qianfan hari itu.


"Hmm, bukakan ini orang yang menjadi terkenal baru baru ini" Lu Yao beberapa kali melihat pertandingan Yun Tianxie, karena itu Lu Yao secara alami mengenali wajahnya


"Apa anda mengenalnya senior?" perempuan yang 1 lagi bertanya kepada Lu Yao


"Iya, dia adalah yang yang baru baru ini dibicarakan di menara pedang"


"Ah, jadi dia adalah orang yang selalu menang dalam waktu yang singkat." Perempuan itu lalu melihat token yang ada di pinggang Yun Tianxie


"Bukankah itu adalah token murid luar? Apakah anda merupakan murid luar?" perempuan itu bertanya kepada Yun Tianxie


"Iya, apa ada yang salah dengan itu?"


Yun Tianxie memegang token muridnya


"Tidak, hanya saja cukup mengejutkan ketika mengetahui kalau seorang murid luar bisa masuk ke dalam 1000 besar di Menara pedang"


"Apa itu tidak biasa bagi murid luar untuk bisa memasuki 1000 besar?"


Perempuan itu bukanlah seorang pengguna pedang, dia juga belum pernah memasuki Menara pedang. Meski begitu perempuan itu adalah seorang murid dalam, dia setidaknya bisa mengetahui kekuatan para murid dalam yang mahir dalam menggunakan pedang.

__ADS_1


"Itu bukan pada kasus yang tidak biasa lagi. Malahan hal itu belum pernah terjadi sebelumnya"


__ADS_2